Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Amerika Uji Obat Lambung Fomitidine ke Pasien COVID-19

Atjeh Watch by Atjeh Watch
28/04/2020
in Kesehatan
0

New York – Amerika Serikat melakukan uji klinis Famotidine, senyawa aktif dalam obat Pepcid, yang dijual bebas terhadap pasien COVID-19. Uji dengan obat yang biasa digunakan untuk masalah lambung itu dilakukan di Northwell Health di wilayah New York City.

Uji terlah berjalan secara diam-diam karena khawatir persediaannya habis di pasaran jika dilakukan terbuka. “Jika kita membicarakan hal ini kepada orang yang salah atau terlalu cepat, pasokan obat akan hilang,” ujar Kevin Tracey, mantan ahli bedah saraf yang bertanggung jawab atas penelitian di Northwell Health, seperti dikutip dari Science Mag, Minggu 26 April 2020.

Pada 7 April, pasien COVID-19 pertama di Northwell Health mulai menerima famotidine secara intravena, sembilan kali lipat dari dosis saat sakit mules. Pada 24 April, sebanyak 187 pasien COVID-19 dalam status kritis, termasuk mereka yang sudha bergantung ventilator, telah terdaftar. Secara total, uji klinis akan dilakukan pada 1.174 orang.

Menurut sebuah laporan dari Cina dan hasil pemodelan molekuler, Famotidine tampaknya mengikat enzim kunci pada sindrom pernapasan akut yang disebabkan virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19. “Kita akan tahu itu dalam beberapa minggu ke depan apakah benar berhasil seperti itu,” kata Tracey.

Tracey dan rekan-rekannya mempelajari Famotidine setelah ada studi atas beberapa pasien COVID-19 di Cina yang miskin namun ‘bernasib’ baik di tengah pandemi. Menurutnya, studi pada pasien di Cina itu belum dipublikasikan namun dia dikuatkan oleh dokter spesialis menular dari Rumah Sakit Umum Massachusetts Michael Callahan yang terlibat dalam penelitian di Cina.

Callahan menyatakan telah mengamati penggunaan Fomitidine di kalangan warga kelas bawah di negeri itu. Konsumsi obat sakit perut itu, menurutnya, mampu membuat warga kelas bawah bertahan lebih lama daripada mereka yang lebih kaya, yang cenderung menggunakan obat berbeda dan lebih mahal.

“Para petani benar-benar terlihat baik menggunakan Famotidine,” kata Tracey seperti dikutip dari laman CNN, sambil menambahkan, “ada banyak anekdot yang beredar dan memberikan kita harapan.”

Tracey mengatakan selain pengamatan yang dilakukan di Cina, Laboratorium Alchem yang berbasis di Florida juga menggunakan model komputer untuk membuat daftar obat yang ada dan kemungkinan dapat memerangi virus corona baru itu. Nama Famotidine disebutnya muncul di daftar paling atas.

“Itu karena secara teoritis, struktur Famotidine sedemikian rupa sehingga dapat menghentikan replikasi virus, dengan cara yang sama seperti protease inhibitor yang digunakan untuk mengobati HIV dan menghentikan virusnya,” katanya.

Sumber: Sciencemag/ CNN

Previous Post

Uni Eropa Kucurkan 350 Juta Euro Dukung ASEAN Lawan Covid-19

Next Post

Fakultas Hukum Unsyiah Gelar Dialog Hukum Interaktif Online

Next Post

Fakultas Hukum Unsyiah Gelar Dialog Hukum Interaktif Online

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menteri PPPA Tanggapi Kekerasan Daycare di Aceh

Menteri PPPA Tanggapi Kekerasan Daycare di Aceh

01/05/2026
Wakil Unsam Raih Juara 3 di Pilmapres Aceh 2026

Wakil Unsam Raih Juara 3 di Pilmapres Aceh 2026

01/05/2026
Ketua Dekranasda Aceh Besar Rita Mayasari Dorong Regenerasi Perajin Rencong

Ketua Dekranasda Aceh Besar Rita Mayasari Dorong Regenerasi Perajin Rencong

01/05/2026
USK Perkuat Industri Nilam Aceh Berkelanjutan

USK Perkuat Industri Nilam Aceh Berkelanjutan

01/05/2026
[Opini] Degradasi Nilai Pendidikan di Era Viralitas

[Opini] Degradasi Nilai Pendidikan di Era Viralitas

01/05/2026

Terpopuler

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

Rencana KNMP di Susoh Jadi Harapan Baru bagi Masyarakat Nelayan Palak Kerambil

30/04/2026

PC IMM Abdya Periode 2025-2026 Resmi Dilantik, Berikut Susunan Pengurus

Ribuan Warga di Banda Aceh Ubah Data Pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Harian Lepas, Ada Apa?

Bupati Abdya Dr. Safaruddin Tunjuk Mulya Arfan Jadi Plt Kepala Disdukcapil

Amerika Uji Obat Lambung Fomitidine ke Pasien COVID-19

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com