Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Nelayan di Pesisir Aceh Besar: Anak Istri Kami Bukan Robot

redaksi by redaksi
28/03/2020
in Nanggroe
0
Sudah 20 Hari Tak Pulang, Tiga Nelayan Aceh Diduga Nyasar ke Negara Lain

BANDA ACEH – Sejumlah warga di pesisir Aceh Besar mengaku khawatir dengan perkembangan wabah Corona di Aceh. Yang dikhawatirkan bukan pandemic Corona, tapi kemungkinan kelaparan.

“Yang kami khawatir itu lapar. Anak istri tak makan,” ujar Sulaiman, salah seorang nelayan di Aceh Besar.

“Namun Aceh bukan hanya milik PNS. Kami juga butuh makan dan minum. Anak istri kami bukan robot,” kata Sulaiman, 43 tahun, warga Krueng Cut Aceh Besar.

“Pemerintah harusnya juga memikirkan nasib kami. Saat ini beberapa makanan pokok meninggi. Kalau kami tak kerja, besok-besok kami mau makan apa?” ujar Sulaiman lagi.

Menurut Sulaiman, tak hanya dirinya, wabah Corona membuat banyak warga di daerahnya ketakutan.

“Tapi kami harus bekerja, mau tak mau. Pemerintah hanya memikirkan nasib PNS, sementara orang-orang seperti kami tak ada solusi. Jadi mau tak mau harus keluar rumah untuk bekerja,” katanya lagi.

Hal yang sama juga diungkapkan Harkimin, 54 tahun, warga Aceh Besar yang berprofesi sebagai nelayan lainnya.

“Saat ini kami melaut hanya untuk kebutuhan. Kalau ikan kami tak khawatir, tapi sembako lainnya mahal. Mau jual ikan, tak ada pembeli. Warga takut keluar rumah. Mau jual ke tetangga, mereka bernasib sama seperti kami. Buruh lepas yang tak bekerja selama wabah Corona,” kata dia. []

Tags: aceh besarnelayan
Previous Post

Unit 81, Intelijen Paling Rahasia Israel Turun Tangan Lawan Corona

Next Post

Pemkot Banda Aceh Minta Bandara SIM Ditutup demi Cegah Corona

Next Post

Pemkot Banda Aceh Minta Bandara SIM Ditutup demi Cegah Corona

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

Dana Desa Dipangkas, HBDC Ingatkan Warisan Kebijakan Era Mantan Kombatan GAM

12/02/2026
Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

Jelang Ramadhan 1447 H, OSIS SMAN 1 Simeulue Barat Laksanakan Baksos

12/02/2026
UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

UNIMAL Adakan Sosialisasi Masuk Perguruan Tinggi di MA Ruhul Qur’ani Meulaboh

12/02/2026
Krak, Desa Terdampak Bencana Aceh Dapat Rp50 Juta untuk Meugang

Pemkab Pijay Terima Rp4,9 Miliar Bantuan Presiden untuk Meugang Korban Terdampak Bencana

12/02/2026
Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

Warga Temukan Mayat Mengapung di Kreung Babahrot

12/02/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

Wabup Pijay Mundur dari Satgas Bencana Alam, Ada Apa?

11/02/2026

Lubang Raksasa di Aceh Tengah Terus Meluas Akibat Hujan

Pengurus KONI Abdya Dilantik, Zulkarnaini Sebagai Ketua Umum

Isu Nikah Pejabat Aceh Mengemuka, Muadi Buloh: Jangan Alihkan Fokus dari Akuntabilitas Publik

Hilal di Bawah Ufuk, Kemenag Aceh Perkirakan Ramadan Jatuh pada 19 Februari 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com