BLANGPIDIE – Harga beli sawit di PT. Mon Jambe (MJ) Kabupaten Aceh Barat Daya hari ini mengalami penurunan harga hingga mencapai Rp 150 per kilogram.
Kalmi, Humas PT. MJ kepada awak media mengatakan, selain harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit mengalami penurunan, hasil panen petani juga mengalami trek atau menurunnya hasil panen pada akhir tahun ini.
“Sebelum mengalami penurunan harga, TBS kelapa sawit di pabrik dibeli dengan harga Rp 2.750 per kg, namun hari ini harganya dibawah dari harga tersebut,” kata Kalmi di lokasi Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) PT. MJ, Gampong Ie Mirah Babahrot, Kamis (15/12/2021).
Saat ini pihaknya membeli TBS dari agen dengan harga Rp 2.600 per kg. Selain mengalami penurunan harga beli, dalam tiga bulan terakhir ini hasil panen petani sawit juga mengalami penurunan.
“Hasil panen TBS kelapa sawit dari petani menurun atau mengalami musim trek sejak bulan Oktober lalu, sehingga menyebabkan pasokan yang kita terima di pabrik juga mengalami penurunan. Pabrik cuma terima 200 hingga 300 ton perhari, padahal kapasitas yang bisa kita tampung jauh lebih dari itu hingga mencapai 800 ton per harinya,” tutur Kalmi.
Humas PT. MJ Babahrot itu berharap, agar musim trek TBS kelapa sawit segera berakhir, sehingga penghasilan petani sawit khususnya petani sawit di ‘Bumoe Teuku Peukan’ itu jadi meningkat.
“Perkiraan kita, masa trek ini akan berakhir pada bulan Februari 2022 mendatang. Mudah-mudahan hasil panen TBS kelapa sawit secepatnya normal kembali, agar masyarakat khususnya petani sawit bisa memperoleh penghasilan yang lebih tinggi,” ungkap Kalmi.
Reporter: Rusman







