Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Terkait Protes BLT, Ini Penjelasan Reje Kampung Rejewali

Atjeh Watch by Atjeh Watch
13/06/2020
in Lintas Tengah
0
Terkait Protes BLT, Ini Penjelasan Reje Kampung Rejewali

TAKENGON – Ibu Rumah Tangga (IRT) Muniarti, melakukan aksi protes terkait namanya dihapus dari penerima BLT pada 11 Juni lalu. Reje Kampung Rejewali pun mengklarifikasi kejadian tersebut, Sabtu (13/6/2020).

Menurut Armaja selaku Rere Rejewali Kecamatan Ketol, musyawarah penerima BLT di desa tersebut dilakukan secara tranparansi sebanyak 3 kali. Musyawarah pertama dilakukan pada 13 Mei 2020, ditetapkan penerima BLT sebanyak 37 keluarga, selanjutnya, calon penerima itu ditempel difasilitas umum.

“Setelah kami tempel penerima BLT sebanyak 37 Keluarga. Masyarakat protes menginginkan semua masyarakat dibagi rata, walau hanya Rp 50.000 saja,” ujar Armaja

Armaja menjelaskan kategori-kategori yang berhak menerima bantuan dari anggaran APBN itu, namun masyarakatnya punya opsi tersendiri dalam musyawarah tersebut. Munculah sebuah kesepakatan bersama anggaran Rp 600 ribu itu dibagi tiga, satu orang hanya menerima Rp200 ribu, 2 orang penerima gandeng dalam penerima BLT ini, namun yang tanggungjawab hanya satu orang.

“Munculah sebuah kesepakatan, yang mendapat BLT sebanyak 33 Kepala Keluarga, dengan catatan satu penerima dibagi untuk 3 orang, dengan catatan kesepakatan bersama dan tidak ngomel,” ungkap Armaja

Lanjutnya, kemudian undangan penerima BLT di bagi sesuai kesepakatan, beberapa hari kemudian undangan tersebut ditarik kembali karna masyarakat mengingkari janjinya, dan di adakan rapat ke tiga kalinya.

“08 Juni 2020 kembali dilakukan musyawarah dengan masyarakat yang dihadiri sebanyak 32 orang, dalam musyawarah itu ditetapkan penerima BLT sesuai dengan peratutan yang telah dikeluarkan pemerintah,” tambahnya.

Menurut Reje Armaja, Pihak keluarga Abidinsyah namanya dihapus dari penerima BLT tanpa ada keterangan apapapun itu sama sekali tidak benar.

“Itu tidak benar, kami tidak semerta-merta mengeluarkan penerima BLT begitu saja, ada prosedur yang harus kami lalui, yaitu musyawarah mufakat. Saya yakin ada muatan lain dalam cerita ini, ada oknum yang ingin menggulingkan saya,” kata Reje Kampung Rejewali, Sabtu (13/06/2020).

Tambah Reje, Ia juga ingin seluruh masyarakat kampung Rejewali menerima bantuan dampak Covid-19 itu, namun apa boleh dikata, anggaran di desa itu tak cukup jika disalurkan untuk seluruh masyarakatnya.

“Perlu kami tekankan, keluarga Abidinsyah tidak dicoret dari penerima BLT, melainkan ini permintaan masyarakat. Jika ia dicantumkan dalam penerima BLT secara otomatis dari 41 KK lainya yang terdaftar menerima Bansos akan ikut menerima, kenapa dia bisa kami kenapa tidak, untuk menghindari konflik itu, maka masyarakat memutuskan keluarga Abidinsyah tidak menerima BLT,” jelas Armaja sembari menuturkan suami dari Murniati (Abidinsyah-red) adalah lawan politik saat pemilihan kepala desa pada tahun 2017 yang lalu.

Reporter: Romadani

Tags: BLTKampung Rejewali
Previous Post

Plt Gubernur Tinjau Lokasi Pembukaan Lahan Tanam Jagung di Aceh Besar

Next Post

Sekda Minta UPTD-IBI Saree Tingkatkan Kinerja

Next Post
Sekda Minta UPTD-IBI Saree Tingkatkan Kinerja

Sekda Minta UPTD-IBI Saree Tingkatkan Kinerja

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

Unjukrasa Mahasiswa Soal Pergub JKA, Jubir Nurlis: Penting untuk Bahan Evaluasi

11/05/2026
Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

11/05/2026
Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

Kemendagri Sebut Pembangunan Aceh Harus Tumbuh Bersama Alam

11/05/2026
314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

11/05/2026
Polisi Amankan 10 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Ulee Lhee

Polisi Amankan 10 Unit Sepeda Motor Balap Liar di Ulee Lhee

11/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

Tabligh Akbar Muhammadiyah Abdya, Dr. Safaruddin Titip Beberapa Pesan Keumatan

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Krak, Pasangan Asal Aceh Tempuh Perjalanan Darat dari Indonesia hingga Mekkah

Resmi Dilantik, PC IPNU Aceh Besar Siap Perkuat Gerakan Pelajar NU

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com