Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

DPRK Pidie Kunjungi Pedagang ‘Mie Aceh’ yang Bunuh Preman di Medan

Admin1 by Admin1
15/02/2020
in Nanggroe
0

MEDAN – Pimpinan dan anggota DPRK Pidie melakukan kunjungan ke Mapolrestabes Medan untuk melihat langsung tiga warga Pidie, Aceh, yang saat ini bermasalah dengan hukum dan telah ditetapkan sebagai tersangka pada kasus perkelahian dengan preman bertato yang berujung maut.

Ketiga warga Aceh yang saat ini bermasalah dengan hukum berprofesi sebagai penjual atau pengelola mie Aceh itu yaitu Mahyudi, 38 tahun, dan dua lainnya, Agussalim, 32 tahun, sebagai karyawan dan Mursalin,  32 tahun. Ketiganya warga Kab. Pidie Aceh yang kejadiannya di Delicios Cafe-Mie Aceh Pasar Baru, Kelurahan Titirantai, Medan Baru, Sumut.  Kunjungan ini berlangsung pada Sabtu 15 Februari 2020.

Adapun yang hadir dalam rombongan ini adalah Mahfuddin Ismail, M.A.P ketua DPRK Pidie, Fadli A.Hamid, SE wakil ketua DPRK Pidie, dan Zulfazli, SE, Elidawati, S.Sos, Ida Susanti, Cut Nurazizah, masing-masing sebagai anggota.

“Kehadiran kami mewakili anggota DPRK Pidie,” kata Mahfuddin.

Menurutnya, adapun tujuan dari Anggota Legislatif Pidie ke Mapolrestabes Medan, selain ingin melihat secara langsung kondisi tahanan.

“Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk simpatik dan solidaritas ( kepedulian ) kami (DPRK Pidie) sebagai wakilah rakyat harus tahu langsung kondisi mereka selama ditahanan.”

“Sudah menjadi kewajiban kami sebagai wakil rakyat untuk hadir memberikan semangat dan memastikan kepastian hukum bagi warga kami. Apalagi mereka semua adalah warga kami Kab. pidie yang sudah lama menetap di Medan,” kata politisi muda Partai Aceh ini lagi.

Karena, kata Mahfud, DPRK Pidie harus memastikan dan ada kepastian kasus yang menjerat tiga warga kami Aceh, dan memastikan bagaimana penanganan mereka selama di tahanan Mapolrestabes Medan.

“Alhamdulillah kondisi ketiga tahanan sehat wal afiat dan tenang di Mapolrestabes Medan. Mereka bisa di kunjungi oleh keluarganya masing masing, kunjungan kami di terima langsung oleh Kasat Tahti Bapak Kompol Robinson. Oleh karena itu DPRK Pidie memberikan Apresiasi kepada Kapolrestabes Medan atas kondisi dan kenyamanan tahanan di dalam tahanan Mapolrestabes Medan.”

Dari hasil informasi dalam kunjungan tersebut, kata Mahfud, karena kasus ini bukan unsur kesengajaan, dari banyak cerita ketiga warga Aceh ini awalnya hanya berusaha membela dan menyelamatkan diri dari ancaman sang pelaku. Karena pelaku membawa senjata tajam yang apabila tersangka tidak menyelamatkan diri/membela diri, mungkin mereka akan menjadi korban.

“Sehingga kasus ini bukan kesengajaan dan hanya unsur membela dan menyelamatkan diri.”

“Harapan kami kepada Pemerintahan Aceh baik Plt.Gubernur dan Ketua DPR Aceh agar memberikan advokasi hukum kepada ketiga tahanan tersebut sebagai bentuk kepedulian sebagai warga Aceh yang sedang mencari rezeki di Sumut. Harapan lainnya kami meminta kepada aparat hukum dalam kasus ini agar dapat memberikan keadilan hukum kepada tersangka tersebut mengingat bahwa kasus ini sebagai bagian dari pada musibah, bukan unsur berencana dari ketiga tersangka,” ujar Mahfuddin Ismail yang dikenal dekat dengan berbagai kalangan ini. []

Tags: mahfuddin ismailmie acehpedagang mie acehpreman bertato
Previous Post

Berusia 113 Tahun, Chitetsu Watanabe Dinobatkan Pria Tertua di Dunia

Next Post

Syech Fadhil: Orang Aceh Itu Paling Pancasilais di Indonesia

Next Post

Syech Fadhil: Orang Aceh Itu Paling Pancasilais di Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bawaslu Kota Banda Aceh Dorong Generasi Muda Jadi Pengawas Partisipatif Menuju Pemilu 2029 yang Bermartabat

Bawaslu Kota Banda Aceh Dorong Generasi Muda Jadi Pengawas Partisipatif Menuju Pemilu 2029 yang Bermartabat

09/09/2026
Armaini Terpilih Jabat Ketua PC PGRI Kecamatan Kluet Timur

Armaini Terpilih Jabat Ketua PC PGRI Kecamatan Kluet Timur

09/09/2026
PC PGRI Kluet Timur Tepung Tawar Kadisdikbud dan Ketua PGRI Aceh Selatan

PC PGRI Kluet Timur Tepung Tawar Kadisdikbud dan Ketua PGRI Aceh Selatan

09/09/2026
Munawar Resmi Nahkodai PPP Pidie Jaya

Munawar Resmi Nahkodai PPP Pidie Jaya

09/09/2026
Senat Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Gelar Latihan Kepemimpinan Dasar

Senat Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Gelar Latihan Kepemimpinan Dasar

09/09/2026

Terpopuler

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

DPRK Pidie Kunjungi Pedagang ‘Mie Aceh’ yang Bunuh Preman di Medan

Tim Unit Reaksi Cepat Polres Abdya Tangkap ‘Ninja Sawit’ di Kuala Batee

[Opini] Peu Haba Pidie;Sebuah Catatan Menyambut Hari Jadi Pidie ke-515

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com