Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

UEA Disebut Bakal jadi Partner Andal dalam Membangun Ibu Kota Baru, Kenapa?

Admin1 by Admin1
06/11/2021
in Nasional
0

Jakarta – Pemerintah menilai Uni Emirat Arab (UEA) akan bisa jadi mitra yang andal untuk bisa ikut berinvestasi dalam pembangunan ibu kota baru.

Hal tersebut disampaikan oleh Deputi Koordinasi Bidang Investasi dan Pertambangan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Septian Hario Seto usai Presiden Jokowi menyebutkan pembangunan ibu kota baru termasuk salah satu sektor pembangunan yang bisa dijadikan prioritas dikerjasamakan dengan UEA.

“Kalau dilihat, Abu Dhabi itu saya kira punya financial power (kekuatan finansial) yang bagus. Saya rasa mereka bisa jadi partner (mitra) yang sangat baik untuk pembangunan ibu kota baru,” kata Septian ketika dihubungi, Jumat, 5 November 2021.

Seto berharap UEA juga bisa memberikan wawasan serta pengalamannya dalam pembangunan kota. “Dubai itu kan sudah jadi kota internasional. Saya kira mereka juga bisa memberikan insights, berbagi pengalaman juga bagaimana mereka mengembangkan (kota) itu,” katanya.

Namun ia belum menjelaskan lebih jauh soal nilai komitmen investasi UEA untuk pembangunan ibu kota baru di Kalimantan Timur. Begitu pula soal skema hingga realisasi investasinya. “Kita tunggu saja (realisasinya),” ujar Seto.

Presiden Jokowi sebelumnya mengungkapkan ada tiga sektor pembangunan di Indonesia yang bisa dijadikan prioritas kerja sama antara Indonesia dan Uni Emirat Arab.

Prioritas pertama adalah pembangunan ibu kota baru Indonesia. “Untuk membangun ibu kota baru setidaknya dibutuhkan dana sebesar US$ 35 miliar,” kata Jokowi saat menghadiri Indonesia-UAE Investment Forum yang berlangsung di Dubai, Kamis,4 November 2021.

Berikutnya, sektor kedua adalah di bidang transisi energi. Presiden Jokowi berkomitmen akan lakukan transisi ini sebaik mungkin dengan mengundang investor dan teknologi dengan harga terjangkau.

“Jika anda tertarik melakukan investasi untuk energi baru dan terbarukan, ini adalah saat yang tepat,” kata Jokowi. Pasalnya, Indonesia punya potensi energi baru dan terbarukan yang sangat besar dan beragam, mulai dari hidro, surya, panas bumi dan lain-lain.

Sektor prioritas ketiga adalah di sektor perdagangan. Jokowi menekankan pentingnya diversifikasi perdagangan dan mulai menegosiasikan Persetujuan Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA). “Saya harapkan pada Maret tahun depan perundingan sudah akan selesai,” ujarnya di depan para investor UEA tersebut.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah bertemu dengan Putra Mahkota Abu Dhabi, Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan (MBZ) di Istana Al-Shatie, Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab, pada Rabu, 3 November 2021.

Selain mengundang Pangeran MBZ untuk hadir sebagai tamu pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada 2022 mendatang saat Indonesia memegang presidensi G20, Jokowi juga membahas soal pembangunan ibu kota baru. Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.

Presiden Jokowi dan Putra Mahkota MBZ juga berkomitmen memperkuat kerja sama dan kemitraan dalam pembangunan ibu kota baru. Kedua pemimpin sepakat untuk menindaklanjuti secara intensif berupa pertemuan-pertemuan pada tingkat teknis. “Beliau mengarahkan untuk terus diintensifkan khusus membahas mengenai pembangunan ibu kota baru,” kata Retno.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Amerika Serikat Minta Warganya Segera Tinggalkan Ethiopia

Next Post

DPR Tak akan Cecar Andika Perkasa Soal Kekayaanya yang Fantastis

Next Post

DPR Tak akan Cecar Andika Perkasa Soal Kekayaanya yang Fantastis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mujiburrahman Kembali Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026–2030

Mujiburrahman Kembali Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026–2030

31/03/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

31/03/2026
67 Murid SMAN 1 Peureulak Lulus SNBP 2026, 5 Diantaranya di Fakultas Kedokteran

67 Murid SMAN 1 Peureulak Lulus SNBP 2026, 5 Diantaranya di Fakultas Kedokteran

31/03/2026
STAI Tgk. Chik Pante Kulu Banda Aceh Jalin Sinergi Strategis dengan IKADIN dan YARA

STAI Tgk. Chik Pante Kulu Banda Aceh Jalin Sinergi Strategis dengan IKADIN dan YARA

31/03/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Sambut Teungku Habibi Safari Dakwah di Aceh

Kakanwil Kemenag Aceh Sambut Teungku Habibi Safari Dakwah di Aceh

31/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Demokrat Aceh Besar “Pasang Badan”: Nurdiansyah Alasta Loyal, Pemersatu, dan Layak Pimpin Demokrat Aceh

Rumah Warga Abdya di Banda Aceh Dijarah Maling, Warga Minta Polisi Serius

KPA Pase Mulai ‘Gerah’ dengan Kepemimpinan Abang Samalanga di DPR Aceh

UEA Disebut Bakal jadi Partner Andal dalam Membangun Ibu Kota Baru, Kenapa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com