Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiat (99)

Admin1 by Admin1
12/05/2020
in Cerbung
0

+++

MATA Ibnu hampir copot. Ia seakan tak percaya. Ia terkejut luar biasa saat melihat angka yang tertera di buku rekeningnya. Nilai yang tercantum di rekening tersebut selama hampir 12 tahun lebih, ternyata hampir mencapai angka 1 miliar.

Nilai ini terlalu besar baginya. Apalagi selama ini ia hanya mampu mencari uang hari demi hari untuk bertahan hidup.

Uang dengan nilai paling tinggi yang sering dilihatnya selama ini hanya ratusan ribu. Namun sejak kemarin, ia diberi kabar mendapat wasiet dari ayah angkatnya dengan nilai di luar dugaan.

Beberapa hari lalu, ia masih berkutat dengan langkah alternative untuk tetap bisa berangkat ke Australia meski tidak ada beasiswa dan tabungan yang memadati. Kemarin, ia bertemu dengan Dara, dan malamnya mereka langsung berangkat ke Bireuen untuk berziarah ke makan orangtua dan keluarga angkatnya.

Usai ziarah, mereka berkunjung ke bekas rumah almarhum ayah Dara untuk sekedar bernostalgia.

Kemudian keduanya sama-sama bertemu dengan pengacara keluarga besar Dara, Pak Bram di kantor pria itu, serta kemudian sama-sama ke bank yang dituju.

“Jumlah ini total deposit selama ini. Apakah mau dicairkan atau bagaimana pak?” ujar petugas di bank setempat.

Ibnu berulangkali menghitung nol di print rekening miliknya. Ia seakan tak percaya dengan angka-angka yang tertera di sana. Ia seakan tak percaya dengan semua kebaikan almarhum ayah angkatnya, Buyung, yang juga ayah Dara.

Ibnu masih kaku. Tangannya berulangkali menutup wajah. Ia seakan tak percaya dengan apa yang dilhatnya tersebut. Dara dan Bram kemudian mengajak Ibnu keluar dari bank sementara guna menenangkannya.

Mereka bertiga kemudian menuju ke café di sudut Kota Bireuen. Café ini relative sepi dibandingkan warung lainnya.

Di depan café ternyata ada mushala kecil, Ibnu meminta izin untuk wudhu dan salat di sana. Ia ingin bersyujud syukur atas rahmat yang dilimpahkan kepada dirinya selama ini. Ia ingin berzikir untuk mengirim doa kepada keluarganya dan keluarga angkatnya yang telah begitu baik kepada dirinya.

Dara menyusul beberapa menit kemudian.

Ibnu benar-benar terharu atas kehendak tuhan kepada dirinya dalam dua hari terakhir.

Usai salat, Ibnu menemui Bram yang duduk sendiri sambil menikmati Sanger Arabika.

“Dara belum selesai ya?” tanya Bram.

Ibnu tersenyum. “Belum kayaknya. Mungkin sedikit lebih lama,” ujar Ibnu.

Bram tersenyum. Ini merupakan waktu tepat baginya untuk berbicara serius dengan pemuda yang selama ini hanya nama yang ia kenal.

“Ibnu. Keluarga Dara di Sumatera Barat, sedang dalam perjalanan ke Aceh. Mungkin mereka baru tiba sekitar 4 jam lalu. Mereka minta aku menyampaikan langsung wasiet terakhir almarhum Pak Buyung. Apa kamu siap?” ujar Bram tiba-tiba.

Ibnu terpaku. Kapalanya kemudian mengangguk. Wasiat ini paling membuatnya penasaran sejak kembali. Mungkin yang akan disampaikan lebih mengejutkan dari besaran nilai deposit tadi.

“Ini terkait antara kamu dan Dara,” ujar Bram.

{Bersambung]

 

Tags: wasiet
Previous Post

Doni Sebut Salat Ied Berjamaah Tergantung Kondisi Wabah Covid-19

Next Post

DPRA Pertanyakan Solusi dari Eksekutif Aceh Soal PHK Selama Covid-19

Next Post
DPRA Pertanyakan Solusi dari Eksekutif Aceh Soal PHK Selama Covid-19

DPRA Pertanyakan Solusi dari Eksekutif Aceh Soal PHK Selama Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

07/08/2026
569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

07/08/2026
“Hapus Pokir Bersifat Kuota, Kembalikan APBA dan APBK ke Jalur yang Benar”

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

07/08/2026
DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

07/08/2026
YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

07/08/2026

Terpopuler

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Wasiat (99)

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com