Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rusia Ancam Menasionalisasi Pabrik Otomotif yang Setop Beroperasi Setelah Perang

Admin1 by Admin1
10/03/2022
in Ekonomi
0

Jakarta – Produsen otomotif global ramai-ramai menghentikan produksi di Rusia setelah negara itu melakukan invasi ke Ukraina. Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Rusia pun memberikan ancaman terhadap tindakan para pabrikan otomotif.

Sekretaris dewan umum partai berkuasa Rusia, Andrei Turchak mengatakan bahwa Rusia akan menasionalisasi atau menganggap seluruh pabrik otomotif yang ada di Rusia menjadi milik pemerintah Rusia.

“Rusia mengusulkan menasionalisasi pabrik produksi perusahaan yang mengumumkan keluarnya mereka dan penutupan produksi di Rusia selama operasi militer khusus di Ukraina. Kami akan mengambil tindakan pembalasan yang keras, bertindak sesuai dengan hukum perang,” kata Turchak, dikutip dari laman Hindustan Times hari ini, Kamis, 10 Maret 2022.

Sebelumnya, sejumlah pabrikan otomotif seperti Honda, Toyota, Volkswagen, General Motors, Jaguar Land Rover, Mercedes-Benz, Ford, BMW, hingga Harley-Davidson telah menanggunghkan operasi bisnis, produksi, hingga eskpor kendaraan mereka ke Rusia.

Hyundai juga telah menghentikan produksi mereka di Rusia. Namun perusahaan mengklaim bahwa penghentian produksi ini disebabkan gangguan rantai pasokan. Hyundai juga mengungkapkan akan segera melanjutkan operasi pabrik mereka di Rusia.

Renault juga saat ini mengaku tengah mencari pasokan microchip domestik untuk menjaga produksinya di Rusia tetap berjalan. Produsen mobil Prancis ini memiliki AvtoVaz, sebuah perusahaan yang memproduksi mobil Lada yang merupakan merek mobil paling populer di Rusia.

Perang Rusia dan Ukraina telah berdampak langsung pada industri otomtif di Eropa dan beberapa wilayah lain. Akibat konflik ini, rantai pasokan otomotif terus terganggu dan mengalami krisis chip semikonduktor, kenaikan harga bahan bakar, hingga krisis beberapa komponen lainnya.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Yoon Suk-Yeol Terpilih Jadi Presiden Korea Selatan yang Baru

Next Post

Perkuat Sinergi, Kejaksaan Tinggi Aceh dan Bank Aceh Kerjasama Bidang Hukum

Next Post

Perkuat Sinergi, Kejaksaan Tinggi Aceh dan Bank Aceh Kerjasama Bidang Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

HT Ibrahim: Anggaran BNN Aceh Kecil, Habis untuk Gaji dan Operasional Terbatas

HT Ibrahim: Anggaran BNN Aceh Kecil, Habis untuk Gaji dan Operasional Terbatas

28/10/2026
Pemkab Nagan Raya Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026

Pemkab Nagan Raya Gelar Upacara Hari Sumpah Pemuda 2026

28/10/2026
Disdukcapil dan Dinas Sosial Abdya Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Data Kependudukan

Disdukcapil dan Dinas Sosial Abdya Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Data Kependudukan

28/10/2026
Reses di Peunayong, Zidan Al Hafidh Tampung Aspirasi Warga

Reses di Peunayong, Zidan Al Hafidh Tampung Aspirasi Warga

28/10/2026
Ketua BNN Aceh: Qanun Jadi Prioritas Perang Melawan Narkotika

Ketua BNN Aceh: Qanun Jadi Prioritas Perang Melawan Narkotika

28/10/2026

Terpopuler

Nyan, Bupati Pidie Jaya Ingatkan SKPK, Jangan Tunggu Terjerat Hukum Baru Cari Jaksa!

Nyan, Bupati Pidie Jaya Ingatkan SKPK, Jangan Tunggu Terjerat Hukum Baru Cari Jaksa!

28/10/2026

Polres Abdya Tangkap Dua Pelaku Penganiayaan Berat yang Mengakibatkan Kematian

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

Nyan, Sumpah Pemuda ke-98, KNPI Tantang Pemuda Pidie Jaya Berkontribusi Nyata

Guru Besar UIN Ar-Raniry berkolaborasi dengan akademisi Belanda dan Maroko

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com