Kegiatan Daurah Qur’an Ramadhan 1442 H Ma’had Ibnu Sina Resmi Ditutup
BLANGPIDIE – Daurah Qur’an Ramadhan 1442 H resmi ditutup. Pada acara penutupan tersebut juga sekaligus untuk memperingati momentum Nuzulul Qur’an, acara berlangsung di kompleks Pesantren Ibnu Sina Gampong Padang Sikabu Kecamatan Kuala Batee Kabupaten Aceh Barat Daya, Kamis (29/04/2021).
Diketahui sebelumnya, kegiatan Daurah Qur’an Ma’had Ibnu Sina Global Ehsan Relief itu sudah berlangsung selama 15 hari mulai dari tanggal 15 April lalu sampai hari ini tanggal 29.
Penutupan kegiatan Daurah Qur’an Ramadhan itu ditutup secara resmi oleh Ustadz. Hasyimi, S.Ag selaku Ketua Yayasan Pesantren Terpadu Ma’hat Ibnu Sina.
Dalam sambutannya, Ustadz Hasyimi mengatakan, Ma’had Ibnu Sina kedepan akan lebih maju apabila ada dukungan semua pihak terutama masyarakat Kuala Batee sekitarnya dan dukungan dari Global Ehsan Relief selaku Faunding.
“Dengan dukungan penuh Global Ehsan Relief, kita yakin Ibnu Sina kedepan akan lebih maju. Apalagi jika masyarakat kita mau mendukung dan mempercayai dengan mengirim para anak-anaknya untuk menjadi Santriwan dan Santriwati di pesantren kita ini,” kata Ustadz Hasyimi.
Ustadz Hasyimi selaku Pimpinan Ma’huuat Ibnu Sina itu juga mengakui bahwa, masih banyak lagi program yang akan didampingi oleh Yayasan Global Ehsan Relief Indonesia kedepan.
“Jika masyarakat mempercayakan anak-anaknya kepada kita, maka kami pihak pesantren akan memerima dengan senang hati. Apalagi kedepan masih banyak program bantuan yang akan disalurkan oleh Global Ehsan Relief pada pesantren kita ini, terutama untuk santri anak yatim kurang mampu,” terangnya.
Terpisah, Pembina Ma’had Ibnu Sina, Ustadz Muhklis Muhdi, MA mengatakan bahwa dirinya akan selalu mendukung upaya pengurus Ibnu Sina dalam membagun sistem dan mengupayakan agar pesantren binaannya itu dapat berkembang seperti yang diharapkan.
“Saya sangat mendukung usaha dan program pengurus dalam memajukan Ma’had Ibnu Sina, seperti kegiatan Daurah Qur’an Ramadhan yang telah dilakukan ini,” katanya.
Namun demikian, lanjutnya Ustadz Mukhlis. Usaha pihak yayasan juga harus mampu memperbaiki sistem pesantren agar lebih mantap lagi. Menurutnya, jika menejemen mampu diperbaiki lebih mantap, maka tidak tertutup kemungkinan apa yang kita harapkan dapat terwujud.
“Perbaiki sistem manajemen, pelayanan administrasi yang baik dan terbuka agar pesantren kebanggaan kita ini mampu berkembang secara pesat,” imbuhnya.
Kegiatan tersebut disport langsung oleh Global Ehsan Relief Indonesia selaku mitra kerja yang berkantor di Banda Aceh.
Ikut dihadiri Pembina Yayasan Ibnu Sina Muhklis Muhdi, MA. Kasi Bimas Kankemenag Abdya M. Yatim, MA. Intan Direktur Global Ehsan Relief Indonesia, Iin Supardi, S.S, M.E.I selaku Pimpinan Ma’had Ibnu Sina Global Ehsan Relief. Pengawas Pesantren Ibnu Sina Amrina Ali. Komite Sekolah Jufri, para orangtua peserta dan tamu undangan lainya.
Diakhir penutupan kegiatan tersebut diisi dengan Tablik Akbar Mengupas Tuntas Sejarah Al-Kitab Qur’an yang disampaikan oleh Ustadz. Dr. H. Badrul Minir, Lc. MA sesuai Shalat Tarawih.
Reporter: Rusman










