BANDA ACEH – Pendapatan tukang pangkas turun drastis selama wabah Corona merebak di Aceh. Sejumlah tukang pangkas mengeluh himpitan ekonomi yang mendera mereka selama hampir satu bulan lebih.
“Saat ini tidak banyak orang yang mau potong rambut. Mungkin karena khawatir Corona atau bagaimana,” ujar Ridwan, 27 tahun, salah seorang tukang pangkas di pesisir Aceh Besar.
“Padahal saya memiliki beberapa alat potong rambut. Setiap pangkas selalu kami bersihkan,” ujarnya lagi.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Bustaman, 37 tahun, tukang pangkas lainnya di Aceh Besar.
“Kawan saya yang buka tempat pangkas di Darussalam, bahkan sudah tutup sementara. Hanya beberapa pelanggan perhari. Ini tak cukup untuk pendapatan perharinya,” ujar dia.
“Mereka pulang kampung dan mungkin juga beralih profesi sementara,” kata dia.










