Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Nilai Tawar Aceh di Mata Pemerintah Pusat Turun Drastis Usai Damai

redaksi by redaksi
03/12/2019
in Nasional
0

BANDA ACEH – Bargaining Aceh di mata Pemerintah Pusat dinilai turun drastis usai Aceh damai. Salah satu penyebabnya dinilai karena Aceh tidak lagi memiliki sesuatu daya tawar seperti di masa lalu.

Hal ini disampaikan Fajran Zain, akademisi UIN Ar-Raniry sekaligus mantan aktivis saat Aceh masih berkonflik, dalam diskusi yang digelar oleh Muda Seudang, di Café 3 In 1, Kota Banda Aceh, Selasa 3 Desember 2019.

“Dulu Aceh memiliki GAM. Usai damai, bertransformasi ke politik melalui Parlok. Namun perolehan kursi PA justru turun dari pemilu ke pemilu. Pertama hampir 48 persen, atau 33 kursi, kemudian 29 kursi, dan 18 kursi,” kata Fajran Zain.

“Dulu awal damai, saat ke Jakarta kita disambut Wapres JK, kemudian turun Gamawan Fauji (menteri-red). Kalau sekarang di bawahnya lagi,” ujarnya lagi.

Kondisi ini, kata Fajran Zain, terjadi karena kesalahan dari kita sendiri. Dimana, Aceh tak pernah belajar dari kesalahan yang terjadi. Tak pernah melakukan intropeksi diri sehingga mengulang hal yang sama setiap periode.

“Awal damai, Irwandi-Nazar terpilih melalui jalur independent, kemudian pemilu 2009 PA menguasai mayoritas kursi parlemen.  Kemudian di 2012, Doto Zaini-Mualem menguasai eksekutif tertinggi Aceh. Namun pencapaian ini justru tak dibarengi pencapaian realisasi kewenangan Aceh,” ujarnya lagi.

Fajran berharap generasi muda di Aceh memiliki identitas ke-Aceh-an. Menguatkan Parlok selaku bargaining politik Aceh.

Selain Fajran Zain, diskusi yang bertema arah dan generasi Aceh pasca damai ini turut dihadiri Azhar Abdurrahman selaku kombatan dan anggota DPR Aceh, hadir juga mantan rector UIN Ar-Raniry Prof Farid serta Jubir DPA PA Muhammad Saleh. []

Previous Post

Prodi BKI UIN Ar-Raniry Gelar Simposium Konseling Internasional

Next Post

Ini Penyebab Perjuangan Parlok Mudah Dipatahkan Jakarta

Next Post

Ini Penyebab Perjuangan Parlok Mudah Dipatahkan Jakarta

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Empat Atlet Wushu Aceh Besar Lolos PORA, Dua Raih Medali Emas di Pra Kualifikasi

Empat Atlet Wushu Aceh Besar Lolos PORA, Dua Raih Medali Emas di Pra Kualifikasi

15/05/2026
BRUS di SMAN 2 Kluet Utara: Belajar dengan Suasana Penuh Keceriaan

BRUS di SMAN 2 Kluet Utara: Belajar dengan Suasana Penuh Keceriaan

15/05/2026
Aktivis Mahasiswa Tolak Tambang di Beutong Ateuh Banggala

Aktivis Mahasiswa Tolak Tambang di Beutong Ateuh Banggala

15/05/2026
Israel Gugat NYT atas Laporan Dugaan Pelecehan Tahanan Palestina

Israel Gugat NYT atas Laporan Dugaan Pelecehan Tahanan Palestina

15/05/2026
Eks Ajudan Utama Zelensky Ditahan dalam Kasus Korupsi

Eks Ajudan Utama Zelensky Ditahan dalam Kasus Korupsi

15/05/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

14/05/2026

Koreografer Khairul Anwar Nilai Kualitas FLS3N Tari di Aceh Menurun

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

Zul Kande Soroti Pungutan Biaya FLS3N Aceh, Minta Dinas Pendidikan Jaga Prestasi Siswa

Pemuda Muhammadiyah Abdya Desak Semua Komite Sekolah Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com