Singkil – Jalan sebagai salah satu prasarana transportasi yang sangat penting dan fungsinya menyangkut hajat hidup orang banyak, seharusnya pelaksanaan pembangunannya betul-betul mengacu kepada peraturan pemerintah agar menghasilkan kualitas jalan yang bermutu.
Tidak seperti pembangunan rehabiliitasi jalan setapak Dusun 1 di Desa Ujung Sialit Pulau Banyak Barat, baru sekitar 4 bulan lalu di bangun menggunakan Dana Desa Tahun Anggaran 2021, tapi kondisi saat ini badan jalan sudah ada keretakan dan bocor.
Hal itu diketahui awak media ini berdasarkan laporan warga setempat.
“Jalannya baru dibangun menggunakan Dana Desa Tahun lalu, tapi keadaannya sudah retak, dan terkena curah hujan saja sudah bocor,” kata warga Desa Ujung Sialit, yang enggan identitasnya disebut kepada reporter, Selasa, 4 Januari 2022.
Dengan kondisi seperti itu, dirinya menduga pekerjaan kontruksi pada saat pembangunannya dilakukan asal-asalan saja.
Kemudian wartawan yang telah berada di lokasi untuk mengetahui informasi lebih lanjut, Selasa.
Dari Amatan di papan informasi proyek diketahui bahwa rehabilitasi jalan setapak Dusun 1 itu, sepanjang 60 meter menghabiskan total anggaran sebesar Rp 59.053.000 Dana Desa Tahun 2021.
Dan setelah awak media melihat dari jarak dekat, memang benar kondisi badan jalan yang baru selesai dibangun 2021 itu kondisinya retak dan berlubang lubang kecil.
Padahal mengingat betapa pentingnya pembangunan jalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di perdesaan, pemerintah mengeluarkan peraturan yang khusus mengatur tentang jalan, yaitu Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 34 Tahun 2006.
Bila pembangunan setapak tersebut dalam pelaksanaan kontruksinya mengikuti aturan pemerintah tersebut di atas maka mutu akan sesuai yang diharapkan, dan kondisinya tentu tidak seperti sekarang.
Kepala Desa Ujung Sialit, Meidisin Zai yang ingin dimintai tanggapannya, Selasa, 4 Januari 2022, tidak sedang berada di Kantor Desa Ujung Sialit. Kemudian wartawan mencoba mengkonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp namun masih belum bisa terhubung. Hingga berita ini tayang awak media masih belum menerima keterangan apapun.
Reporter : AA








