Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Wasiet (111)

Admin1 by Admin1
25/05/2020
in Cerbung
0

“Aku tidak tahu,” ujar Ibnu dengan nada pelan.

“Saat kamu pulang ke Ngawi. Aku bertemu dengan Dara, anak ayah angkatku di masa lalu. Aku baru tahu kalau kami dijodohkan sejak kecil,” kata Ibnu lagi.

Riska tertunduk lesu. Ia sebenarnya sudah mengetahui hal tersebut dari Ahmadi. Namun Riska tetap berharap masih memiliki celah untuk dekat dengan Ibnu dan bisa mengubah takdir mereka berdua.

“Kami belum menikah. Dara juga memberiku kebebasan hingga dua tahun kedepan untuk menentukan pilihan. Namun justru hal ini yang membuatku sulit untuk menyakitinya,” ujar Ibnu kemudian.

Ibnu menarik nafas panjang. Ada banyak hal yang membuat dirinya serba salah. Sedikit kesalahan yang dilakukannya justru akan mengakibatkan kedua wanita itu. Maka ia ingin berbicara apa adanya.

“Aku tak tahu takdir seperti apa yang menantiku kedepan. Tapi jika mau jujur, aku menghargai setiap waktu yang kita lalui di masa lalu. Namun untuk saat ini, aku juga tak ingin menyakiti Dara dan tak bisa memberikan harapan palsu kepada dirimu,” ujar Ibnu kemudian.

“Sama seperti komitmen kita dulu.  Biarkan waktu mengalir. Saat ini fokuslah pada program magister. Siapa tahu, Riska akan mendapatkan jodoh yang lebih baik kedepan. Rahasia tuhan tidak ada yang tahu,” kata Ibnu.

Riska tak menjawab. Sedangkan Ibnu terdiam usai berkata-kata.

“Hubungan kalian sangat rumit. Tapi aku berharap kalian berjodoh,” sela Dela yang sedari tadi menguping pembicaraan Ibnu dan Riska.

Ibnu mencoba tersenyum. Ia ingin suasana mencair. Namun tak ada kalimat yang tepat yang coba diungkapnya untuk menyenangkan hati gadis di sampingnya itu.

“Bisakah kita tetap berteman?” ujar Ibnu ke Riska.

Tapi Riska menggeleng. Keputusan tersebut membuat Ibnu terkejut.

“Aku tidak bisa berpura-pura Mas dengan apa yang terjadi,” ujarnya.

“Izinkan aku berusaha maksimal untuk membuatmu kembali berpaling padaku. Tapi tentu dengan cara-cara yang baik dan sesuai dengan tuntunan agama kita. Aku akan membuatmu jatuh cinta,” ujarnya.

“Izinkan aku meluluhkan hati orangtuaku dan menantimu hingga batas kemampuan yang kumiliki. Biarkan aku mencintai Mas dalam diam. Namun keputusan akhir ada pada Mas Ibnu sebagai lelaki. Siapapun yang Mas pilih, berarti itu adalah keputusan akhir untukku,” kata Riska.

Ia mencoba tersenyum tapi sorot matanya cukup tajam.

“Bukankah seperti kata Mas di masa lalu, bahwa jodoh yang sah itu ketika ijab Kabul terjadi. Selama hal itu belum terjadi, maka tidak ada ikatan apa-apa. Perjodohan itu hanya ada istiadat,” kata Riska lagi.

Ibnu tak bisa berkata-kata. Suasana hening. Ia mencoba menutup mata dan berharap pesawat segera mendarat di Australia.

Ia benar-benar susah menaklukan argumentasi Riska.

[Bersambung]  

Tags: wasiet
Previous Post

Tips Mencari Pasangan bagi Para Jomblo Selama Idul Fitri

Next Post

Di Usia Senja, Kakek Tua Renta Hidup Sendiri dalam Sebuah Gubuk Reot di Klut Raya

Next Post
Di Usia Senja, Kakek Tua Renta Hidup Sendiri dalam Sebuah Gubuk Reot di Klut Raya

Di Usia Senja, Kakek Tua Renta Hidup Sendiri dalam Sebuah Gubuk Reot di Klut Raya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

Mahasiswa KPM Mandiri Kelompok 15 UINSUNA Lhokseumawe Perkenalkan Transformasi Kampus ke Siswa MAN 2 Aceh Tengah

07/08/2026
569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

07/08/2026
“Hapus Pokir Bersifat Kuota, Kembalikan APBA dan APBK ke Jalur yang Benar”

KPK Ditantang Bongkar Tiga “Sarang Korupsi” di Aceh

07/08/2026
DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

DPD Laskar Prabowo 08 Aceh Raih Penghargaan dari DPN Atas Dedikasi Kawal Asta Cita Prabowo di Aceh

07/08/2026
YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

YARA Serahkan Infak Rp10 Juta kepada Baitul Mal Aceh, Perkuat Sinergi Pengelolaan Zakat yang Amanah ‎

07/08/2026

Terpopuler

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

Wasiet (111)

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

569 Peserta Ikuti PD-PKPNU Pidie Jaya, NU Tekankan Kader Berideologi dan Berdampak

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com