SIGLI – Fraksi PA DPRK Pidie dan Relawan Muda Partai Aceh (RMPA) kembali menyerahkan bantuan sembako kepada Abubakar Syamaun, 50 tahun, korban kebakaran di kecamatan Sakti Gampong Bucue, Senin pagi sekitar pukul 04.00 WIB.
Musibah kebakaran yang terjadi pada Senin dini hari tersebut mengundang perhatian dan simpati Fraksi PA dan RMPA dengan cepat menyalurkan bantuan sosial dan kemanusiaannya guna meringankan beban korban tersebut.
Mereka yang hadir menyampaikan bantuan ini adalah Ketua Fraksi PA DPRK Pidie Muhammad Ibrahim Tangse, anggota Fraksi PA Ibrahim CIA & Elidawati, S.SOS, Ketua KPA Wilayah Pidie Bakhtiar Abdullah (Madon), Sekjend MUNA Pidie Tgk. Amri Aiyyub. Turut hadir juga Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail beserta Istri Hetti Zuliani, M.Pd.
Salah satu Pengurus Relawan Muda Partai Aceh (RMPA) Ulul Azmi mengatakan pihaknya menyerahkan bantuan kebutuhan sembako dan uang saku untuk meringankan beban korban.
“Mudah-mudahan bantuan ini bermanfaat dan sedikit meringankan beban yang tengah mendapat musibah tersebut,” kata Ulul Azmi.
Atas seringnya musibah kebakaran di kabupaten Pidie, Ulul mempertanyakan perhatian pemerintah terhadap kinerja anggota damkar. Pasalnya, saat kejadian armada damkar selalu datang terlambat setiap kejadian kebakaran.
“Beruntung malam itu masyarakat dapat memadamkan kobaran api meski kewalahan kerana berjibaku gotong royong bersama, tapi alhamdulillah juga dapat diselamatkan rumah yang berdempetan lainnya.”
Ketua Fraksi PA DPRK Pidie Muhammad Ibrahim Tangse mengaku sangat terharu ketika melihat bekas kebakaran ruman tersebut.
“Kami memberikan sedikit bantuan sembako, sebagai wujud kepedulian terhadap korban dan keluarganya, kehadiran kami kesini sebagai wujud kepedulian dan memberikan semangat kepada korban dan keluarganya. Jangan melihat nilai barang yang kami bawa, namun empati dari kami sebagai sesama insani dan rasa kemanusiaan hadir di sini, semoga bisa sedikit meringankan kesusahan korban,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRK Pidie Mahfuddin Ismail juga melihat bekas kebakaran yang menyisakan puing puing habis terbakar lewat media ini. Ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Pidie agar Lebih berhati-hati dan waspada terhadap bahaya kebakaran.
“Apalagi saat ini cuaca ekstrem dan terkadang angin kencang. Ini sangat riskan terjadi kebakaran, begitu juga dengan bahaya konsleting listrik serta yang bisa memicu terjadinya kebakaran, misalnya kompor, puntung rokok dan lain sebagainya. Karenanya tetap waspada tinggi terhadap musibah ini, dalam beberapa bulan terakhir ini telah banyak terjadi kebakaran rumah warga di Pidie,” ujar dia.
Abubakar beserta istrinya menyambut kedatangan rombongan lebih kurang 20 orang dengan haru dan terlihat berlinang liang air mata. Abubakar mengucapkan banyak terimakasih atas bantuan dan kepeduliannya Partai Aceh.
“Kami berharap kepada PA untuk terus peduli kepada masyarakat dalam kondisi apapun, memang tidak kami pungkiri PA le that ka geubantu masalah masyarakat. Kamoe berharap PA beu sabe digalak le masyarakat, insya Allah,” ujar Abubakar. []











