Ismuha: ESWL, Alat Pemecah Batu Ginjal Tanpa Operasi Dibeli dengan Harga Sebesar 4,8 Miliar Rupiah
BLANGPIDIE – Hari ini termasuk salah satu hari yang bersejarah bagi perkembangan usaha untuk mengembangkan pelayanan kesehatan terhadap masyarakat Kabupaten Aceh Barat Daya maupun masyarakat luar kabupaten.
Hal tersebut disampaikan oleh Ismail Muhammad selaku Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Teungku Peukan Abdya pada acara Launching ESWL (Extracorporeal Shock Wave Lithotripsy) alat pemecah batu ginjal tanpa operasi yang berlangsung di rumah sakit tersebut, Jum’at (22/01/2021).
“Di wilayah Barat Selatan Aceh (Barsela) baru di Abdya yang lengkap dengan alat dan dokter juga ada,” ucap Ismuha, panggilan akrap Direktur RSUTP Abdya itu.
Ia mengakui, adapun anggaran yang dihabiskan untuk menghadirkan alat itu ke Abdya dengan menggunakan dana otonomi khusus (DOKA) tahun 2020 senilai Rp 4, miliar lebih.
“Alat ESWL ini seharga 4,8 miliar, dan dibeli dari Doka tahun 2020,” katanya.
Selain itu, RSUTP Abdya juga memperkenalkan alat lainnya seperti CT-Scan terbaik dan juga E-Parking untuk menunjang pelayanan kesehatan yang terbaik hingga mampu bersaing dengan daerah lain.
Reporter: Rusman









