Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Lagi, Unjuk Rasa di Myanmar Memakan Korban Jiwa

Admin1 by Admin1
21/02/2021
in Internasional
0

Jakarta – Dua demonstran tewas dalam sebuah unjuk rasa pada Sabtu, 19 Februari 2021, di Mandalay kota terbesar kedua di Myanmar.

“Sekitar 20 orang luka-luka dan dua orang tewas,” kata Ko Aung, Ketua Relawan Parahita Darhi untuk layanan gawat darurat di Mandalay.

Kubu oposisi di Myanmar masih melakukan unjuk rasa di beberapa kota, termasuk kelompok etnis minoritas, seniman dan pegawai bidang transportasi ikut turun ke jalan. Mereka menuntut berakhirnya pemerintahan militer dan pemimpin de factor Myanmar Aung San Suu Kyi dibebaskan.

Dalam unjuk rasa di Kota Mandalay, Beberapa demonstran menembakkan ketapel ke aparat kepolisian, yang kemudian dibalas dengan tembakan gas air mata dan tembakan. Hanya saja, tidak jelas apakah aparat menggunakan peluru tajam atau peluru karet.

Seorang demonstran laki-laki tewas akibat luka dibagian kepala. Hal ini dikonfirmasi oleh Lin Khaing, asisten editor dari media Voice of Myanmar dan sebuah layanan gawat darurat Mandalay.

“Satu demonstran tertembak dibagian kepala. Dia tewas ditempat. Satu orang lainnya, meninggal kemudian akibat luka dari peluru karet yang ditembakkan ke bagian dadanya,” kata seorang dokter relawan.

Kepolisian Myanmar belum mau berkomentar mengenai hal ini.

Gelombang unjuk rasa di Myanmar masih belum memperlihatkan akan segera mereda. Aksi protes itu untuk melawan kudeta militer yang menggulingkan pemerintahan Suu Kyi. Demonstran sekarang pesimis militer Myanmar akan memegang janji mereka untuk menyelenggarakan pemilu dan menyerahkan kekuasaan pada pemenang pemilu.

Sumber: tempo

Previous Post

Satelit Cina Temukan Sumber Sinyal Radio Misterius dari Alam Semesta

Next Post

Polda Aceh Bakal Awasi Pengelolaan Anggaran di Aceh

Next Post

Polda Aceh Bakal Awasi Pengelolaan Anggaran di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tim SAR Evakuasi Delapan Korban Perahu Terbalik di Aceh Besar

Tim SAR Evakuasi Delapan Korban Perahu Terbalik di Aceh Besar

16/05/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Jembatan Bailey Buka Akses Warga di Pedalaman Aceh Tengah

16/05/2026
PDPM Abdya Brutal Kritisi Persoalan BBM untuk Petani, Dinas Pertanian Gerak Cepat

PDPM Abdya Brutal Kritisi Persoalan BBM untuk Petani, Dinas Pertanian Gerak Cepat

16/05/2026
Netanyahu: Israel Sudah Kuasai 60 Persen Wilayah Gaza

Netanyahu: Israel Sudah Kuasai 60 Persen Wilayah Gaza

16/05/2026
Rusia-Ukraina Tukar Ratusan Tawanan Usai Gagal Gencatan Senjata

Rusia-Ukraina Tukar Ratusan Tawanan Usai Gagal Gencatan Senjata

16/05/2026

Terpopuler

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

14/05/2026

Koreografer Khairul Anwar Nilai Kualitas FLS3N Tari di Aceh Menurun

Senator Azhari Cage Minta Pergub JKA di Aceh Dikaji Ulang

Zul Kande Soroti Pungutan Biaya FLS3N Aceh, Minta Dinas Pendidikan Jaga Prestasi Siswa

Pemuda Muhammadiyah Abdya Desak Semua Komite Sekolah Dievaluasi

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com