Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Lanyalla Sindir Soal Perluasan Banda Aceh dalam Bahasa Sepakbola

Admin1 by Admin1
04/01/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Ketua DPD RI, AA Lanyalla Mahmud Mattalitti, sempat menyindir persoalan perluasan Kota Banda Aceh serta sikap Pemkab Aceh Besar dalam silaturahmi dengan Aminullah, Jumat 3 Januari 2020.

Lanyalla mengungkapkan persoalan ini dalam bahasa sepakbola. Penjelasan Lanyalla sempat mengundang tawa para undangan yang hadir dalam pertemuan ini.

“Tapi rupanya ada satu gol yang kelihatannya agak sulit ini. Yaitu perluasan wilayah Kota Banda Aceh. Rupanya tetangga sebelah, menerapkan skema pertahanan yang ketat dengan memperkuat pemain belakang. Begitu kira-kira yang saya amati,” kata Lanyalla.

“Dalam hati saya, kenapa Pak Aminullah tidak mendatangkan striker dari luar saja. Ada empat orang striker asal Aceh yang sudah bermain di Liga Senayan. Ada Pak Abdullah Puteh, Pak Fachrul Razi, ada Pak Haji Uma dan Ustadz Fadhil Rahmi.”

Menurutnya, memang luasan Banda Aceh yang hanya 61 sekian kilometer persegi menjadi Ibukota terkecil kedua setelah Kota Yogyakarta yang memiliki luas sekitar 32,5 kilometer persegi. Tentu karakteristik Daerah Istimewa Yogyakarta dengan Aceh berbeda.

“Jadi memang perlu strategi khusus untuk Banda Aceh agar dari waktu ke waktu semakin layak dan mantapsebagai Ibukota Aceh.”

“Salah satunya yang ingin kami dorong adalah mempercepat apa yang sudah pernah dideklarasikan di era Walikota Ibu Illiza, yaitu; re-posisi Banda Aceh menjadi Islamic Smart City. Tetapi ini tentu tidak mudah. Tidak seperti membalik tangan. Tetapi ini saya pikir sebagai sebuah pilihan yang patut diperjuangkan. Mengapa tdak mudah? Karena tahapan menuju smart city harus dimulai dari smart people. Perilaku warga kota juga harus mendukung,” kata dia.

Sementara fakta di lapangan, kata Lanyalla, persoalan kebiasaan masyarakat membuang sampah sembarangan masih menjadi diskusi di ruang publik. Akibatnya, Banda Aceh gagal mempertahankan Piala Adipura periode 2017-2018.

“Padahal dalam satu dekade terakhir, kecuali tahun 2015, Banda Aceh pernah sembilan kali meraih anugerah dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan tersebut. Tetapi sulit bukan berarti tidak mungkin.”

 

Tags: banda aceh
Previous Post

9 Fakta Aneh dan Mengerikan Tentang Planet Venus

Next Post

Lanyalla Puji Almarhum Mawardi Nurdin Sukses Bangun Banda Aceh

Next Post

Lanyalla Puji Almarhum Mawardi Nurdin Sukses Bangun Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026
Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

08/09/2026
Perkuat Kemitraan Global, FKIP USK Tanda Tangan IA dengan Tiga Universitas Luar Negeri

Perkuat Kemitraan Global, FKIP USK Tanda Tangan IA dengan Tiga Universitas Luar Negeri

08/09/2026
Krak, Paripurna Tetapkan RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR RI

Krak, Paripurna Tetapkan RUU Pemerintahan Aceh Jadi Usul Inisiatif DPR RI

08/09/2026
Kanwil Kemenag Aceh Pastikan OMI 2026 Lancar

Kanwil Kemenag Aceh Pastikan OMI 2026 Lancar

08/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Lanyalla Sindir Soal Perluasan Banda Aceh dalam Bahasa Sepakbola

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com