Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Corona di Aceh Meningkat, IDI: Harus Ada Strategi Penanganan

Admin1 by Admin1
06/09/2020
in Nanggroe
0
Hadiri Pesta di Spanyol, Pangeran Belgia Positif Covid-19

ilustrasi corona (Dok.Pixabay.com)

Banda Aceh – Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Aceh dr Safrizal Rahman menilai kasus Corona (COVID-19) di Aceh sudah sampai pada tahap sangat serius, karena terus meningkat. Penanganan Corona disebut harus punya strategi.

“Sampai saat ini kita berpikir Aceh sudah sampai pada tahap sudah sangat serius. Kita harus punya strategi. Kalau tidak, kita bisa tidak berdaya nanti,” kata Safrizal saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (4/9/2020).

Menurut Safrizal, tingginya angka kematian Corona di Aceh disebabkan oleh tingginya kasus positif. Pasien yang meninggal umumnya mengalami penyakit penyerta (komorbid) serta bergejala berat.

Pasien-pasien tersebut dirawat di ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) di Rumah Sakit Umum Zainal Abidin (RSUZA), Banda Aceh. Safrizal menjelaskan ruang RICU hampir setiap hari penuh karena banyaknya pasien.

“Dikhawatirkan, kalau ada pasien berat lain (tapi) ruang RICU penuh, nggak bisa dimasukkan, dirawat di tempat biasa. Tentu dengan di RICU saja susah kita untuk bisa membantu mereka, apalagi tanpa ada perawatan intensif,” ujar Safrizal.

Untuk diketahui, berdasarkan data Satgas COVID-19 pusat, per hari ini kasus positif Corona di Aceh ada tambahan 90 orang. Secara total kasus terkonfirmasi COVID-19 di Aceh ada 1.884. Kasus sembuh total 434, lalu meninggal 74 orang.

Sebelumnya, IDI memberikan tiga rekomendasi kepada pemerintah Aceh untuk mencegah menyebarnya COVID-19. Surat rekomendasi IDI bernomor 594/IDIACEH/VIII/2020 diteken Ketua IDI Aceh dr Safrizal Rahman beserta 22 ketua IDI cabang kabupaten/kota.

Menurut Safrizal, IDI mengajukan saran untuk pembatasan bertahap hingga target positivity rate 5 persen dengan active case finding.

“Rekomendasi pertama kita pembatasan aktivitas dimulai dengan gerakan bekerja di rumah (work from home/WFH) guna menghindari keramaian dan penularan tempat kerja,” jelas Safrizal, Kamis (13/8).

Sementara itu, rekomendasi kedua adalah pemberlakuan jam malam bila WFH tidak mampu menurunkan kasus positif. Menurutnya, pemberlakuan jam malam bertujuan mengurangi keramaian pada malam hari, terutama di ruang publik, seperti warung kopi dan kafe.

“Apabila kasus jumlah kasus terus meningkat, perlu dipertimbangkan pengajuan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) guna menghentikan penyebaran virus SARS-CoV-2,” ujar Safrizal.

Sekadar informasi, jumlah positif Corona di Aceh hari ini bertambah 90 orang sehingga totalnya menjadi 1.883 kasus.

Sumber: detik.com

Tags: Corona
Previous Post

Ledakan di Masjid Bangladesh Tewaskan 16 Orang, Puluhan Luka

Next Post

Kasus Corona di Aceh Timur Bertambah Dua Orang

Next Post

Kasus Corona di Aceh Timur Bertambah Dua Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

Lagi, Staf Ahli dan Pejabat Lainnya di Abdya Ikuti Program “Satu Pejabat Satu Anak Yatim”

06/09/2026
IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

IKAT Gelar Mubes V, Usung Agenda Penguatan Syiar Dakwah dan Kemandirian Kelembagaan

06/09/2026
Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

Jelang Kedatangan Utusan AS, Putin Perintahkan Setop Serang Kyiv

06/09/2026
Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

Jepang-Rusia Makin Panas Gara-gara Patung Perang Kontroversial

06/09/2026
Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

Membongkar 70 Paket Benih DKP Pidie Jaya: Rp10 Miliar, Pokir, dan Jejak Vendor, Mengapa Tak Dilelang?

05/09/2026

Terpopuler

Hadiri Pesta di Spanyol, Pangeran Belgia Positif Covid-19

Corona di Aceh Meningkat, IDI: Harus Ada Strategi Penanganan

06/09/2020

Senat UIN Ar-Raniry Minta Pemerintahan Aceh Transparan Terkait Anggaran Tanggap Darurat, Masa Transisi, dan Rehab-Rekon PascaBencana Hidrometorologi

Pelatihan Kader Penggerak Nanggroe Japakeh 2026 Dibuka

Sekda, Para Kadis hingga Camat mulai Ramai jadi Orang Tua Asuh Anak Yatim di Abdya

3.069 Huntap Pidie Jaya, Baru 110 Ditender: Korban Bencana Kembali Menunggu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com