Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Amiruddin Jadi Keynote Speaker Seminar Daerah

Admin1 by Admin1
01/04/2021
in Nanggroe
0
Amiruddin Jadi Keynote Speaker Seminar Daerah

Banda Aceh – Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Amiruddin menjadi Keynote Speaker dalam acara seminar daerah yang berlangsung di Aula Universitas Serambi Mekkah, Selasa (30/3/2021).

Acara dengan tema “Inovasi Ekonomi Syariah proyeksi Pertemuan Ekonomi” tersebut juga turut menghadirkan narasumber lainnya seperti Dekan Fakultas Ekonomi Zainuddin dan Ketua Indonesia Islamic Youth Econimoc Forum Fauzan Febriansyah, serta turut hadir Ketua Himpunan Mahasiswa Manajemen Indonesia Daerah Aceh Mukminin Sekedang dan tamu lainnya.

Sekda Kota Banda Aceh Amiruddin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada HMMI Aceh, yang telah menggagas penyelenggaraan kegiatan yang cukup bermanfaat ini dan mengusung tema yang sangat relevan saat ini di Aceh, yaitu; Inovasi Ekonomi Syariah dan Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Menuju Aceh Hebat.

“Kegiatan-kegiatan seperti ini perlu digalakkan, dan diharapkan dapat diadakan secara berkesinambungan demi memotivasi semangat anak-anak muda dalam mewujudkan ide dan gagasan mereka terhadap kebangkitan ekonomi Islam,” katanya.

Kata sekda, hadirnya Lembaga Keuangan Syariah hari ini merupakan jawaban atas kebutuhan yang mendesak di tengah masyarakat terhadap sistem keuangan yang bebas dari riba, regulasi yang responsif terkait kebutuhan keuangan syariah, dan model pengembangan sistem keuangan syariah yang sudah tersedia secara global untuk direplikasi.

Perkembangan lembaga keuangan syariah tidak dapat berjalan sendiri. Perkembangan itu membutuhkan kerja keras dari seluruh stake holders industri keuangan syariah. Dibutuhkan sinergitas semua elemen untuk mendukung perkembangan Lembaga keuangan syariah di Aceh. Perlu keterpaduan langkah dari para praktisi, akademisi maupun asosiasi agar pengimplementasiannya lebih efektif dan efisien,” jelasnya.

Selain itu, lahirnya Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang LKS Aceh merupakan peluang bagi kita untuk membangun ekosistem ekonomi syariah yang lebih baik di Aceh. Sebagai kawasan yang strategis, jika dilihat dari kacamata geopolitik, Aceh sesungguhnya memiliki kesempatan yang cukup besar untuk menjadi pionir dalam pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.

“Menyikapi pentingnya kehadiran Lembaga Keuangan Syariah dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam menyahuti semangat zaman, Pemerintah Kota Banda Aceh sendiri, telah berinovasi dengan mendirikan lembaga keuangan syariah, yang kami beri nama dengan Mahirah Muammalah. LKS Mahirah Muammah sendiri telah beroperasi di Kota Banda Aceh sejak 2017 lalu,” kata Aminullah.

Kehadiran Lembaga Keuangan Syariah, kata Amiruddin, secara efektif meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat Kota Banda Aceh. Melalui program ini, pemerintah kota bisa membantu pengusaha kecil yang membutuhkan modal mikro, menghadirkan produk tabungan yang mengelola keuangan masyarakat kecil dengan prinsip-prinsip Syariah dan memutuskan ketergantungan masyarakat terhadap rentenir.

“Selain menutup celah bagi rentenir, salah satu persoalan yang menjadi acuan didirikannya Mahirah Muamalah tersebut adalah dalam rangka mencari solusi untuk mengurangi pengangguran dan menekan angka kemiskinan di Banda Aceh. Alhamdulillah, lewat berbagai programnya, Mahirah muamalah telah melakukan percepatan dalam memutus mata rantai ketergantungan masyarakat terhadap rentenir,” pungkasnya.

Previous Post

Keuchik Terpilih Diminta Rangkul Kandidat yang Kalah di Pilchiksung

Next Post

Buka Musrenbang 2022, Wali Kota: Harus Fokus, Selektif dan Terukur

Next Post
Buka Musrenbang 2022, Wali Kota: Harus Fokus, Selektif dan Terukur

Buka Musrenbang 2022, Wali Kota: Harus Fokus, Selektif dan Terukur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Barat Siapkan Edaran Pembatasan Kendaraan Bermotor Bagi Siswa

Pemkab Aceh Barat Siapkan Edaran Pembatasan Kendaraan Bermotor Bagi Siswa

06/04/2026
Hizbullah Bidik Kapal Perang Israel di Pantai Lebanon

Hizbullah Bidik Kapal Perang Israel di Pantai Lebanon

06/04/2026
Iran Rilis Video Puing-puing Pesawat AS Pencari Pilot F-15 yang Jatuh

Iran Rilis Video Puing-puing Pesawat AS Pencari Pilot F-15 yang Jatuh

06/04/2026
1290 Siswa Madrasah Aliyah di Aceh Lulus SNBP 2026

1290 Siswa Madrasah Aliyah di Aceh Lulus SNBP 2026

05/04/2026
Sekcam se-Aceh Besar Gelar Halal Bihalal dan Family Gathering

Sekcam se-Aceh Besar Gelar Halal Bihalal dan Family Gathering

05/04/2026

Terpopuler

Amiruddin Jadi Keynote Speaker Seminar Daerah

Amiruddin Jadi Keynote Speaker Seminar Daerah

01/04/2021

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

Saat Hasan Tiro ‘Menampar’ Abang Samalanga dan Mualem

Tarif Resmi Ditegaskan, Dishub Aceh Barat Tindak Parkir Tak Sesuai Aturan

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Aceh Tamiang dari Jakarta

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com