Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Damai Dinilai Menguji Kesetiaan Mantan Kombatan di Aceh

redaksi by redaksi
26/08/2019
in Lintas Timur, Nanggroe
0

BANDA ACEH – Proses perdamaian yang sedang terjalin di Aceh dinilai menjadi ujian tersendiri bagi warga Aceh, terutama mantan kombatan GAM. Keadaan Aceh yang serba mudah usai damai juga dinilai justru merusak kekompakan warga di Aceh.

Hal ini disampaikan Nurdin, warga Aceh yang berada di Malaysia, melalui komunikasi via pesan Facebook, Minggu malam, 25 Agustus 2019.

“Kalau di luar Aceh, kita justru kompak. Saling membantu dan melindungi. Ini karena di luar kita merasa senasib dan sepenanggungan. Tapi di Aceh, justru itu sulit diraih. Setelah damai, orang Aceh justru bercerai berai. Makanya sulit untuk menyatukan hati seperti masyarakat Papua,” kata Nurdin kepada atjehwatch.co.

“Di Aceh, semua berlomba-lomba mencari materi. Sesuatu yang muncul sulit diraih saat konflik. Walaupun kadang harus menjatuhkan teman sendiri,” kata pria yang mengaku pernah mengangkat senjata saat Aceh masih berkonflik ini.

Hal yang hampir serupa juga diungkapkan oleh Ali, warga Aceh yang kini merantau ke Samarinda.

“Orang Aceh kompaknya justru saat hijrah keluar. Karena kalau tetap di Aceh, pikiran terasa beku. Apalagi tidak ada lagi istilah tolong menolong,” ujarnya.[]

Tags: acehgamkombatan
Previous Post

Amerika Sita 52 Ribu Suku Cadang Senjata Ilegal dari Cina

Next Post

Tak di Izin Gunakan Ambulans, Bapak Ini Gendong Jasad Ponakan Jalan Kaki

Next Post

Tak di Izin Gunakan Ambulans, Bapak Ini Gendong Jasad Ponakan Jalan Kaki

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

PT PEMA Siap Kelola Jalur Pelayaran Krueng Geukueh–Penang

04/09/2026
Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

Angka Stunting di Alue ambot Abdya Menurun Dibandingkan tahun 2025

04/09/2026
Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

05/09/2026
Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

04/09/2026
Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

Maulid Nabi dan HUT Polwan ke-78, Polres Pidie Tekankan Integritas dalam Pengabdian

04/09/2026

Terpopuler

Damai Dinilai Menguji Kesetiaan Mantan Kombatan di Aceh

26/08/2019

Di Abdya, Gerakan “Satu Pejabat Satu Anak Yatim” Mulai Berjalan

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

Data Google Trend: Blangpidie Catat Minat Pencarian “Slot” Tertinggi di Aceh

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com