Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Jembatan Rp12 Miliar di Abdya Ditemukan Retak Usai Dibangun

Admin1 by Admin1
13/08/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Jembatan Rp12 Miliar di Abdya Ditemukan Retak Usai Dibangun

Retak di jembatan Rp 12 miliar di Aceh (dok. Istimewa)

Banda Aceh – Panitia khusus (Pansus) DPR Aceh menemukan masalah pada sejumlah proyek yang dibangun menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA). Temuan itu di antaranya masjid bocor dan jembatan retak.

Tim Pansus DPR Aceh mengecek proyek-proyek tersebut di daerah pemilihan (Dapil) masing-masing. Tim Pansus Dapil 9 melakukan pengecekan proyek jembatan Krueng Teukuh Aceh Barat Daya yang dibangun dengan anggaran bersumber dari APBA 2020 senilai Rp 12 miliar.

“Kita menemukan beberapa kejanggalan pekerjaan,” kata Ketua Pansus LHP BPK DPR Aceh Irpannusir kepada wartawan, Selasa (10/8/2021).

Irpannusir mengatakan kejanggalan di antaranya abutmen dalam kondisi retak-retak serta oprit jembatan turun. Kondisi tersebut, katanya, sangat disayangkan karena anggaran pembangunan mencapai Rp 12 miliar.

“Anggaran sebesar itu dikerjakan dengan tidak profesional. Kita sudah minta rekanan untuk memperbaiki tapi jangan cuma menempelkan semen untuk menutupi yang retak atau cuma menimbun bagian oprit yang sudah mulai turun,” kata Irpannusir.

Dia khawatir jembatan yang dibangun tahun lalu itu ambruk bila tidak segera diperbaiki. Dia mewanti-wanti naiknya air sungai saat musim hujan tiba.

“Beberapa bulan ke depan diperkirakan intensitas hujan akan meningkat dan secara otomatis debit air sungai juga akan deras, tentu kondisi ini sangat tidak kita harapkan,” ujar politikus PAN ini.

Selain jembatan retak, tim dari DPR Aceh juga menemukan masjid bocor dan tak berfungsi. Padahal masjid tersebut dibangun dengan anggaran Rp 16 miliar dari APB Aceh.

Hal itu ditemukan oleh Pansus dari wilayah Aceh Barat saat mengecek pembangunan masjid di Kompleks Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh. Pembangunan masjid yang berlokasi di kawasan Alue Peunyareng, Meureubo, Aceh Barat, itu menghabiskan anggaran Rp 16 miliar lebih.

“Kita melihat kondisi masjid UTU Meulaboh ini sangat memprihatinkan, karena sudah empat tahun anggaran dialokasikan pemerintah Aceh, sampai saat ini belum bisa difungsikan,” kata Ketua Pansus Daerah Pemilihan X DPRA Aceh Fuadri seperti dilansir Antara, Kamis (12/8/2021).

Dia mengatakan, berdasarkan data yang diperoleh DPRA, pembangunan masjid dimulai sejak 2017. Pada 2021 ini, kata Fuadri, Pemerintah Aceh kembali mengucurkan anggaran Rp 6 miliar lebih guna melakukan penyelesaian proyek di kompleks masjid setempat.

Fuadri menilai harusnya masjid yang menghabiskan dana Rp 16 miliar itu sudah bisa difungsikan untuk kegiatan ibadah serta kegiatan keagamaan di lingkungan kampus. Saat meninjau, Fuadri juga menemukan genangan air di lantai 1 dan 2 masjid itu.

“Kami kecewa dengan pemerintah Aceh yang tidak bagus melakukan pengawasan baik PPTK dan maupun pengawas. Harusnya masjid ini tidak bocor karena di bagian sisi terbuka sudah ditutup,” kata Fuadri.

Rektorat UTU kemudian buka suara. Pihak UTU menyebut pembangunan masjid tersebut merupakan tanggung jawab Pemprov Aceh.

“Pihak UTU tidak mengelola dana terkait dengan pembangunan masjid tersebut karena dana bersumber dari dana APBA,” kata Kepala Bagian Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat UTU, Ahmad Fauzi, saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (12/8).

Dia menyebut UTU tidak ikut campur dalam pembangunan tersebut, termasuk soal pengawasan dan pemenang tender. Menurutnya, UTU hanya sebagai penerima manfaat.

Sumber: detik.com

Previous Post

DPRK Pidie akan Panggil Pelaksana Jalan Tol SiBanceh dan Waduk Rukoh

Next Post

FDK UIN Ar-Raniry Kembali Luluskan 145 Sarjana

Next Post
FDK UIN Ar-Raniry Kembali Luluskan 145 Sarjana

FDK UIN Ar-Raniry Kembali Luluskan 145 Sarjana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

BBPOM Aceh Musnahkan 224 Produk Tak Penuhi Syarat

BBPOM Aceh Musnahkan 224 Produk Tak Penuhi Syarat

01/04/2026
Pemkab Aceh Jaya dan Ketua DPRK Temui Wakil Menteri Perumahan Bahas Permukiman Nelayan

Pemkab Aceh Jaya dan Ketua DPRK Temui Wakil Menteri Perumahan Bahas Permukiman Nelayan

01/04/2026
Cak Imin Resmi Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh 2026–2031

Cak Imin Resmi Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh 2026–2031

01/04/2026
Prabowo Tawarkan PM Jepang Kerja Sama Hilirisasi Rare Earth RI

Prabowo Tawarkan PM Jepang Kerja Sama Hilirisasi Rare Earth RI

01/04/2026
Trump Sindir ‘Bestie’ yang Ogah Bantu Serang Iran: Beli BBM di Kami

Trump Sindir ‘Bestie’ yang Ogah Bantu Serang Iran: Beli BBM di Kami

01/04/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

Jembatan Rp12 Miliar di Abdya Ditemukan Retak Usai Dibangun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com