Tim Relawan Muda Partai Aceh (RMPA) berserta sejumlah petinggi PA, KPA serta MUNA mengunjungi seorang mualaf bernama Khatijah, 58 tahun, asal Toba, Sumatera Utara, Jumat 20 November 2020. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Saweu Dhuafa yang dilaksanakan oleh RMPA dan petinggi PA selama ini.
Kegiatan ini turut didampingi oleh Ketua DPR Kabupaten Pidie Mahfuddin Ismail. S.Pd.I, M.A.P, Ketua KPA Bahtiar Abdullah (Madon), Sekjen MUNA Tgk Amri Aiyub juga anggota DPRK Pidie Fraksi PA dapil 5 Elidawati, S.Sos.
Informasi yang diperoleh wartawa, Khatijah merupakan seorang mualaf yang datamh dari Toba Sumut yang datang ke Aceh untuk memeluk Islam.
Tim turut mengantar sejumlah bantuan sembako, sedekah uang tunai dan juga baju layak pakai di Gampong Buni Reulieng, Padang tiji, tepatnya di rumah Khatijah (58).
“Ini merupakan program rutin ba’da Jumat yang dilakukan oleh RMPA,” sebut Koordinator RMPA Fakhrurrazi Kunyet.
Menurutnya, rumah yang ditempati Khatijah merupakan hasil bantuan kolaborasi dari masyarakat setempat dan Baitul Mal Pidie.
Katanya, dhuafa bermarga Nainggolan tersebut datang ke Aceh tahun 2015 setelah suaminya meninggal di tahun 2013 dengan tujuan khusus untuk mensyahdatkan diri kepada Ilahi Rabbi.
“Saya datang ke Pidie Aceh untuk memeluk Islam karena keyakinan dan kecintaan saya pada Negeri Aceh sehinggga saya memilih tinggal di Aceh, tujuan saya khusus untk menjadi muallaf dan saya bawa 3 anak putri kesayangan yang mau ikut saya. Selebihnya ada 5 anak lagi yang tidak mau ikut saya, artinya mereka tidak mau menjadi muslim,” ujar Khatijah kepada Ketua DPRK Pidie.
Sementara itu, Mahfuddin Ismail, mengaku terharu dengan lika liku hidup Khatijah. Apalagi Khatijah dan keluarga ternyata disambut baik oleh masyarakat Padang Tiji.
“Katanya, masyarakat di Buni Reulieng_Peudaya, Kec. Padang Tiji, sangat baik. Semangat yang luar biasa dan pancaran kebahagiaanya menambah semangat kami yang hadir menyerahkan sedikit sembako dan uang tunai kepada Hamba Allah Swt tersebut,” Kata Bang mahfud.
Ketua DPRK Pidie Mahfuddin mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Buni Reulieng_Peudaya Kec. Padang Tiji, karena sangat baik dan memperlakukan tamu Allah muallah dari samosir dengan penuh cinta dan memperlakukannya dengan baik bahkan memberikan sepetak tanah juga mau bergotong royong dalam membangun tempat tinggal buat buk khatijah dan 3 anak yatim.
Ibu Khatijah curhat pada tim RMPA, bahwa sehari-hari bekerja sebagai buruh tani, dengan penghasilan yang tidak menentu. Terkadang keluarga Khatijah juga harus menahan lapar beberapa hari karena kesulitan untuk belanja sehari-hari.
“Di masa seperti ini sangat kurang orang yang menaruh perhatian terhadap keluarga Khatijah, terkadang jika mereka sudah tidak kuat lagi menahan lapar, Khatijah pergi ke rumah kepala desa untuk meminta sedikit beras.
Namun dibalik kesusahan yang keluarga Khatijah rasakan, ia mengaku tetap selalu bersyukur dan menjalani hidup dengan ceria beliau bangga jadi muallaf dan bangga pada masyarakat di sini.
“Warga sangat baik dan suka menolong saya di perlakukan seperti keluarga sendiri oleh orang di sini. Sebagai seorang mualaf, saya sangat semangat dalam mendalami agama Islam. aktif dalam jamaah shalat juga pengajian majelis ta’lim,” ujar Khatijah.
Khatijah berharap agar ada orang-orang yang lebih peduli terhadap nasib keluarganya, terutama anak-anak yang sedang dalam masa pendidikan.
Air mata Khatijah berlinang terharu dan sangat bersyukur juga bahagia karena telah dikunjungi oleh Relawan Muda Partai Aceh RMPA, serta terimakasih yang sangat besar beliau ucapkan atas bantuan yang disalurkan oleh para relawan muda.
Geuchik setempat, Abdurrahman, di akhir pertemuan mengucapkan terimakasih pada tim RMPA sudah menaruh perhatian pada masyarakatnya dan mau berbagi.
“Apalagi beliau adalah seorang muallaf yang selama ini tinggal di sini. kedatangan tim RMPA menjadi motovasi buat buk khatijah juga meringankan beban beliau, sekali lagi kami mengucapkan terimakasih,” katanya.









