Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Zulfikri: Persawahan di Seulimuem dan Kuta Cot Glie Butuh Irigasi

Admin1 by Admin1
08/01/2020
in Nanggroe
0
Zulfikri: Persawahan di Seulimuem dan Kuta Cot Glie Butuh Irigasi

Juanda Djamal, Ketua Fraksi PA bersama Zulfikri.

JANTHO – Persawahan Tanoh Abee, Blang Lamkabeu, Blang raya Seulimuem, dan persawahan Lamleuot kecamatan Kuta Cot Gie merupakan persawahan tadah hujan yang mengalami kekeringan, disebabkan karena lama tidak hujan. Sebagian besar persawahan tersebut diperkirakan mengalami gagal panen jika tidak secepatnya ditangani.

Hal tersebut disampaikan oleh Zulfikri, anggota DPRK Aceh Besar saat melakukan kunjungan ke wilayah-wilayah tersebut diatas. Dalam kunjungan ini ditemani oleh Juanda Djamal, ketua fraksi PA Aceh Besar dan ikut serta Faisal, Kabid Irigasi, Ridwan kepala ranting PUPR Aceh Besar.

“Kunjungan ini menindaklanjuti laporan masyarakat di kedua kecamatan tersebut. Memang persawahan ini tadah hujan, akan tetapi semestinya kita perlu mencarikan solusinya, misalnya mencari sumber air yang dapat mengairi persawahan tersebut secara irigasi,” kata Zulfrikri.

Dalam kesempatan tersebut, Faisal kabid irigasi PUPR Aceh Besar, menunjukkan dokumen DED Pembangunan Irigasi Krueng Montala kecamatan Jantho.

”Jika irigasi Krueng Montala kita bangun maka dapat dialiri ke beberapa persawahan di kecamatan Kuta Cot Glie dan juga sebagian kecil Indrapuri,” kata Faisal.

Sedangkan persawahan di kawasan Seulimuem, memang sudah dibangun embung di Tanoh Abee tetapi berfungsi. “Jadi kita perlu perbaiki dan bahkan mencari jalan lain supaya kedepan jangan lagi bergantung dengan air hujan, jadi ada irigasinya,”jelas Faisal.

Atas dasar itulah, selanjutnya Ridha hidayatullah dan bang Amri, tokoh masyarakat Seulimuem mengusulkan untuk meninjau salah satu lokasi yaitu Cot Batee Tro-Lamkabeu, dimana menurut mereka bisa dibendung sehingga mengumpulkan air dapat dialirkan melalui saluran irigasi yang mengaliri ke Blang Mangeu, Blang data, blang subee dan sampai ke Lam Aling Kuta cot Glie.

Zulfikri mengusulkan supaya sawah-sawah tadah hujan dapat menjadi prioritas kedepan, kalaupun APBK tidak bisa mengatasinya, pihaknya dari Fraksi PA akan mengkomunikasikan ke wakil daripada partai Aceh di DPRA, Pak Cek dan Sulaiman.

Namun, untuk langkah jangka pendek pun harus kita lakukan sesuatu, dalam kunjungan tadi. “Kita lihat petani sudah ambil inisiatif untuk mengairi sawahnya dengan mesin pompa, itu kan terbatas, mestinya kita dukung dengan mencari cara yang lebih meringankan. Saya akan komunikasikan dengan dinas terkait atas hal ini,” ujar dia.

“Kita sebagai wakil dari Partai Aceh serius mengawal ini, karena ini mandat yang diperintahkan partai dan konstituen kami,”kata Fikri. []

Tags: dprk aceh besarpa aceh besarzulfikri
Previous Post

Pengprov Sambo Aceh Terbentuk, Gamgam Ketua Umum

Next Post

Pemerintah Aceh Serius Jalankan Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Next Post

Pemerintah Aceh Serius Jalankan Pembangunan Berwawasan Lingkungan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

07/08/2026
569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

07/08/2026
“Hapus Pokir Bersifat Kuota, Kembalikan APBA dan APBK ke Jalur yang Benar”

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

07/08/2026
DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

07/08/2026
YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

07/08/2026

Terpopuler

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Zulfikri: Persawahan di Seulimuem dan Kuta Cot Glie Butuh Irigasi

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com