Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Tersangka Penistaan Agama Asal Amerika Tewas Ditembak di Pakistan

Admin1 by Admin1
01/08/2020
in Internasional
0

Jakarta – Warga negara Amerika tewas ditembak di tengah sidang penistaan agama yang berlangsung di Peshawar, Pakistan. Warga yang diketahui bernama Tahir Ahmed Naseem itu ditembak saat publik mulai diperbolehkan masuk ke ruang sidang.

“Kami terkejut, sedih, sekaligus marah atas apa yang terjadi terhadap Naseem,” ujar pernyataan pers Kementerian Luar Negeri Amerika, Jumat, 31 Juli 2020.

Sebelum tewas ditmbak, Naseem adalah terdakwa kasus penistaan agama di mana ia mengklaim sebagai nabi. Di Pakistan, hukumnya mengatur bahwa siapapun yang mengklaim sebagi nabi bisa dihukum mati atau penjara seumur hidup.

Naseem ditangkap pada 2018 lalu. Sebelumnya, ia tinggal di Illinois dan baru pindah ke Pakistan ketika kenalannya mengajak ia pergi ke sana untuk menyebarkan ajarannya. Tidak diketahui apakah Naseem menyadari resiko hukum penistaan agama yang berlaku di Pakistan.

Pembunuh Naseem, hingga berita ini ditulis, belum diketahui namanya. Ia ditangkap tak lama setelah menembak Naseem di ruang sidang. Menurut keterangan Kepolisian Peshawar, penembak Naseem mengenalnya dan menyebutnya sebagai musuh agama.

Hal yang belum terungkap, menurut Kepolisian Peshawar, adalah bagaimana pelaku bisa masuk ke ruang sidang membawa senjata. Selain ruang sidang selalu dijaga ketat, senjata api bukan barang mudah didapatkan di Pakistan.

“Penduduk tidak bisa membeli senjata tanpa surat izin. Selain itu, tidak semua warga publik bisa masuk ke ruang sidang dengan bebas,” ujar keterangan Kepolisian Peshawar.

Sumber: tempo

Previous Post

Daftar Negara yang Tumbang Dihantam Resesi Ekonomi

Next Post

Walikota Serahkan 200 Hewan Kurban di Banda Aceh

Next Post

Walikota Serahkan 200 Hewan Kurban di Banda Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

Pemerintah Aceh Pacu Pemulihan Sawah Terdampak Bencana Hidrometeorogi

22/07/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa M5,5 Guncang Gayo Lues

22/07/2026
Hadirkan AMAN, Kemenag Permudah Laporan Dugaan Kekerasan

Hadirkan AMAN, Kemenag Permudah Laporan Dugaan Kekerasan

22/07/2026
Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

Sosok Ferran Torres, Pencetak Gol Tunggal Penentu Spanyol Juara Dunia 2026

22/07/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

STAI Tgk. Chik Pante Kulu dan Mahkamah Syar’iyah Kota Banda Aceh Bangun Kolaborasi Penguatan Tridarma Perguruan Tinggi

22/07/2026

Terpopuler

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

BPBD Buka Bursa Ketua FPRB Pidie Jaya, Figur Tangguh Hadapi Ancaman Bencana Dicari

21/07/2026

Tersangka Penistaan Agama Asal Amerika Tewas Ditembak di Pakistan

Kapaloe, Kepala BGN Nanik S Deyang Mundur

Rp4,65 Miliar Dana Umat Siap Disalurkan, Baitul Mal Pidie Perketat Verifikasi demi Cegah Salah Sasaran

DPRK Pidie Warning Baitul Mal: Jangan Sampai Bantuan Salah Sasaran

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com