Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Ujaran Kebencian Hindu Radikal India ke Muslim Tuai Kecaman

Admin1 by Admin1
19/01/2022
in Internasional
0

Jakarta – Ujaran kebencian terhadap umat Muslim oleh kelompok radikal Hindu di India menuai kecaman masyarakat. Sebelumnya, seorang warga Hindu terekam menyuarakan pernyataan yang mengancam umat Islam.

“Jika 100 dari kita menjadi tentara dan bersiap untuk membunuh dua juta (umat Muslim), maka kita akan menang, melindungi India, dan membuatnya menjadi negara Hindu,” kata seorang anggota partai sayap kanan Hindu Mahasabha, Pooja Shakun Pandey, dalam sebuah video acara konferensi di Haridwar, negara bagian Uttarakhand, bulan lalu.

Kemunculan video ini menuai amarah dari masyarakat. Sejumlah masyarakat menilai respons pemerintah India lambat dalam menangani masalah ujaran kebencian itu.

Seorang aktivis perempuan dan co-founder kelompok Bharatiya Muslim Mahila Andolan, Zakia Soman, menilai kegagalan pemerintah India menyebabkan kelompok ekstremis sayap kanan semakin meningkat.

“Komunitas kami membuat kami sadar, kami telah menjadi warga kelas dua di negara kami sendiri,” tutur Soman.

“Pemukulan dan kebencian terhadap minoritas menjadi biasa dan normal. Saat intensitasnya meningkat, racun dan kekerasan di dalam bahasa mereka juga ikut naik,” lanjutnya.

Menurut pengacara Vrinda Grover, penghasutan kekerasan dilarang dalam hukum India.

“Kepolisian, negara bagian, dan pemerintah bertanggung jawab menjaga (penghasutan kekerasan) tidak terjadi. Namun negara bagian, lewat kelambanannya, sebetulnya malah mengizinkan kelompok seperti ini bergerak, sembari membahayakan masyarakat Muslim yang menjadi target,” ungkap Grover.

Seorang pelajar Muslim di New Delhi yang meminta identitasnya dirahasiakan, mengatakan banyak umat Muslim yang merasa terancam saat kelompok sayap kanan Hindu India melontarkan ujaran kebencian.

“Itu membuat kami merasa kami tak pantas berada di sana,” katanya.

CNN telah mengontak Kementerian Urusan Minoritas India, pihak Mahasabha Hindu, dan Pandey, tetapi belum mendapatkan respons.

Analis menuturkan, keberanian kelompok ekstremis ini muncul karena upaya penanganan pemerintah yang masih kurang. Keadaan tersebut berpotensi membawa bahaya bagi kelompok minoritas, terutama Muslim di India.

“Itu yang membuat Hindu Mahasabha berbahaya,” kata seorang asisten profesor ilmu politik di Universitas Ashoka, Gilles Verniers.

“(Mereka) seperti telah menunggu momen ini selama beberapa dekade,” lanjutnya. Ia juga menilai pernyataan berunsur kekerasan yang dilontarkan Pandey ini merupakan bentuk terburuk dari ujaran kebencian.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Dana Daerah Rp113 T Mengendap di Bank per 31 Desember 2021

Next Post

Ricuh Pengungsi Afghanistan dan Polisi, Massa Aksi Dilarang Turun Bus

Next Post

Ricuh Pengungsi Afghanistan dan Polisi, Massa Aksi Dilarang Turun Bus

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Ujaran Kebencian Hindu Radikal India ke Muslim Tuai Kecaman

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com