Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Hakim Tolak Praperadilan Eks Kadis PUPR Aceh

Admin1 by Admin1
01/02/2022
in Nanggroe
0
Polisi Amankan Pria Pemukul Kepala Hakim Mahkamah Syar’iyah Idi Aceh

ilustrasi sidang. Foto detik

BANDA ACEH – Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh menolak gugatan praperadilan yang dilayangkan Mantan Kadis PUPR Aceh, Fajri, terkait penetapannya sebagai tersangka korupsi proyek pembangunan Jembatan Kuala Gigieng, Simpang Tiga, Pidie. Putusan itu dibacakan hakim tunggal Sadri, Senin (31/1).

Mantan Kadis PUPR Aceh, Fajri, yang sudah ditetapkan sebagai tersangka korupsi melayangkan permohonan praperadilan terkait dua surat perintah yang ia nilai menimbulkan ketidakpastian hukum baginya.

Permohonan praperadilan itu terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Negeri Banda Aceh tanggal 12 Januari 2022 Nomor: 01/Pid.Pra/2021/PN.Bna.”Hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh menolak praperadilan pemohon untuk seluruhnya,” kata Kasi Penkum Kejati Aceh Munawal Hadi.

Sebelumnya, Kejaksaan Tinggi Aceh menetapkan mantan Kepala Dinas PUPR Aceh, Fajri sebagai tersangka korupsi pembangunan Jembatan Gigieng di Kabupaten Pidie.

Dugaan korupsi terjadi saat Fajri menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Aceh. Dia berperan sebagai pengguna anggaran tahun 2018.

Kepala Kejati (Kajati) Aceh Muhammad Yusuf mengatakan, pembangunan Jembatan Kuala Gigieng dikerjakan dalam tiga tahap. Rinciannya, tahap I berupa abutment (penyangga) pada 2017, tahap II pemasangan rangka baja pada 2018, dan tahap III pengecoran lantai dan pengaspalan pada 2019.

Pagu anggaran untuk pengerjaan pada 2018 senilai Rp2,1 miliar bersumber dari dana otonomi khusus. Setelah dilelang, proyek itu dimenangkan CV Pilar Jaya dengan penawaran harga Rp1,8 miliar.

“Pekerjaan rangka baja Jembatan Gigieng tersebut tidak pernah dilakukan dan sampai habis masa/waktu kontrak di tahun 2018 belum dikerjakan sama sekali, serta konsultan pengawas tidak melakukan pengawasan sampai kontrak pengawasan habis waktu kontraknya,” kata Yusuf dalam konferensi pers, Jumat (22/10) lalu.

Sumber: merdeka.com

Previous Post

Warga Krueng Sabee Nyaris Tewas Diinjak Gajah

Next Post

Stok Beras di Aceh Cukup hingga April 2022

Next Post
Bulog Aceh Siapkan Stok Antisipasi Kenaikan Harga Beras

Stok Beras di Aceh Cukup hingga April 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kapolres Pidie Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

Kapolres Pidie Pastikan Stok BBM Aman, Masyarakat Diimbau Tidak Panic Buying

05/03/2026
Satgaswil PRR Aceh Serahkan Bantuan kepada 600 KK Terdampak Bencana

Satgaswil PRR Aceh Serahkan Bantuan kepada 600 KK Terdampak Bencana

05/03/2026
Pemkab Pijay Prioritas Normalisasi Sungai Merdu

Pemkab Pijay Prioritas Normalisasi Sungai Merdu

05/03/2026
FKIJK Aceh Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Renovasi Masjid Syuhada Kuala Simpang

FKIJK Aceh Perkuat Kepedulian Sosial Melalui Renovasi Masjid Syuhada Kuala Simpang

05/03/2026
Bupati Haili Yoga Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying BBM

Bupati Haili Yoga Imbau Masyarakat Tidak Panic Buying BBM

05/03/2026

Terpopuler

Satu Ruko di Abdya Dilalap Sijago Merah, Diduga Tempat Packing Menu MBG

Satu Ruko di Abdya Dilalap Sijago Merah, Diduga Tempat Packing Menu MBG

04/03/2026

Perkuat Sinergi Pengusaha dan Pemerintah, HIPMI Abdya Buka Puasa Bersama Bupati dan Forkopimkab

Santri Gayo Lues Bentuk Wadah Bernama Istagal

Distribusi Bantuan Kemensos RI di Pidie Jaya Diduga Tak Tepat Sasaran

Sekda Aceh Diduga “Kudeta” Program Gubernur: 2.000 Rumah Dhuafa Dipangkas Jadi 780 di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com