Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

PPBTPI Minta Pemerintah Aceh Berpihak Pada Perusahaan Kelapa Lokal

Admin1 by Admin1
10/08/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Ketua Persatuan Penangkar Benih Tanaman Perkebunan Indonesia (PPBTPI) Cabang Aceh Zakaria menyanyangkan pemerintah Aceh yang manaruh anggaran besar pada benih kelapa Pandan Wangi dibanding bibit kelapa dalam unggul lokal, jenis kelapa Aceh.

“Harusnya pemerintah Aceh mengutamakan benih kelapa dalam unggul lokal, karena peruntukannya untuk minyak dan bumbu masak, dibanding kelapa pandan wangi yang hanya untuk dikonsumsi airnya,” kata Zakaria kepada media di Banda Aceh, Senin (10/8).

Selain itu–kata Zakaria seharusnya pemerintah lebih berpihak kepada kelapa dalam unggul lokal, lantaran perusahaan pembibitannya sertifikasi sudah dikembangkan di Aceh, dibanding pandan wangi yang bergantung pada perusahaan sumatera utara.

“Plt Gubernur Aceh dan tim TAPA harus segera memberi porsi anggaran kepada perusahaan lokal ini, jangan sampai kelapa lokal benar-benar habis dan hilang sehingga Aceh menjadi tergantung daerah lain,” ujar Zakaria.

Zakaria mencontohkan pada tahun 2020 pun sudah terjadi monopoli untuk jenis kelapa Pandan Wangi yang dilakukan oknum di Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh dimana hanya 3 perusahaan yang mendapat dukungan dari perusahaan CV. Bumi Mitra Sumatera Utara, dan 3 perusahaan tersebut diduga milik 1 orang.

“Ini terjadi karena pemerintah Aceh tidak berpihak pada petani lokal,” jelasnya.

Kata Jack, panggilan lain Zakaria, melihat kondisi ini, sebaiknya pada tahun depan, kelapa pandan wangi digantikan dengan Kelapa Dalam unggul lokal, karena untuk perusahaan Kelapa Dalam Unggul Lokal sudah meniliki ijin produksi di Aceh.

“Pemerintah Aceh harus menggantikan kelapa Pandan Wangi asal Medan dengan Kelapa dalam unggul lokal yang ada di Aceh, karena selain bisa menghidupi perusahaan lokal sekaligus untuk pelestarian kelapa Aceh,” demikian Zakaria.[]

Previous Post

Pemerintah dan Ulama Aceh Besar Bersinergi Hadapi Covid-19

Next Post

Soal Penanganan Covid di Aceh, Pengamat: Dana Banyak Tapi Kemampuan Kurang

Next Post
Covid-19 Aceh: Puskesmas Harusnya Jadi Ujung Tombak Penanganan

Soal Penanganan Covid di Aceh, Pengamat: Dana Banyak Tapi Kemampuan Kurang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

19/09/2026
Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

Krak, Aceh dan Sumsel Sabet Juara MTQ Nasional 2026 di Jawa Tengah

19/09/2026
Tiga Santri Dayah Insan Qurani Tuntaskan Mimpi Aceh di MTQ Nasional 2026

Tiga Santri Dayah Insan Qurani Tuntaskan Mimpi Aceh di MTQ Nasional 2026

19/09/2026
Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk Warga Terdampak Kebakaran di Aceh Tenggara

Pemerintah Aceh Salurkan Bantuan Rp323,5 Juta untuk Warga Terdampak Kebakaran di Aceh Tenggara

19/09/2026
Illiza: Kopi Bukan Sekadar Minuman, Tapi Budaya dan Penggerak Ekonomi

Illiza: Kopi Bukan Sekadar Minuman, Tapi Budaya dan Penggerak Ekonomi

19/09/2026

Terpopuler

PPBTPI Minta Pemerintah Aceh Berpihak Pada Perusahaan Kelapa Lokal

10/08/2020

Produktivitas Padi Abdya Tembus 10,2 Ton per Hektare, Bukti Keberhasilan Penyuluh dan Petani

ASN, Non ASN, dan Honorer yang Belum Aktifkan IKD Segera Registrasi dan Aktivasi

Luar Biasa! Hasil Panen di Blangpidie Capai 8,7 Ton per Hektare, Rekor Tertinggi Selama 6 Tahun

Paguyuban Masyarakat Gayo di Banda Aceh Akan Gelar Didong Jalu Semalam Suntuk

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com