MEDAN – Pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman resmi dilantik sebagai Wali Kota-Wakil Wali Kota Medan periode 2021-2025, di Rumah Dinas Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, Jumat (26/2).
Pelantikan mantu Presiden Jokowi yang berpasangan dengan kader Partai Gerindra itu mendapat pengawalan ketat dari TNI – Polri.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, tim Gegana Brimob Polda Sumut bersenjata lengkap dan Barracuda Polda Sumut juga diturunkan untuk mengamankan pelantikan tersebut. Selain itu di setiap pintu masuk aula pelantikan dan gerbang rumah dinas dijaga petugas Satpol PP dan TNI serta Paspampres.
Hanya suami atau istri dari masing-masing yang dilantik yang diperbolehkan hadir langsung menyaksikan pelantikan. Wartawan yang masuk ke ruangan pelantikan juga dibatasi. Sejumlah orang juga tidak diperbolehkan masuk ke gerbang
Bobby Nasution-Aulia Rachman dilantik langsung oleh Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi. Tak hanya Bobby-Aulia, dalam kesempatan itu juga dilantik 10 kepala daerah terpilih lainnya di wilayah Sumatera Utara sesuai hasil Pilkada 2020.
Dalam sambutannya, Edy Rahmayadi mengingatkan tentang loyalitas dan kerjasama.
“Loyalitas contohnya setelah ini saudara balik kanan kembali ke tempatnya masing-masing lakukan segera konsolidasi visi dan misi saudara-saudara. Contoh gubernur Sumatera Utara punya presiden, maka visi saya tak boleh keluar dari visi presiden,” ucap dia.
“Jabarkan itu, tapi tidak boleh bertolak belakang, itulah loyalitas. Senang tak senang lakukan, karena ini petunjuk dari atas ke bawah,” lanjut Edy.
Dia juga menyinggung bupati dan wakil bupati serta wali kota dan wakil wali kota yang cuma bisa akur hanya setahun menjabat.
“Bersamaan dengan loyal itu, wakil bupati wakil wali kota biasanya akur hanya satu tahun. Yang tak ribut pun hanya saya sama wakil gubernur. Tapi orang berteriak semua katanya saya ribut dengan wakil. Saya pastikan wakil gubernur Sumut tak ada mau ribut dengan saya. Karena saya yakin yang saya lakukan,” jelasnya.
“Hentikan semua yang telah lalu selama kontestasi perebutan kekuasaan. Sudah selesai itu, tak ada lagi saling fitnah,” tegas Edy.
Gibran Jadi Walikota Solo
Putra sulung Presiden Joko Widodo yakni Gibran Rakabuming Raka resmi dilantik menjadi Wali Kota Solo, Jawa Tengah pada hari ini, Jumat (26/2). Dia dilantik bersama Teguh Prakosa yang akan mendampinginya sebagai Wakil Wali Kota Solo.
Pelantikan dihelat di Graha Paripurna DPRD Kota Solo, sekitar pukul 08.30 WIB. Gibran dilantik langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo selaku perwakilan pemerintah pusat di daerah.
“Alhamdulillah pelantikan hari ini berjalan dengan lancar. Jabatan ini merupakan amanah dan akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk masyarakat kota solo,” kata Gibran usai pelantikan.
Usai pelantikan Gibran-Teguh, prosesi dilanjutkan dengan pelantikan istri Gibran sebagai Ketua PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
Pelantikan dipimpin oleh istri Ganjar,Atikoh Ganjar Pranowo selaku Ketua PKK dan Dekranasda Provinsi Jawa Tengah.
Diketahui, Gibran-Teguh memenangkan Pilkada Kota Solo 2020 lalu. Mereka mengalahkan pasangan calon dari jalur independen Bagyo Wahyono-FX Supardjo (BaJo).
Gibran-Teguh, yang diusung mayoritas partai politik Unggul telak atas lawannya, Bajo yang hanya mendapatkan 35.055 atau 14,46 persen suara.
Saat ditetapkan sebagai pasangan calon pemenang oleh KPU, Gibran mengaku ingin langsung bekerja optimal saat memimpin Wali Kota Solo mendatang.
“Saya bersama Wakil Wali Kota terpilih, Teguh Prakosa, ke depan menjadi mitra di Pemerintahan Kota Surakarta untuk kerja, kerja, dan kerja,” kata Gibran usai ditetapkan sebagai Wali Kota Surakarta terpilih dalam rapat pleno terbuka oleh KPU Surakarta, di Hotel Swiss Bell Solo, Kamis (21/1).
Gibran ingin memprioritaskan percepatan pemulihan ekonomi dan masalah kesehatan yang menjadi fokus-nya.









