Banda Aceh – Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas juara kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun 2021 yang diselenggarakan secara online oleh Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh.
Perwakilan Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas yang diwakili oleh santri MAT Daarut Tahfizh Al-Ikhlas berhasil memperoleh 3 juara dari 4 cabang yang diikuti. Diantaranya Juara 1 cabang Fisika, Juara 3 cabang Kimia & Juara Harapan 1 cabang Matematika pada tingkat Kota Banda Aceh dalam Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tahun ini.
KSM merupakan salah satu kompetensi bergengsi yang dilaksanakan oleh Kementerian Agama yang diikuti oleh seluruh Madrasah dan juga sekolah umum favorit. Tahun ini Kompetisi ini digelar secara daring/online pada tanggal 21 Agustus lalu dan baru saja merilis pengumuman hasil kompetisi pada 28 Agustus 2021.
Alhamdulillah bersyukur kepada Allah SWT MAT Daarut Tahfizh Al-Ikhlas menjadi salah satu madrasah yang berhasil meraih juara dalam kompetisi tersebut. Pada tahun ini MAT Daarut Tahfizh Al-Ikhlas diwakili oleh ananda Aula Azlina Putri, Nur Izza Maghfirah, Sahna Dian Maulidza, Qatrin Shabra Shatilla.
“Dari kompetisi ini saya sangat bersyukur, bangga dan bahagia atas prestasi yang diraih oleh santri-santri kami. Alhamdulillah mereka dapat bersaing dan berhasil juara dari perwakilan sekolah favorit lain se Kota Banda Aceh. Selanjutnya saya berharap agar siswa yang mendapat juara tetap tawaduk/rendah hati dan terus belajar,” kata Ust. Muhd. Rona Fajri, S.Pd.I, M.PD, selaku koordinator pembinaan bakat minat & kompetisi.
Kepala MAT Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Ust. Alfin Nur, Lc mengucapkan selamat kepada para peserta karena berhasil juara pada perlombaan bergengsi KSM 2021. “Semoga kedepan bisa lebih baik lagi dan bisa juara pada tingkat provinsi sampai nasional.
Mudir Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas Almukarram Ust. H. Zulfikar, M.Ag juga menuturkan turut bangga atas prestasi yang diraih santri Ma’had Daarut Tahfizh Al-Ikhlas.
“Semoga para santri terus mengukir prestasi tidak hanya dalam kompetisi akademik, juga meraih prestasi dalam bidang Dayah atau non akademik,” ujarnya.[]










