Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ubah Candu Internet dari Konsumtif Jadi Produktif

Admin1 by Admin1
19/08/2021
in Lintas Timur
0
Cerdas Berinternet di Era Digital, Ini yang Perlu Diketahui

Lhoksukon — Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Kamis, 5 Agustus 2021 pukul 09.00–12.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Kecanduan Internet: Ubah Konsumtif Menjadi Produktif”.

Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.

“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen mahasiswa, guru, dan siswa, dihadiri oleh sekitar 893 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Masrizal Umar, ST, Chief Marketing Officer PT Spirit Inti Abadi; Koharudin S.T, Kepala Seksi Layanan Hubungan Media; Dr. Mariyudi, S.E., M.M, Dosen UNIMAL & Tenaga Ahli DPRK MPD Lhokseumawe; dan Dr. Ikramuddin, S.E., M.Si, Dosen, Peneliti LPPM Unimal & Manager Digital Marketing OLG Indonesia. Leon Ray Legoh sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Pada sesi pertama, Masrizal Umar, ST menyampaikan gunakan platform atau ruang digital untuk menyalurkan kreatifitas yang nanti bisa menjadi hak cipta misalnya (HAKI) seperti membuat karya tulis, lagu, tarian, fotografi, seni lukis atau batik, sinematografi dan sebagainya.

Giliran pembicara kedua, Koharudin S.T mengatakan autentikasi dua faktor ini dibutuhkan untuk memberikan perlindungan ganda pada akun selain menggunakan kata sandi. Autentikasi Dua Faktor ini dilakukan dengan dua cara yaitu dengan OTP (One Time Password) dan TOTP (Time Based One Time Password).

Tampil sebagai pembicara ketiga, Dr. Mariyudi, S.E., M.M menjelaskan kita harus menggunakan media sosial untuk meningkatkan pengetahuan, meningkatkan keterampilan, berbagi pengetahuan, membangun network, dan peningkatan produktivitas. Kita harus menciptakan karya baru yang berpotensi memberikan manfaat dan nilai tambah.

Pembicara keempat, Dr. Ikramuddin, S.E., M.Si menuturkan tatanan kehidupan baru berbasis teknologi digital yang dinamakan budaya digital, seperti aktivitas menggunakan media sosial, berbelanja online, melakukan pembayaran digital, pendidikan online hingga Work From Home. Pasar dan bisnis, rumah sakit, layanan pemerintah, bahkan perbankan atau industry keuangan sudah dilakukan secara digital.

Leon Ray Legoh selaku Key Opinion Leader menyampaikan semuanya sudah serba online untuk masyarakat yang ingin berbisnis saat ini sangat mudah dilakukan dengan online di dunia digital. Banyak cara untuk bisa produktif di dunia digital saat ini seperti kesempatan untuk masuk ke bisnis dunia online.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Fajri yang bertanya bagaimana cara kita mengubah pola belajar, dalam menggunakan media sosial agar lebih positif dan bijak?

Narasumber Dr. Ikramuddin, S.E., M.Si menanggapi kaum millenial lebih banyak mengakses yang sifatnya lebih negative dan menjadi tidak produktif. Sebenarnya media digital ini dengan berbagai platform yang tersedia ini hanya pendukung untuk memudahkan semua kegiatan kita termasuk kegiatan Pendidikan. Kembali kepada diri kita sendiri, apa motivasi kita untuk membangun kesadaran untuk menggunakan alat media digital itu secara produktif.

Contoh, mencari sumber-sumber untuk menyelesaikan tugas belajar kita. Game online sebenarnya perlu untuk melatih otak kita. Namun, ketika kita perlu menyelesaikan tugas-tugas kampus kita gunakan media digital ini untuk hal yang produktif. Guru dan orang tua juga perlu mengedukasi anak-anak mereka untuk mengakses hal-hal yang baik.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Aceh Utara. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[]

Previous Post

Saatnya Peserta Didik dan Guru Terampil Belajar Daring

Next Post

Juanda Djamal: Bangun Aksi Kolektif untuk Kuatkan UUPA

Next Post

Juanda Djamal: Bangun Aksi Kolektif untuk Kuatkan UUPA

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Buku “Teladan Sang Menteri” Karya Akademisi UIN Ar-Raniry Diluncurkan di Istiqlal

Buku “Teladan Sang Menteri” Karya Akademisi UIN Ar-Raniry Diluncurkan di Istiqlal

06/04/2026
Ohku, Anggota DPR Aceh Minta Ketemu Mualem Tanpa Ada Abang Samalanga

Ohku, Anggota DPR Aceh Minta Ketemu Mualem Tanpa Ada Abang Samalanga

06/04/2026
Seratus Petugas dan Warga Binaan Rutan Banda Aceh Jalani Tes Narkoba

Seratus Petugas dan Warga Binaan Rutan Banda Aceh Jalani Tes Narkoba

06/04/2026
Kebijakan Pemerintah Aceh Batasi JKA dengan Alasan Fiskal Disesalkan

Kebijakan Pemerintah Aceh Batasi JKA dengan Alasan Fiskal Disesalkan

06/04/2026
DPRA Gelar Paripurna LKPJ Gubernur Aceh TA 2025 dan Bentuk Pansus Evaluasi

DPRA Gelar Paripurna LKPJ Gubernur Aceh TA 2025 dan Bentuk Pansus Evaluasi

06/04/2026

Terpopuler

Cerdas Berinternet di Era Digital, Ini yang Perlu Diketahui

Ubah Candu Internet dari Konsumtif Jadi Produktif

19/08/2021

Kuda Gayo; Ternak Kebanggaan Masyarakat Dataran Tinggi Gayo yang (akan) Punah

Saat Hasan Tiro ‘Menampar’ Abang Samalanga dan Mualem

Tarif Resmi Ditegaskan, Dishub Aceh Barat Tindak Parkir Tak Sesuai Aturan

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Aceh Tamiang dari Jakarta

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com