Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pemerintah Diminta Lunasi Tunggakan Gaji Honorer di Aceh

Admin1 by Admin1
22/03/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Pemerintah Aceh dan kabupaten kota diminta melunasi honor dan insentif guru dan pekerja kesehatan yang menunggak sejak Januari.

“Menjelang kemungkinan lockdown dan kondisi yg semakin tidak menentu, kita harap kepada pemerintah dan semua pihak untuk mempersiapkan langkah antisipasi  kemungkinan krisis. Termasuk menyelesaikan segala bentuk tunggakan di segala tingkatan, terutama kepada para pekerja harian berupa insentif dan honor,” kata Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi, Minggu 22 Maret 2020.

“Pemprov dan kabupaten harus cairkan semua tunggakan terkait kesejahteraan para pekerja di instansi pemerintah, terutama honorer dan pekerja lepas. Ini penting agar mereka bisa mematuhi setiap kebijakan yang ditempuh pemerintah terkait penanganan Corona,” ujar pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini.

Permintaan ini, kata Syech Fadhil, karena adanya laporan kepada dirinya bahwa ada guru honor di kabupaten kota yang jerih payahnya belum dibayar pemerintah. Di sisi lain, keadaan semakin tak menentukan.

Anggota DPD-RI asal Aceh, Fadhil Rahmi saat bertemu Pimpinan STAIN Meulaboh. [Foto: Humas STAIN Meulaboh]
“Kasus, masih ada guru honorer provinsi yang bertugas di Aceh Timur belum menerima.gaji bulan Januari dan Februari,” kata dia.

Tdk hanya di bidang pendidikan saja, kata mantan ketua IKAT Aceh ini, tapi juga di bidang-bidang yang laen, lebih-lebih para  tenaga kesehatan.

“Khusus tenaga kesehatan, idealnya ada kebijakan tambahan instensif  khusus. Karena mereka ujung tombak dalam menangani krisis ini,” ujarnya.

“Idealnya, pemerintah harus punya data berapa pekerja harian, dan harus relokasi anggaran di APBA dan APBK. dana kontijensi namanya. Berikan insentif kepada mereka yang bekerja harian. Lalu pastikan ketersedian pangan dan alat kesehatan. Sebab jika kita anggap enteng, virus ini bisa meredam dan meremukankan kita di Aceh,” kata Syech Fadhil.

Selain itu, pemerintah Aceh juga diminta mencari kebijakan terhadap warga biasa yang menerima imbas ekonomi akibat wabah Corona.

“Bantu warga biasa yang tidak bisa bekerja karena wabah Corona. Pedagang dan masyarakat miskin. Jangan sampai ada yang kelaparan di Aceh selama kebijakan menghadapi wabah ini diberlakukan. Sekali lagi, jangan sampai ada yang kelaparan,” kata Syech Fadhil.
Tags: acehsyech fadhil
Previous Post

Wali Kota Minta Satpol PP Kawal Instruksi Penutupan Tempat Keramaian

Next Post

Cegah Covid-19, Nova Iriansyah Harap Masyarakat Aceh di Rantau jangan Mudik Dulu

Next Post

Cegah Covid-19, Nova Iriansyah Harap Masyarakat Aceh di Rantau jangan Mudik Dulu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

TNI Kembali Bangun Jembatan Gantung Sepanjang 248 Meter di Aceh Tenggara

TNI Kembali Bangun Jembatan Gantung Sepanjang 248 Meter di Aceh Tenggara

13/07/2026
DPRK Pidie Jaya Soroti Selisih Anggaran Rp22 Miliar dalam Sidang Paripurna LPJ APBK 2025

DPRK Pidie Jaya Soroti Selisih Anggaran Rp22 Miliar dalam Sidang Paripurna LPJ APBK 2025

13/07/2026
‘Matamuda’ di MAN 3 Aceh Besar Diminta Harus Aman Ramah dan Bebas Perundungan

‘Matamuda’ di MAN 3 Aceh Besar Diminta Harus Aman Ramah dan Bebas Perundungan

13/07/2026
Sinergi Mahasiswa KKN USK dan Pemerintah Gampong Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

Sinergi Mahasiswa KKN USK dan Pemerintah Gampong Wujudkan Program Berdampak bagi Masyarakat

13/07/2026
Banggar DPRK Bongkar Rapuhnya Keuangan Pidie Jaya: PAD Gagal, Utang 2024 Dibayar dengan APBK 2025

Banggar DPRK Bongkar Rapuhnya Keuangan Pidie Jaya: PAD Gagal, Utang 2024 Dibayar dengan APBK 2025

13/07/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

Bupati Pidie Jaya Minta Pendataan BSPS 2026 Tanpa Titipan, Akurasi Data Jadi Penentu Bantuan Bedah Rumah

12/07/2026

‘Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah’ Harinya Anak Yatim Mengenang Sosok Ayah

Cut Intan Arifah Ditunjuk Pimpin Koperasi Aceh Meusaho Sejahtera

Pemerintah Aceh Beri Fleksibilitas Kerja ASN untuk Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

DEMA FSH UIN Ar-Raniry: Rakyat Aceh Belum Selesai Menghadapi Bencana, Mengapa Pemerintah Sibuk Menerbitkan Izin Tambang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com