Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Feature

Jeritan Hati Diantara Ketakutan dan Kelaparan

redaksi by redaksi
28/03/2020
in Feature
0

WANITA itu berumur sekitar 40 tahun. Wajahnya lesu dan muram. Suaminya hampir dua pekan lebih tak bisa bekerja.

Sementara anak-anaknya masih kecil-kecil usia sekolah. Ia mengaku hanya pasrah jika seandainya keadaan tersebut berlarut dan  tak ada lagi beras untuk dimakan.

“Saya yakin ada yang lebih buruk dari keadaan kami. Makanya saya berdoa supaya masa masa sulit ini segera berlalu. Kasihan orang-orang yang ekonominya pas-pasan selama wabah ini berlangsung,” kata wanita itu.

Ia adalah Nurhayati, guru honorer di Banda Aceh. Nurhayati guru honorer di Banda Aceh. Sementara suaminya adalah pekerja lepas.

“Alhamdulillah ada hamba allah yang datang ke rumah kemarin untuk membantu. Ini membuat kami mampu bertahan beberapa hari lagi,” ujarnya.

“Katanya mereka membantu. Kalau yang mengantarnya saya tak kenal,” katanya lagi.

Pembatasan aktivitas di luar rumah dilakukan Pemerintah Aceh hampir dua pekan lalu. Tujuannya untuk memutuskan rantai siklus Corona di Aceh.

Namun keputusan tadi berdampak luas bagi masyarakat Aceh. Terutama mereka yang bekerja lepas dan mencari uang hari demi hari.

Pekerja Warkop dirumahkan tanpa solusi. Tukang Parkir, abang becak serta para pekerja lepas lainnya kehilangan mata pencaharian mereka.

Sejumlah Abang Becak di Banda Aceh dan Aceh Besar misalnya, terpaksa alih profesi jadi pemulung selama sepekan terakhir. Kondisi ini terjadi karena minimnya penumpang serta adanya larangan berkumpul di keramaian yang dikeluarkan oleh Pemerintah Aceh untuk antisipasi penyebaran virus Corona.

“Hampir sepekan terakhir. Dimulai dari Senin lalu saat instruksi pembatasan aktifitas di luar rumah. Penumpang sepi. Jadi terpaksa jadi pemulung,” ujar Herman, 47 tahun, warga Ujong Batee, Kecamatan Krueng Raya, Aceh Besar.

Sebelumnya, kata Herman, ia mangkal di kawasan Peunayong, Kota Banda Aceh.

“Namun sebulan terakhir turun drastic pendapatannya. Semenjak ada larangan dari Pemerintah, saya putar otak dan akhirnya jadi pemulung,” ujar dia.

Aktivitas pemulung, kata dia, dilakukan dari pagi hingga sore hari. Herman turut mengajak dua anaknya yang berusia sekolah untuk mencari botol plastik guna dijual ke agen-agen yang berada di Gampong Jawa.

“Lumayan, dapat 30 hingga 50 ribu perhari-nya. Ini jauh lebih baik dari berdiam diri di rumah,” kata Herman.

“Tak kerja, anak istri mau makan apa? Pemerintah kan cuma bisa melarang. Orang kaya enak bisa berdiam diri di rumah. Makanan sudah disiapkan, kalau saya sehari tak kerja tak ada uang untuk makan,” ujarnya lagi.

Istri herman sendiri, katanya, kini terpaksa turun tangan untuk jadi tukang cuci pakaian di rumah-rumah warga.

“Yang penting halal. Kena Corona berarti sudah nasib saya,” katanya lagi pasrah.

“Neutuleh berita jeut tapi bek neucok foto, malee lon,” ujar Herman.

Demikian juga dengan status guru honorer yang dirumahkan tanpa adanya solusi dari pemerintah. Beda halnya dengan PNS dan pegawai kontrak.

“Namun Aceh bukan hanya milik PNS. Kami juga butuh makan dan minum. Anak istri kami bukan robot,” kata Sulaiman, 43 tahun, warga Krueng Cut Aceh Besar.

“Pemerintah harusnya juga memikirkan nasib kami. Saat ini beberapa makanan pokok meninggi. Kalau kami tak kerja, besok-besok kami mau makan apa?” ujar Sulaiman lagi.

Menurut Sulaiman, tak hanya dirinya, wabah Corona membuat banyak warga di daerahnya ketakutan.

“Tapi kami harus bekerja, mau tak mau. Pemerintah hanya memikirkan nasib PNS, sementara orang-orang seperti kami tak ada solusi. Jadi mau tak mau harus keluar rumah untuk bekerja,” katanya lagi.

Tags: aceh
Previous Post

Kemenag Aceh Perpanjang Masa Belajar dari Rumah Hingga 30 Mei 2020

Next Post

1.155 Orang di Indonesia Positif Corona, 102 Meninggal Dunia

Next Post

1.155 Orang di Indonesia Positif Corona, 102 Meninggal Dunia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

HT Ibrahim Soroti Penegakan Hukum, Rehab-Rekon, hingga Persoalan Semen di Aceh

02/08/2026
Warga Tiga Desa di Samadua Sepakat Tolak Rencana Tambang Emas di Air Sialang

Warga Tiga Desa di Samadua Sepakat Tolak Rencana Tambang Emas di Air Sialang

02/08/2026
Peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Kuta Malaka: Komitmen Pemerintah Aceh Hadirkan Pendidikan bagi Anak Prasejahtera

Peresmian Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Kuta Malaka: Komitmen Pemerintah Aceh Hadirkan Pendidikan bagi Anak Prasejahtera

02/08/2026
Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

02/08/2026
Dua Pucuk Pimpinan Pidie Jaya Dililit Proses Hukum, Aliansi Pemuda: Jangan Jadikan Rakyat Korban Krisis Kepemimpinan

Dua Pucuk Pimpinan Pidie Jaya Dililit Proses Hukum, Aliansi Pemuda: Jangan Jadikan Rakyat Korban Krisis Kepemimpinan

02/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jeritan Hati Diantara Ketakutan dan Kelaparan

Pemerintah Aceh Telusuri Penyebab Kelangkaan Semen dan BBM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com