Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Soal Anggaran Covid-19 di Aceh, Pengamat: Itu Akal-akal Bulus

Admin1 by Admin1
09/05/2020
in Nanggroe
0
Terkait Lahan Untuk Eks Kombatan, Pengamat Sebut Perlu Regulasi

BANDA ACEH – Pengamat politik Aceh, Taufiq A Rahim, mengatakan penggunaan dana refocusing sebagai penyangga keuangan menghadapi corona virus disease 2019 (Covid-19), yang merupakan hasil SKB Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menteri Keuangan (Menkeu) muncul, serta menjadi persoalan di tengah rakyat Aceh.

“Maka keluar “akal-akal bulus” dan pikiran yang diekspose oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, kemudian dengan ketidakpahaman Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) tentang mekanisme kebijakan dan fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan yang melekat pada legislatif secara politik, meng”amin” penggunaan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT), tanpa proses pengesahan di DPRA,” ujar Taufiq dalam pernyataan yang dikirim ke atjehwatch.com, Jumat 8 Mei 2020.

“Ini katanya, akan mengeluarkan anggaran refocusing Rp 1,7 triliun, pada saat Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan. Nah selama ini apa yang berlaku? Juga apa pula dasar serta ketetapan hukumnya keluar dana anggaran Rp 1,7 triliun.”

“Sementara itu persoalan di tengah masyarakat akibat yang semakin kritis dari dampak pandemi Covid-19 sudah sekian bulan, saat ini sudah Mei 2020. Kemudian bagaimana pula dasarnya, selama ini sementara sudah menggunakan sekitar Rp 57 miliar, dari sekitar Rp 184 miliar dari BTT yang digunakan selama ini,” katanya lagi.

Menurutnya, maka dapat dipastikan, aksi yang dilakukan oleh Pemerintah Aceh dengan Gugus Tugas Covid-19 selama ini, memanfaatkan anggaran belanja publik yang digeser dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) 2020, dengan berbagai alasan yang dicari-cari, mengada-ada serta akal-akalan melebihi Rp 1,7 triliun.

“Hal ini dalam rangka kebijakan anggaran yang tidak memiliki dasar berpijak sesuai dengan mekanisme belanja publik, dan kebijakan politik anggaran yang patut menjadi pertanyaan, disamping ketertutupan informasi atau transparansi penggunaan anggaran tidak terbuka yang semrawut serta asal-asalan,” kata Taufiq. []

Tags: acehTaufiq A Rahim
Previous Post

Amnesty Desak RI Tampung Pengungsi Rohingya Terdampar di Laut

Next Post

KPK Diminta Tindaklanjuti Kegelisahan Masyarakat Aceh Soal Anggaran Covid-19

Next Post

KPK Diminta Tindaklanjuti Kegelisahan Masyarakat Aceh Soal Anggaran Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

22/07/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa M5,5 Guncang Gayo Lues

22/07/2026
Hadirkan AMAN, Kemenag Permudah Laporan Dugaan Kekerasan

Hadirkan AMAN, Kemenag Permudah Laporan Dugaan Kekerasan

22/07/2026
Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

22/07/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

22/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

Soal Anggaran Covid-19 di Aceh, Pengamat: Itu Akal-akal Bulus

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

DPRK Pidie Warning Baitul Mal: Jangan Sampai Bantuan Salah Sasaran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com