Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

GOW Aceh Tengah Bekali Perempuan Gayo Cara Buat Balsem dan Bandrek

Admin by Admin
21/02/2020
in Lintas Tengah
0
GOW Aceh Tengah Bekali Perempuan Gayo Cara Buat Balsem dan Bandrek

TAKENGON-Pengurus Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Aceh Tengah yang baru dilantik pada 31 Desember 2019 lalu, melakukan gebrakan awal tahun dengan mengadakan pelatihan entrepreneurship bagi perempuan di Tanoh Gayo, yaitu cara membuat balsem dan bandrek.

Tak cukup sekali, demi keluasan ilmu dan manfaat bagi pengembangan ekonomi masyarakat, pelatihan ini diadakan dua kali dan setelahnya disambung lagi oleh anggota GOW Kabupaten Aceh Tengah untuk kelompok perempuan yang lebih kecil.

Pelatihan membuat balsem dan bandrek ini diadakan mengingat kondisi alam Gayo yang sejuk dan telah menempatkan diri sebagai destinasi wisata yang ramai dikunjungi beberapa tahun terakhir. Harapannya, perempuan Tanoh Gayo dapat menangkap peluang dari kondisi dan hasil alam serta pariwisata untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga.

Ketua GOW Kabupaten Aceh Tengah, Arini Suryana Irsyad, SS., dalam sambutannya saat pembukaan pelatihan perdana pada Kamis (13/02) lalu di Aula Bayakmi Homestay, Takengon, menyebutkan bahwa pelatihan ini langsung praktek bagaimana mengolah bahan yang tersedia menjadi balsem dan bandrek, bukan teori saja.

“Semoga pelatihan ini bias membangkitkan jiwa kewirausahaan kaum perempuan untuk meningkatkan ekonomi keluarga,”ujarnya.

Gebrakan awal tahun ini diadakan GOW Kabupaten Aceh Tengah sekaligus dalam rangka menyambut Hari Kartini pada 22 April 2020 nanti.

“Mengingat 22 April itu sudah masuk ke hari persiapan memasuki bulan suci Ramadhan, kita khawatir ibu-ibu akan sulit kita ajak berkegiatan seperti ini. Fokusnya sudah tentu ibadah dan keluarga. Jadi kita adakan jauh-jauh hari saja, agar gaung Hari Kartini itu tetap bergema. Semoga kita semua menjadi Kartini-Kartini yang modern yang tangguh dan mandiri secara ekonomi dengan berwirausaha untuk menopang kehidupan keluarga,” sambung Arini lagi.

Untuk acara ini, GOW Kabupaten Aceh Tengah menghadirkan DR. Samran, M.Si., Apt., dan Dra. ElviOktima, Apt., dari SMK Al Razi Sinar Harapan, Medan. Pada pelatihan pertama, sejumlah 70 perempuan dari unsure masyarakat dan perwakilan organisasi wanita antusias mengikuti acara ini. Melihat besarnya minat belajar kaum ibu ini, keesokan harinya, Jum’at (14/02) diadakan kembali pelatihan serupa bertempat di Aula PKK Kampung Hakim Bale Bujang, Kecamatan Lut Tawar, Kabupaten Aceh Tengah, dan diikuti oleh 50 peserta.

Pada pelatihan kedua, pemateri menambahkan cara membuat minuman instant jahe, mengingat jahe sendiri menjadi salah satu hasil pertanian di wilayah Aceh Tengah. Antusias masyarakat untuk pelatihan berdurasi setengah hari ini cukup besar karena dirasa sangat bermanfaat dan nyaris gratis. Peserta hanya diminta mengganti biaya kue dan minuman sebesar lima ribu rupiah. Sayangnya GOW harus membatasi jumlah peserta karena keterbatasan tempat.

Tidak cukup dua kali pelatihan, Himpunan Pendidik Anak Usia Dini (Himpaudi) Kabupaten Aceh Tengah menyambung lagi pelatihan tersebut untuk anggota organisasinya pada Sabtu (15/02), sebagaimana dilaporkan Surbiani, S.Pd., pada pengurus GOW Kabupaten Aceh Tengah.

“Tidak sia-sia GOW mengundang pengurus organisasi kami untuk pelatihan kemarin. Ilmunya terus menular ke banyak orang. Terimakasih GOW,” ujarnya. (HefaLizayanti)

Previous Post

Abdya Kini Miliki Masjid Baru, Bupati Abdya Serukan Shalat Jumat Perdana

Next Post

Baitul Mal dan Dinsos Diminta Bantu Keluarga Nelayan yang Ditangkap di Luar Negeri

Next Post
Baitul Mal dan Dinsos Diminta Bantu Keluarga Nelayan yang Ditangkap di Luar Negeri

Baitul Mal dan Dinsos Diminta Bantu Keluarga Nelayan yang Ditangkap di Luar Negeri

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemilik Teras Kupi Blangpidie Salurkan Zakat Lewat Lazismu Abdya

Pemilik Teras Kupi Blangpidie Salurkan Zakat Lewat Lazismu Abdya

14/10/2026
Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 2]

14/10/2026
Pemkab Bengkalis Ajak Masyarakat Aceh Perkuat Ukhuwah dan Berkontribusi Bagi Daerah

Pemkab Bengkalis Ajak Masyarakat Aceh Perkuat Ukhuwah dan Berkontribusi Bagi Daerah

14/10/2026
Polisi Periksa 126 Saksi Terkait Kasus Korupsi Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat

Polisi Periksa 126 Saksi Terkait Kasus Korupsi Stunting Rp1,68 Miliar di Aceh Barat

14/10/2026
Bunda PAUD dan Disdikbud Aceh Besar Dorong Penguatan Karakter di Fase Golden Age

Bunda PAUD dan Disdikbud Aceh Besar Dorong Penguatan Karakter di Fase Golden Age

14/10/2026

Terpopuler

In Memoriam Budi Azhari M.Pd, Wadek FTK UIN Ar-Raniry: Nasehat Terakhir dan Komitmen Menjaga Jamaah

In Memoriam Budi Azhari M.Pd, Wadek FTK UIN Ar-Raniry: Nasehat Terakhir dan Komitmen Menjaga Jamaah

12/10/2026

GOW Aceh Tengah Bekali Perempuan Gayo Cara Buat Balsem dan Bandrek

Almarhum Budi Azhari dan Candaan yang ‘Hilang’ di Darussalam [Bagian 1]

MPU Abdya Gelar Musda ke-V, Bupati Minta Ulama Berkolaborasi untuk Ummat dan Daerah

Bupati Tembus Bappenas, SKPK Pidie Jaya Kembali Usulkan Revisi R3P

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com