SINGKIL – Petani pala dan cengkeh, Bezisekhi, 26 tahun, warga Dusun Anaoeik Desa Suka Makmur Kecamatan Pulau Banyak Barat Kabupaten Aceh Singkil mengaku belum pernah mendapat penyuluhan dibidang pertanian.
“Tidak pernah ada penyuluhan di dusun sini, kitakan bertani disini cuma tenaga kita sendiri, tidak pernah di masukin saran-saran (ilmu pertanian/penyuluhan) untuk dusun ini,” kata Bezisekhi di kebun pala miliknya, Dusun Anaoeik Desa Suka Makmur Kecamatan Pulau Banyak Barat.
Saat ini, Bezisekhi (26), memiliki 2 hektar kebun pala dan cengkeh.
Bezisekhi menambahkan bahwa saat ini para petani sangat membutuhkan pembinaan karena hasil panen buah cengkeh miliknya kurang maksimal dan berharap ada penyuluhan pertanian di wilayahnya
“Contohnya Pala ini, batangnyakan ada tapi bunganya kekurangan. Entah pupuknya kurang? kan ini belum di pupuk,” kata Bezisekhi.
“Cuman yang sanggup kita petani inikan, cuma ambil bibit dari pulau-pulau mana, habis itu tanam, cuman itu saja. kalau kamu hidup situ, hidup. Kalau kamu berbuah, berbuahlah,” katanya.
Hingga berita ini di tayangkan Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) tidak dapat dihubungi untuk meminta konfirmasi.
Laporan Ahmad Azis









