BLANGPIDIE -Sayuti (35) warga Gampong Kuta Murni Kecamatan Setia diduga hilang saat sedang berada di Bagan (kapal penangkap ikan) di laut seputaran perairan Tangan-Tangan Cut Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).
Adapun kronologis diduga hilangnya korban menurut info yang diterima awak media dari beberapa sumber menyebutkan. Pada hari Minggu Tanggal 18 Oktober 2020, sekira pukul 17.00 Wib korban berangkat melaut dengan Bot Langsir Bagan KM. Mariatun 01 beserta ABK lainnya. Kemudian keesokan harinya, Senin 19 Oktober 2020 sekira pukul 07.00 wib Pawang Bot mengajak atau memerintahkan semua anak buah kapal atau bagan untuk pulang ke darat, namun korban tidak mau pulang ke darat dengan kehendak sendiri, selanjutnya pawang beserta ABK lainnya berangkat pulang ke darat, dan korban tinggal sendiri di Bagan Mariatun 01.
Selanjutnya pada hari Senin dini hari tanggal 19 Oktober 2020, sekira pukul 17.30 wib Bot Bagan Mariatun 01 berangkat atau bertolak dari Pelabuhan Susoh untuk menuju ke Bagan Mariatun 01 yang posisi bagannya di atas Gampong Tangan-tangan Cut perairan laut Aceh Barat Daya.
Sekira pukul 18.00 wib, setelah Bot sampai di Bagan Mariatun 01, Pawang dan ABK lainnya tidak melihat korban di Bagan (kapal). Selanjutnya Pawang dan ABK naik ke kapal untuk memeriksa keberadaan korban atas nama Sayuti alias Ateng, namun Pawang dan ABK lainnya tidak menemukan korban didalam Kapal Mariatun 01.
Pada saat pencarian ke seluruh bagian badan Kapal Kapten (Pawang) Zainal Arifin beserta ABK hanya menemukan pakaian korban yang belum dipakai, dan alat pancing korban yang sudah tercecer benangnya. Kemudian Pawang Kapal ikan itu juga melihat tali jangkar bagan Mariatun 01 milik Sulaiman sudah dalam keadaan berantakan atau terurai dari tempatnya.
Setelah melihat kejadian tersebut Pawang Zainal Arifin via telepon seluler langsung menghubungi Syarifudin Panglima Laut Teupin Kecamatan Setia Kabupaten Aceh Barat Daya, kemudian Panglima Laut Teupin langsung melaporkan kejadian tersebut ke Sat Polair Polres Abdya.
“Setelah dapat informasi dari Zainal selaku Pawang Bagan, saya langsung melaporkan hal ini ke Sat Polair, kemudia, pihak keluarga korban juga melaporkan hal yang sama kepada pihak BPBK Abdya,” ucap Panglima Laut Syarifudin saat berada di medan pencarian bersama para Tim Gabungan, Selasa (20/10/2020).
Sementara itu pihak Polair beserta Personil Polres Abdya, SAR, BPBK, TNI AL dan masyarakat nelayan telah mulai pencarian dengan menyisir disekitar tempat diduga kejadian hilangnya warga Kuta Murni tersebut, namun belum mendapatkan tanda-tanda keberadaan objek.
“Tim sudah melakukan pencarian, namun menurut laporan belum ada tanda-tanda keberadaan korban, pihak kita akan terus berusaha untuk melakukan upaya pencarian ini,” kata Amiruddin Kepala BPBK Abdya kepada awak media.
Reporter: Rusman







