Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Diminta Buat MoU dengan Negara Tetangga Soal Nelayan Terdampar

Admin1 by Admin1
21/02/2020
in Nanggroe
0
Ismu Kamalaka, Penyanyi Milenial Aceh Nakhodai Partai Gelora Kuta Malaka

BANDA ACEH – DPR Aceh bakal mendorong pemerintah untuk membuat MoU penanganan nelayan yang terdampar di luar negeri.

Hal ini disampaikan Sekretaris Komisi 5 DPR Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, Kamis 20 Februari 2020.

“Kita harus sama- sama mendorong agar pemerintah melahirkan MoU terkait penanganan nelayan yang terdampar ke negara tetangga,” ujar Iskandar.

Negara tetangga yang dimaksud adalah Thailand, India, Malaysia, Myanmar, serta Banglades.

Sejumlah negara tersebut berbatasan langsung dengan laut Aceh. Banyak nelayan Aceh yang terdampar ke negara tersebut.

Sayangnya, kata Iskandar, selama ini terdapat perlakuan yang berbeda antara nelayan Aceh yang tertangkap di luar negeri dengan nelayan negara tetangga yang tertangkap di perairan Aceh.

“Sehingga nelayan kita tidak selalu menjadi tahanan di negara lain, bahkan ada yang dipulangkan menjadi mayat,” kata Iskandar.

Sebelumnya juga diberitakan, Komisi 5 DPR Aceh dan Panglima Laot akan menyurati Baitul Mal dan Dinsos Aceh untuk membantu keluarga nelayan yang ditahan di luar negeri akibat menangkap ikan di luar tapal batas laut Indonesia.

Hal ini merupakan hasil pertemuan antara komisi 5 DPR Aceh dengan lembaga Panglima Laot Aceh di ruang Banmus, Kamis siang 20 Februari 2020.

Dari jajaran panglima laot diwakili oleh ketua, sekretaris, bendahara dan wakil ketua. Sementara DPR Aceh diwakili Iskandar Usman Al-Farlaky dan Tarmizi.

“Hari ini kami menerima audiensi Pengurus Panglima Laot Provinsi Aceh di ruang Badan Musyawarah DPRA. Pihak Panglima Laot menyampaikan berbagai problematika nelayan Aceh dan upaya advokasi yang selama ini dilakukan. Mulai dari derita keluarga nelayan serta minimnya perhatian pemerintah,” kata Iskandar.

“Ada juga data terbaru yang kami peroleh, bahwa sebanyak 14 orang nelayan tradisional ABK boat KM Rezeki berkapasitas 10 GT asal Idi, Aceh Timur, Aceh, sejak tahun 2017 hilang tanpa jejak. Dugaan boat yang mereka tumpangi tenggelam. Kontak terakhir di perbatasan Indonesia-Thailand. Saat itu hanya ditemukan puing-puing boat dan fiber tampungan ikan milik nelayan tersebut,” ujar politisi muda asal Aceh Timur ini lagi.

Dari hasil pertemuan, kata dia, kini tercatat ada 59 orang nelayan Aceh yang ditahan diluar negeri. Di Thailand sebanyak 33 orang nelayan ABK KM Perkasa Mahera dan KM Voltus. Sedangkan di Nicobar/Andaman India sebanyak 25 orang, mereka ABK dari KM Athiya 02, KM Selat Malaka, dan KM Mata Rantau. Sementara di Kwanthong Myanmar 1 (satu) orang Tekong KM KM Bintang Jasa atas nama Jamaluddin.[]

Previous Post

Wasiet (26)

Next Post

DPR Aceh Wacanakan Barter Nelayan dengan Negara Tetangga

Next Post
Ismu Kamalaka, Penyanyi Milenial Aceh Nakhodai Partai Gelora Kuta Malaka

DPR Aceh Wacanakan Barter Nelayan dengan Negara Tetangga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

Senator Azhari Cage SIP MAP Salurkan Sembako untuk Warga Beutoeng Ateuh Banggalang

22/10/2026
Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

22/10/2026
Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

22/10/2026
Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

22/10/2026
Wabup Raja Sayang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026

Wabup Raja Sayang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026

22/10/2026

Terpopuler

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

21/10/2026

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

PWPM Aceh Akan Laksanakan Rapimwil dan BAM 23 Oktober, Zul Hafiyan Ajak Semua PDPM Ikut Serta Menyukseskan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com