Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

“Juru Runding Jangan Jadi Duri Bagi Aceh”

Admin1 by Admin1
06/08/2020
in Lintas Timur
0

Aceh Utara – Salah satu mahasiswa Aceh yang berdomisili di Aceh Utara, Zubaili angkat suara Jelang 15 tahun peringatan perdamaian Aceh RI-GAM melalui Memorandum of Understanding (MoU) Helsinki pada 15 Agustus 2005, yang dinilqi masih banyak yang belum dituntaskan.

Hali itu disampaikan Zubaili, Kamis 6 Agustus 2020.

“Juru runding jangan Jadi duri bagi Aceh.”

Menurutnya, masih banyak butir-butir dan hak-hak serta kewenangan Aceh yang dinilai perlu segera adanya evaluasi secara kontruktif.

“Terutama soal sejauhmana progres implimentasi butir-butir MoU Helsinki dan UU Nomor 11 tahun 2006 tentang Pemerintah Aceh,” katanya.

“Kepada pihak pemerintah RI-GAM yang berdamai, terkhususnya kepada juru runding kedua belah pihak harus bertanggung jawab kepada Aceh. Jangan menjadi pengkhianat atas darah syuhada yang tulus perjuangan untuk Aceh. Jangan menunjukkan sikap saling menyalahkan. Bersatulah dan selesaikan apa yang menjadi kewajiban Aceh,” kata Zubaili lagi.

“15 tahun itu bukanlah masa yang singkat. Namun proses implimentasi MoU Helsinki dan UUPA sangat lamban tidak seperti yang diharapkan. Hal ini menjadi tanda tanya kita semua, lambatnya pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur dan kewenangan Aceh yang belum tuntas. Apakah pemerintah pusat tidak serius dan komit menunaikan janji-janji dalam kesepakatan MoU yang telah ditandanganinya atau Pemerintah Aceh sendiri yang lalai dan tidak mampu meng eksekusi kewenangan yang telah ada.”

Sedangkan kepada Pemerintah Aceh, katanya, baik eksekutif dan legislatif kalian itu diberi amanat oleh Aceh untuk menyelesaikan kewajiban Aceh.

“Sudah seharusnya egois kalian itu dikesampingkan. Jangan berlagak seperti tidak terjadi apa-apa di Aceh. Apakah kalian rela dengan kejadian dimasa konflik? Ada sodara kita yang diperkosa, harta dirampas, meninggal dengan tidak berkepala dan lain sebagainya.”

“Pemerintah Aceh dan DPRA harus ada terobosan dan persepsi yang sama untuk mencari solusi memikirkan nasib MoU ke depan, agar kepercayaan publik tidak hilang baik kepada Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh. Bukan hanya pada persoalan kewenangan Aceh tapi juga menyangkut tingkat kesejahteraan masyarakat, korban konflik dan mantan kombatan GAM,” lanjutnya lagi.

“Kami berharap perlu adanya langkah kongkrit semua stakeholder di Aceh baik di jajaran KPA, maupun partai politik lokal dan nasional guna tercapainya keadilan bagi Aceh,” katanya. []

Previous Post

BKPRMI se-Aceh Salurkan Hewan Qurban

Next Post

Pengamat: Aceh Sedang Tidak Baik-baik Saja Pak Plt..!

Next Post
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Pemerintah Aceh Tangani Covid-19

Pengamat: Aceh Sedang Tidak Baik-baik Saja Pak Plt..!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Afdhal Khalilullah Kembali Dipercaya Pimpin Kwarcab Pramuka Banda Aceh

Afdhal Khalilullah Kembali Dipercaya Pimpin Kwarcab Pramuka Banda Aceh

04/11/2026
Longsor, Jalur Blangkejeren–Kutacane dan Blangkejeren–Blangpidie Lumpuh Total

Longsor, Jalur Blangkejeren–Kutacane dan Blangkejeren–Blangpidie Lumpuh Total

04/11/2026
Banda Aceh Perkuat Ekosistem Startup melalui Integrasi Garuda Spark

Banda Aceh Perkuat Ekosistem Startup melalui Integrasi Garuda Spark

04/11/2026
Menko Yusril Tekankan Solusi Bersama dalam Penyelesaian Persoalan Blang Padang, Dana Otsus, dan Bendera Aceh

Menko Yusril Tekankan Solusi Bersama dalam Penyelesaian Persoalan Blang Padang, Dana Otsus, dan Bendera Aceh

04/11/2026
Sebanyak 205 Jiwa Korban Banjir di Aceh Selatan Mengungsi

Sebanyak 205 Jiwa Korban Banjir di Aceh Selatan Mengungsi

04/11/2026

Terpopuler

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

Saat Kenduri Maulid Jadi Panggung Perlawanan

02/11/2026

Sukandi Salah Minum Obat : Abas Jadi Corong Ala, Farid Wajidi Bongkar Kejanggalan Pengurus Nya

“Juru Runding Jangan Jadi Duri Bagi Aceh”

Rahmat MPI Raih Juara Lomba Catur Tarbiyah Fair 2026 IAIN Takengon

Ohku, Banjir Kembali Menghantam Pidie Jaya, Mendagri Persilakan Tetapkan Tanggap Darurat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com