Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiet (95)

Admin1 by Admin1
08/05/2020
in Cerbung
0
Wasiet (48)

GADIS itu sumringah. Ia mendadak loncat dan berdiri. Tingkahnya membuat para pelayan dan pelanggan lain terkejut serta memandang dengan tatapan aneh. Tapi ia tidak peduli dan bergegas menuju ke rak burger untuk memeluk lelaki muda yang dipandanginya sejak tadi.

“Akhirnya ketemu,” ujarnya sambil memeluk tiba-tiba.

Sedangkan pria muda yang dipeluknya, terlihat shock dan terkaget. Ia juga malu dipandangi oleh sejumlah mata di warung itu.

Ia tak tahu apa yang sedang terjadi dan mengapa gadis itu memeluknya tiba-tiba. Beberapa roti yang dipegangnya jatuh dari tangan.

Jantungnya berdetak kencang. Ini merupakan kali pertama ia dipeluk oleh non muhrim. Apalagi gadis tersebut sangat cantik.

Kepalanya penuh dengan tanda tanya. Ia takut jika sang gadis salah sangka atau bertemu dengan orang yang salah.

“Maaf Mbak bisa dilepas pelukannya dulu. Gak enak dilihat sama orang,” ujar pemuda tadi. Ia Ibnu.

Sang gadis tersadar. Ia tersenyum sambil melihat sekeliling dan kemudian melepaskan pelukannya.

“Maaf ya membuat kamu kaget. Kamu Ibnu Hajar-kan?” ujarnya kemudian.

Ibnu kembali kaget saat mengetahui jika gadis yang memeluknya tadi ternyata mengenal dirinya. Ia mencoba mengingat siapa gadis di depannya itu. Namun memorinya belum menemukan jawaban.

“Kamu Ibnu anaknya Mbak Sakdiah yang pernah bekerja di warung makan Padang di Bireuen? Ingat gak?” tanya sang gadis lagi.

Kali ini Ibnu mengangguk. Memorinya kembali. Namun sosok gadis di depannya masih juga luput dari ingatannya.

Melihat reaksi Ibnu membuat sang gadis kembali tersenyum. Setidaknya ia kini telah menemukan orang yang dicarinya selama ini. Meskipun ingatannya tentang dirinya masih belum hadir.

“Aku Dara. Anak almarhum pak Buyung. Kita pernah tinggal bersama,” ujarnya kemudian.

Penjelasan Dara membuat Ibnu tersenyum lebar. Ia tanpa sadar menyentuh tangan gadis itu. Kemudian ia mendekamnya di dada. Padahal bersentuhan dengan non muhrim adalah pantangan bagi dirinya selama ini.

“Ya tuhan, kamu Dara? Kau sudah besar sekarang ya. Lama tak bertemu, apa kabarmu?” ujar Ibnu kemudian.

Perlakuan Ibnu membuat Dara tersiput malu. Apalagi keberadaan mereka menyedot perhatian semua pengunjung di Warkop itu. Ibnu tersentak sadar. Ia kemudian buru buru melepas tangan Dara.

“Kita duduk di meja itu dulu yok. Aku mau cerita banyak atas apa yang terjadi. Aku merasa bersalah sama kamu, Nu,” ujar Dara kemudian.

Ibnu mengangguk. Dara berarti kakak angkatnya. Belasan tahun berpisah, kini mereka kembali bertemu. Tentu ada banyak hal yang harus mereka bicarakan. Keluarga Dara adalah orang terdekat dalam hidupnya.

“Baiklah kalau begitu. Aku selesaikan permintaan pelanggan dulu. 15 menit lagi aku kesana. Kau tunggu saja,” ujar Ibnu sambil tersenyum. Namun Dara tak juga beranjak pergi. Ia berdiri di sisi Ibnu yang sibuk mengoles mentega dan membuat burger pesanan para pelanggan.

Dara mengamati Ibnu dari ujung rambut dari ke kaki.

“Kau telah tumbuh jadi pemuda ganteng ya, Nu. Untung kita tak benar-benar jadi kakak-adik,” kata Dara sambil tersenyum.

[Bersambung]

 

Tags: wasiet
Previous Post

Anak Muda Australia Rentan Bunuh Diri karena Efek Pandemi

Next Post

Jerit Buruh Melihat Izin Pemerintah untuk Tunda THR

Next Post

Jerit Buruh Melihat Izin Pemerintah untuk Tunda THR

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Wasiet (48)

Wasiet (95)

08/05/2020

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com