Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Buku Bashirah Imaniyah Launching Pada Kajian Profesi

Admin by Admin
21/08/2020
in Nanggroe
0

ACEH- Dalam berdakwah sangat diperlukan ilmu dan ketauladanan. Dua nilai tersebut seakan semakin tergerus oleh perubahan dan kemajuan zaman yang tak diimbangi oleh kekuatan iman dan kemuliaan akhlak. Perseteruan yang berujung rusaknya persatuan ummat kian tampak terpampang. Perbedaan yang awalnya sederhana lagi lumrah, kemudian berubah menjadi rumit lagi sensitif. Padahal ke semua kelompok dakwah sama-sama mengemban misi ilallah; yaitu mentauhidkan Allah dan memanusiakan manusia.

Ba’da Shubuh sabtu 22 Agustus 2020 bertempat di Mesjid At- Taqwa Blangpidie, Aceh Barat Daya, Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kab. Aceh Barat Daya mengadakan kajian profesi yang dilaksanakan bulanan. Kegiatan ini sekaligus launching Buku terbaru karya Ust. H. Roni Haldi, Lc, salah seorang ASN Kementerian Agama Kab. Aceh Barat Daya yang bertugas sebagai penghulu pada KUA Kec. Susoh.

Buku Bashirah Imaniyah itu adalah buku ke enam yang telah dihasilkan oleh Ustadz Roni; panggilan akrabnya. Setelah sebelumnya beliau menulis Buku lingkaran Pekat Muslihat (2019), Melipat Hasrat Menyimpan Siasat (2019), Semerbak Petuah Ayah (2019), Mahligai Terindah Di Rumah Nan Berkah (2020), Memunguti Cahaya Al-Qadar (2020).

Ustadz Prof. Dr. Abdul Somad,Lc. D.E.S.A. Ph.D pada pengantar buku Bashirah Imaniyah mengatakan, “Perlu terbang dua belas jam untuk mempersatukan jarak di antara mereka. Belum lagi perbedaan watak suku, bahasa, dan adat istiadat. Tapi, Ustadz Roni Haldi Alimi—adik kelas saya di Al-Azhar Mesir—mampu membuat mereka seolah-olah dua orang sahabat dekat: Ustadz Hasan al-Banna dan Buya Hamka.

Ada beberapa titik temu antara mereka berdua: Sama-sama terlahir dan besar saat penjajahan negeri-negeri Islam di bawah kolonial Barat. Ustadz Hasan al-Banna lahir tahun 1906, dan Buya Hamka lahir tahun 1908.

Sama-sama memiliki semangat perjuangan Islam, tanpa melupakan nasionalisme. Kata “religius-nasionalis” tepat untuk mereka berdua. Sama-sama memperjuangkan nilai-nilai Islam dalam bingkai modernisme.

Ustadz Hasan al-Banna dengan Ikhwanul-Muslimin-nya, sedangkan Buya Hamka dengan ormas Muhammadiyah dan Partai Masyumi. Sama-sama merasakan pahit getirnya perjuangan. Buya Hamka mendekam di penjara rezim Orde Lama. Sedangkan Ustadz Hasan al-Banna sampai gugur sebagai syahid. Ustadz Roni Haldi Alimi mampu meramunya menjadi sebuah kisah menarik.

Ternyata beliau tidak hanya menulis, tapi
semangat perjuangan Ustadz Hasan al-Banna dan keindahan sastra Buya Hamka bersemayam pula dalam dirinya.”

Semoga hadirnya buku Bashirah Imaniyah ini dapat menjadi referensi dan renungan keteladanan bagi kita semua dalam berdakwah dan menjaga ukhuwah dengan sesama kita.

Previous Post

Dicari Klub yang Mampu Beli Messi Rp12,2 T dari Barcelona

Next Post

Studi: Limbah Plastik di Atlantik Lebih Banyak dari Dugaan

Next Post
Studi: Limbah Plastik di Atlantik Lebih Banyak dari Dugaan

Studi: Limbah Plastik di Atlantik Lebih Banyak dari Dugaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kesiapan Juri dan Wasit Akuatik Banda Aceh Hantarkan Seleksi O2SN Renang Sukses Besar

Kesiapan Juri dan Wasit Akuatik Banda Aceh Hantarkan Seleksi O2SN Renang Sukses Besar

11/06/2026
HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis

HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Gelar Operasi Bibir Sumbing dan Celah Langit-Langit Gratis

11/06/2026
H. Muhammad Ridha Terpilih Pimpin DPC PKB Pidie Jaya, Hery Ahmadi Dapat Apresiasi atas Pengabdian

H. Muhammad Ridha Terpilih Pimpin DPC PKB Pidie Jaya, Hery Ahmadi Dapat Apresiasi atas Pengabdian

11/06/2026
Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Lambaro – Batas Sigli Rp12 Miliar Disorot, Alamp Aksi Minta APH dan Itjen PUPR Turun Tangan

Proyek Preservasi Jalan dan Jembatan Lambaro – Batas Sigli Rp12 Miliar Disorot, Alamp Aksi Minta APH dan Itjen PUPR Turun Tangan

11/06/2026
Hardiknas dan HUT ke-19 Pidie Jaya, 600 Pelajar dari Wilayah Terdampak Bencana Ikuti Dialog Interaktif

Hardiknas dan HUT ke-19 Pidie Jaya, 600 Pelajar dari Wilayah Terdampak Bencana Ikuti Dialog Interaktif

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com