Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

 DPRA Kritik Plt Gubernur ke Andaman, Tapi tidak Besuk Nelayan Aceh

Admin1 by Admin1
25/02/2020
in Nanggroe
0
 DPRA Kritik Plt Gubernur ke Andaman, Tapi tidak Besuk Nelayan Aceh

Sekretaris Komisi V DPRA Iskandar Usman Al-Farlaky, memperlihatkan koran Daily Telegram terbitan India terkait kunjungan Plt Gubernur Aceh ke Andaman/Nicobar.

BANDA ACEH–Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), yang juga Sekretaris Komisi V, Iskandar Usman Al-Farlaky, mengkritik kunjungan Plt Gubernur Nova Iriansyah ke Andaman dan Nicobar, India, beberapa hari lalu. Pasalnya, Plt Gubernur tidak membesuk 25 nelayan Aceh yang ditahan disana.

“Atas nama kemanusiaan dan persaudaraan, sejatinya Plt Gubernur mengunjungi 25 nelayan kita yang ditahan di Andaman/Nicobar. Mereka sudah sangat lama ditahan, keluarga mereka juga tidak bisa berkomunikasi. Mereka rindu melihat pemimpin negerinya yang peduli atas nasib nelayan,” kata Iskandar, Senin (24/2/2020) di Banda Aceh.

Politisi muda Partai Aceh ini turut memperlihatkan foto kopi surat kabar Daily Telegram koran terbitan India terkait kunjungan Plt Gubernur Aceh kesana. “Ini merupakan bukti kunjungan beliau kesana, tapi kenapa tidak ada agenda menjenguk nelayan. Dengan adanya kunjungan, selaku pimpinan daerah, beliau akan tahu bagaimana kondisi dan apa harapan para nelayan,” kritik Al-Farlaky.

Dia menambahkan, nelayan Aceh yang ditahan di Nicobar/Andaman India sebanyak 25 orang, mereka ABK dari KM Athiya 02, KM Selat Malaka, dan KM Mata Rantau.

Kata Iskandar, meski nelayan tersebut belum bisa dibawa pulang, namun kehadiran Plt Gubernur selaku pimpinan daerah yang juga sekaligus Wakil Pemerintah Pusat di Aceh akan mengobati kerinduan nelayan, bahwa pemimpin negeri ini peduli atas nasib nelayan yang kini dihadapkan dengan pengadilan di India.

“Proses untuk bertemu memang harus ada izin dan ikut prosedur otoritas pemerintah disana. Tapi itu semua bisa difasilitasi oleh pihak KBRI New Delhi untuk jadwal pertemuan dengan nelayan yang ditahan di Andaman. Kita berharap demikian, tapi masih sebatas harapan, bahwa Plt Gubernur kita langsung pulang ke Aceh,” ungkap Al-Farlaky.

Saat ini terang dia lagi, total nelayan Aceh yang ditahan 59 orang. 14 orang nelayan tradisional ABK boat KM Rezeki berkapasitas 10 GT asal Idi, Aceh Timur, Aceh, sejak tahun 2017 hilang tanpa jejak. Dugaan boat yang mereka tumpangi tenggelam. Kontak terakhir di perbatasan Indonesia-Thailand. Saat itu hanya ditemukan puing-puing boat dan fiber tampungan ikan milik nelayan tersebut.

“Kini tercatat ada 59 orang nelayan Aceh yang ditahan diluar negeri. Di Thailand sebanyak 33 orang nelayan ABK KM Perkasa Mahera dan KM Voltus, di Nicobar/Andaman India sebanyak 25 orang, mereka ABK dari KM Athiya 02, KM Selat Malaka, dan KM Mata Rantau. Sementara di Kwanthong Myanmar 1 (satu) orang Tekong KM KM Bintang Jasa atas nama Jamaluddin,” ujar Sekretaris Komisi V DPRA ini.

Tags: 32 nelayan Aceh di Thailandacehiskandar usman al-farlakynelayan aceh
Previous Post

Wasiet (30)

Next Post

Aminullah Tutup Banda Aceh Expo dengan Kuis Berhadiah

Next Post

Aminullah Tutup Banda Aceh Expo dengan Kuis Berhadiah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tutup Daurah Ramadhan Masjid Agung Meulaboh, Kepala Dinas Syariat Islam: Kita Apresiasi dan Dukung Program Ini

Tutup Daurah Ramadhan Masjid Agung Meulaboh, Kepala Dinas Syariat Islam: Kita Apresiasi dan Dukung Program Ini

17/03/2026
Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

Korban Banjir di Pantan Cuaca Cuma Butuh 2 Hari Perbaiki Mandiri Jembatan Rusak

17/03/2026
Kemenkum Aceh Bekali Pegawai Perkuat Budaya Pelayanan Prima

Kemenkum Aceh Bekali Pegawai Perkuat Budaya Pelayanan Prima

17/03/2026
Satgas PRR Aceh Serahkan Bantuan Presiden untuk Bireuen

Satgas PRR Aceh Serahkan Bantuan Presiden untuk Bireuen

17/03/2026
Pemkab Pijay Salurkan Bansos ke Kelompok Rentan dan Yatim

Pemkab Pijay Salurkan Bansos ke Kelompok Rentan dan Yatim

17/03/2026

Terpopuler

Selalu Peduli Anak Yatim, Dr. Safaruddin Layak Digelari “Bapak Anak Yatim Abdya”

Selalu Peduli Anak Yatim, Dr. Safaruddin Layak Digelari “Bapak Anak Yatim Abdya”

14/03/2026

Lebaran Idul Fitri di Indonesia Diprediksi Tak Serentak

Pidie Community Gelar Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Abi Roni Resmi Daftar Calon Ketua FPTI Aceh

 DPRA Kritik Plt Gubernur ke Andaman, Tapi tidak Besuk Nelayan Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com