Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pengelolaan Anggaran di Dinas Dayah Dinilai Masih Serampangan

Admin1 by Admin1
10/05/2020
in Nanggroe
0
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Pemerintah Aceh Tangani Covid-19

BANDA ACEH – Pengamat kebijakan public, Dr Nasrul Zaman, menilai pengelolaan dana di Dinas Dayah Aceh selama ini serampangan dan jauh dari prinsip keadilan serta tidak memiliki visi pembangunan.

Hal ini disampaikan Nasrul Zaman di akun Facebook miliknya. Nasrul mengizinkan atjehwatch.com untuk mengutip ulasan tersebut.

“Setelah airnya keruh (Dinas Dayah Aceh-red) maka ikannya pada keluar (mungkin penduduk) kolam. Mereka ini merupakan kelompok yg sengaja membiarkan dana dayah dikelola serampangan, jauh dari prinsip keadilan dan transparan dan tidak punya visi membangun dayah Aceh yang siap bersaing secara regional bahkan internasional,” tulis Nasrul.

Menurutnya, Aceh ini membutuhkan kepala dinas dayah yang mampu dalam masa kepemimpinan nya melahirkan dayah Aceh yang bersaing dan maju dibuktikan dengan berduyunnya warga ASEAN nyantri serta bukan hanya mampu bagi-bagi dana dengan sesuka hatinya.

“Aceh butuh Kepala Dinas Dayah yang berpikir strategis menghempang pendangkalan akidah di wilayah perbatasan.”

“Setelah beberapa tahun lalu dibangun Islamic Centre di Aceh Tenggara dan Aceh Singkil, pada tahun tahun terakhir apa yg dilakukan dinas dayah pada gedung itu? Dibiarkan mati membusuk tanpa program yg berkesinambungan dari dinas dayah,” tulisnya lagi.

Menurut Nasrul, puluhan miliar anggaran pembangunan Islamic Centre hanya menjadi onggokan gedung dan komplek mati. Untungnya yang di Aceh Tenggara digunakan oleh institusi pendidikan lokal sehingga sedikit terawat.

“Makanya kawan, kelilinglah ke perbatasan kalau bisa ajak kepala dinas dayah itu biar dia tahu Aceh ini luas atau kalau tak mampu mundur saja atau dukung ALA dan ABAS biar mereka bisa berpikir untuk langkah hidup mereka sendiri,” tulis Nasrul Zaman lagi.[]

Tags: Dinas Dayah Acehnasrul zaman
Previous Post

Bayi 9 Bulan Asal Aceh Tenggara yang Reaktif Rapid Test Meninggal

Next Post

Hore! Semua Pemain Milan Negatif Corona, Bisa Latihan Lagi

Next Post
Hore! Semua Pemain Milan Negatif Corona, Bisa Latihan Lagi

Hore! Semua Pemain Milan Negatif Corona, Bisa Latihan Lagi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

04/08/2026
Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

Polda Sumut Duga Eks Istri Polisi di Medan Ambil Senpi di Tas

04/08/2026
Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

Maroko Buka Suara soal Ribuan Warganya Terobos Masuk Ceuta Spanyol

04/08/2026
Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

03/08/2026
Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

Peukan Bada Terima 11,1 Ton Bantuan Ikan Segar dari DKP Aceh

03/08/2026

Terpopuler

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

Dari Atu Singkih ke Lembah Tidar: Alumnus Al Zahrah Lulus Akmil Setelah 3 Kali Gagal

02/08/2026

Di Tengah Tuntutan Dua Bulan Penjara, IKA Unigha Desak Restorative Justice untuk Dua Mahasiswa

Pengelolaan Anggaran di Dinas Dayah Dinilai Masih Serampangan

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com