Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Sekum HAMAS Minta Bentuk Forbes Guna Atasi Ketimpangan Pembangunan

Admin1 by Admin1
14/03/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Sekum HAMAS Minta Bentuk Forbes Guna Atasi Ketimpangan Pembangunan

TAPAKTUAN – Himpunan Mahasiswa Aceh Selatan (HAMAS), Rusdi Hendri Gusmita meminta berbagai kalangan di Trumon Raya dan Bakongan Raya untuk membentuk Forum Bersama (Forbes) guna mencari solusi untuk mengatasi ketimpangan pembangunan yang terjadi di daerah itu.

Forbes ini nantinya berisi tokoh-tokoh Trumon dan Bakongan, baik dari aktivis, tokoh adat, dewan hingga akademisi.

Hal ini disampaikan Sekretaris Umum HAMAS ini pasca menguatnya persoalan yang terjadi di Trumon dan Bakongan Raya yang dinilai masih luput dari perhatian para pihak di sana.

“Dengan adanya Forbes ini, maka segala persoalan dan ketimpangan yang terjadi disana bisa dicari solusi bersama-sama,” kata Rusdi.

Menurutnya, persoalan yang terjadi di Trumon dan Bakongan harus disertakan komunikasi antar elemen masyarakat secara terstruktur maupun sistematis. Begitu juga adanya peran mahasiswa se-Trumon Raya bahkan Bakongan Raya dengan menghadirkan forum Bersama (Forbes).

“Salah satu diantara dewan Dapil 5 memiliki sosok kaula muda yaitu Adi Samridha. Dengan demikian, mahasiswa juga dapat berkontribusi untuk mewujudkan keinginan seluruh lapisan masyarakat untuk tercapainya azaz kebermanfaatan dan kemakmuran secara arif dan bijak. Dengan begitu secara otomatis tugas dan fungsi dewan dapil 5 terlaksana dengan sendirinya,” katanya.

“Kami memberi dealine 3 bulan bagi dewan untuk membentuk Forbes ini dan menginventarisir persoalan yang terjadi. Kemudian solusi persoalan hingga dapat tertampung dalam APBK Aceh Selatan di tahun mendatang. Semoga harapan ini segera terwujud,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Selatan Daerah Pemilihan (Dapil) V dinilai belum berkontribusi penuh terhadap masyarakat wilayah pemilihannya.

Hal ini disampaikan oleh Supriadi mahasiswa Trumon Timur, Kabupaten Aceh Selatan, Sabtu 13 Maret 2020.

Ia menilai, hampir 2 tahun menduduki kursi empuk belum terlihat progresnya terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat selama ini.

“Trumon Raya punya segudang masalah, diantaranya mutu pendidikan yang rendah, pelayanan kesehatan yang belum memadai, banjir, kurangnya ketersediaan mobil damkar, terminal terlantar, pasar Keude trumon yang belum di fungsikan, jembatan gampong Cot Bayu yang rawan kecelakaan, hingga persoalan tapal batas PT. Asdal dengan warga Kapa Seusak, dan PT. ASN yang sampai saat ini CSR-Nya bergentayangan,” ungkap Supriadi.

Previous Post

PDIP Sebut Masa Jabatan Presiden 2 Periode Tak Perlu Diubah

Next Post

Komisi I DPR Aceh Gelar Pertemuan dengan Forbes, Bahas Apa?

Next Post

Komisi I DPR Aceh Gelar Pertemuan dengan Forbes, Bahas Apa?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

HUT Pidie Jaya ke-19 Dipadukan dengan Tahun Baru Islam 1448 H, Pemkab Gelar Festival Islami dan Beragam Kegiatan Sosial

10/06/2026
30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

30 Pengelola Perpustakaan di Abdya Ikuti Pelatihan INLISLite

10/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

LPPM IAIN Takengon Bahas Pelemahan Rupiah di Tengah Ketidakpastian Global

10/06/2026
DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

DBH Tambang Rp365 Miliar, Aceh Menanggung Beban Bencana Rp153 Triliun: Siapa Sebenarnya Menikmati Kekayaan Alam?

10/06/2026
Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

Dua Pelaku Zina di Aceh Barat Dihukum Cambuk 100 Kali

10/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com