Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Minyak Dunia Tembus USD 127,98 Usai AS Larang Impor Minyak dari Rusia

Admin1 by Admin1
09/03/2022
in Ekonomi
0
Harga Minyak Mentah Tembus USD 82,39 per Barel Terdorong Krisis Energi

lustrasi kilang minyak dunia. REUTERS/Shannon Stapleton

Jakarta – Harga minyak dunia naik 4 persen pada perdagangan Selasa atau Rabu pagi WIB usai Amerika Serikat memutuskan melarang impor minyak dari Rusia.

Harga komoditas itu juga melonjak setelah Inggris akan mengikuti langkah negara Abang Sam tersebut secara bertahap hingga akhir tahun ini. Keputusan-keputusan tersebut diprediksi bakal lebih mengganggu pasar energi global karena Rusia pengekspor minyak mentah terbesar kedua.

Harga minyak mentah berjangka jenis Brent untuk pengiriman Mei naik US$ 4,77 atau 3,9 persen menjadi US$ 127,98 per barel. Harga komoditas tersebut sebelumnya mencapai tertinggi sesi yakni US$ 133,09.

Sedangkan harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$ 4,30 atau 3,6 persen menjadi US$ 123,7 per barel. Sebelumnya, harga komoditas itu menembus rekor tertinggi sesi US$ 129,4.

Sejak Rusia menyerang Ukraina pada pekan akhir Februari lalu, harga minyak dunia meroket hingga lebih dari 30 persen. Tindakan Moskow itu dibalas dengan Amerika Serikat serta negara-negara lain dengan memberlakukan serangkaian sanksi. Sanksi itu di antaranya menghambat ekspor minyak dan gas Rusia.

Presiden AS Joe Biden sebelumnya telah resmi mengumumkan larangan impor minyak Rusia dan energi lainnya. Inggris mengatakan akan menghentikan impor minyak dan produk minyak dari Rusia pada akhir 2022. Kebijakan ini diambil untuk memberi pasar dan bisnis waktu untuk menemukan alternatif.

Sebagai catatan, Rusia memasok 7 juta hingga 8 juta barel per hari minyak mentah dan bahan bakar ke pasar global. Meski nilai impor minyak Amerika Serikat dari Rusia selama ini sangat sedikit, analis menilai, larangan itu mengisyaratkan bakal adanya kehilangan pasokan di dunia.

Analis minyak utama di Kpler, Matt Smith, menyatakan keputusan AS itu hanyalah satu eskalasi lain dalam serangkaian peristiwa yang telah mendorong harga minyak mentah dan produknya lebih tinggi. Sedangkan analis di konsultan Rystad Energy yang berbasis di Oslo, menilai larangan impor dapat memicu lonjakan harga minyak global hingga US$ 200 per barel.

Adapun sebelum AS mengumumkan larangan impor, Goldman Sachs telah menaikkan perkiraan harga minyak Brent untuk tahun ini 2022 menjadi US$ 135 dari sebelumnya di level US$ 98.

Sedangkan untuk prospek tahun 2023, harga minyak itu bisa melonjak menjadi US$ 115 per barel dari proyeksi sebelumnya di level US$ 105. Ekonomi dunia juga dinilai bakal menghadapi ‘kejutan pasokan energi terbesar yang pernah ada’ karena peran kunci Rusia.

Saat ini, tak sedikit pembeli sudah menghindari minyak Rusia. Shell Plc, misalnya, akan menghentikan semua pembelian spot minyak mentah Rusia setelah menuai kritik atas pembelian yang dilakukan pada 4 Maret 2022 lalu.

Gejolak harga minyak dunia juga belum akan reda karena ekspektasi mendapatkan pasokan minyak mentah dari Iran juga pupus karena kesepakatan nuklir tak kunjung disepakati. Gangguan pasokan terjadi karena persediaan komoditas itu terus turun di seluruh dunia. Lima analis yang disurvei oleh Reuters memprediksi rata-rata bahwa stok minyak mentah AS turun hingga 700.000 barel dalam seminggu hingga 4 Maret.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Korupsi, Mantan Geuchik Pulo Bunta Diserahkan ke Jaksa

Next Post

Aturan Baru Angkutan Darat: Tanpa Antigen dan PCR, Kapasitas Bisa 100 Persen

Next Post

Aturan Baru Angkutan Darat: Tanpa Antigen dan PCR, Kapasitas Bisa 100 Persen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026
PLN Aceh Terapkan Pemadaman Bergilir

PLN Bangun Backbone Cadangan Jaringan Transmisi Aceh-Sumut

22/08/2026
Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

Nagan Raya Raih Juara Pertama Inovasi Alat TTG Aceh 2026

22/08/2026
Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

Distan Aceh Besar Dukung Gampong Bakthu Persiapan Gammawar Tingkat Provinsi

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Harga Minyak Dunia Tembus USD 127,98 Usai AS Larang Impor Minyak dari Rusia

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com