BANDA ACEH – Muhammad Nazar dinilai sosok yang tepat menjadi wakil gubernur Aceh. Hal ini disampaikan Dr. Zulhelmi, MHsc, dosen UIN Ar-Raniry, kepada atjehwatch.com, Senin 21 Desember 2020.
“Desas-desus siapa yang menjadi bakal calon wakil gubernur Aceh untuk mendampingi Gubernur Nova Iriansyah terjawab sudah,” kata Zulhelmi.
Menurutnya, PNA sebagai salah satu partai pengusung Irwandi-Nova pada pilkada 2017 lalu telah mengeluarkan rekomendasi kepada tiga nama yakni Muhammad Nazar, Muhammad MTA, dam Muharuddin.
Mengingat, dari ketiga nama tersebut hanya Muhammad MTA yang merupakan kader dari internal PNA. Sementara Muhammad Nazar adalah ketua Umum Partai SIRA, sedangkan Muharuddin dari Partai Aceh yang merupakan lawan politik di Pilkada 2017 lalu.
“Dalam hal ini, kita patut memberikan apresiasi kepada Irwandi Yusuf sebagai Ketua Umum Partai PNA karena lebih realistis dalam menjalankan amanah demokrasi rakyat. Sebagai pimpinan partai, Irwandi Yusuf tidak memaksa diri untuk mencalonkan keluarga dan koleganya untuk disusulkan sebagai bakal calon wakil gubernur Aceh dengan sisa masa jabatan sampai 2022.”
“Namun, dari ketiga nama tersebut diatas. Kami rasa, Muhammad nazar adalah sosok yang tepat untuk mengisi kekosongan kursi wakil gubernur yang selama ini masih lowong akibat intrik politik yang sedang terjadi di Aceh,” kata dia.
Kata Zulhelmi, Muhammad Nazar sudah berpengalaman saat mendampingi Gubernur Irwandi Yusuf pada periode pertamanya menjadi gubernur (2007-2012).
Disamping itu, Muhammad Nazar yang juga mantan aktivis sipil Aceh adalah politikus Aceh yang berasal dari partai politik lokal Aceh, rasanya sosok ini sangat mampuni untuk mendampingi Nova Iriansyah hingga akhir masa jabatannya yang hanya tersisa lebih kurang 2 tahun lagi.
“Maka dari itu, demi terwujudnya Aceh yang damai dan sejahtera, kami sebagai masyarakat Aceh mendorong agar Tgk. Muhammad Nazar dapat kembali menjabat wakil gubernur Aceh untuk mendampingi Nova Iriansyah sampai berakhir masa jabatan,” ujarnya.










