Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Opini

[Opini] Meramadankan Dosa dengan Berpuasa

Admin1 by Admin1
15/04/2022
in Opini
0
[Opini] Meramadankan Dosa dengan Berpuasa

Oleh Nendisyah Putra. Penulis adalah Guru Bahasa Indonesia SMP N 2 Pulau Banyak Barat.

Bulan Ramadan murupakan bulan yang istimewa diantara bulan-bulan lainnya karna di bulan itu Allah berikan keutamaan dan keistimewaan diantaranya terdapat ampunan (Makrifah),kemudian Allah lipat gandakan amal seorang hamba bila menunaikan ibadah dengan niat ikhlas.Maka tidak heran jika bulan makfirah ini sebagai bulan ladangnya amal.

Bukan itu saja,bulan istimewa ini diwajibkan setiap ummat muslim untuk menunaikannya (melakukannya) hal ini sesuai yang tertulis dalam rukun Islam yang ke tiga,kemudian Allah tegaskan lewat Al-Quran untuk dilaksanakan,maka dari itu mari kita perbanyak amal lewat beribadah mendekatkan diri kepada Allah swt melalui momentum bulan Ramadan ini.

Alhamdulillah bulan mulia ini sudah menghampiri kita semoga semua dosa-dosa kita akan terbakar habis dengan cara kita berpuasa dengan menahan diri dari hal-hal yang membatalkan,selanjutnya bulan ini juga dapat memacu diri kita untuk meningkatkan amalan lainnya seperti sedekah,infak dan wakaf.

Tujuan berpuasa adalah agar kita bertakwa kepada Allah,adapun ciri-ciri orang bertakwa yang digambarkan oleh Al-Quran surah Al-Imran 3,(133-135) adalah selalu mohon ampun,sedekah sempat sempit,sabar,pemaaaf dan selalu berbuat baik.

Pada bulan Ramadhan ini kita sangat dianjurkan untuk memperbanyak mohon ampun,bersedekah dengan memberikan makan fakir miskin,selalu bersabar dalam segala hal,saling memaafkan kesalahan satu sama lain dan selalu berbuat baik antar sesama manusia supaya kita mencapai predikat takwa,dengan mencapi predikat tersebut dosa kita akan di ampuni oleh Allah swt.adapun ciciri-ciri untuk mencapai predikat tersebut di antaranya adalah

Pertama Bersedekah,Selain mohon ampun kepada Allah swt ciri lain dari bertakwa adalah selalu bersedekah baik dalam keadaan lapang maupun semprit,lalu kenapa kita dianjurkan untuk memperbanyak sedekah di bulan Ramadhan ini,karna bersedekah itu salah satu jalan menghapus atau membakar dosa kita.

Sebagaimana Allah jelaskan dalam Al-Quran (Al-Baqarah,2:227) “jika kamu menampakan sedekah mu maka itu baik sekali,dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu memberikan kepada orang-orang fakir,maka menyembunyikan itu lebih baik bagi mu,dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahan mu,dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan”.

Kedua Bersabar,Ciri-ciri orang yang bertakwa kepada Allah swt adalah ia selalu bersabar dalam kehidupan sebagai mana Rasulullah Saw selalu mengajarkan kita untuk selalu bersabar dalam kehidupan kita sehari-hari,dikarenakan sabar itu adalah salah satu jalan juga bagi kita untuk menghapus dosa atau membakar dosa kita.

Sebagaimana yang termaktub dalam Al-Quran QS 11:11”Terkecuali orang-orang yang sabar, (terhadap bencana) dan mengerjakan amalan-amalan shaleh mereka itu memperoleh ampunan dan pahala yang besar”.

Ketiga:Memaafkan Kesalahan Orang lain,Ciri-ciri orang yang bertakwa kepada Allah swt adalah memaafkan kesalahan orang lain,kita seringkali terkadang menyimpan amarah berlarut-larut terlalu lama kepada orang lain tanpa kita sadari perbuatan itu dilarang oleh Allah swt,percuma kita berpuasa sebulan lamanya tanpa ada maafkan di dalam hati kita.

Untuk itu hendaknya sebelum memasuki bulan Ramadhan agar kiranya saling memaaf-maafkan antara satu sama lain, dengan cara ini dosa kita akan terbakar atau akan di ampuni oleh Allah swt sebagaimana yang tertulis dalam Al-Quran.(Al-Maidah 5:45)

“Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka- luka (pun) ada qishaashnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak qishaash)nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim”

Keempat:Berbuat Baik,Berbuat baik merupakan anjuran Rasulullah kepada kita ummat nya tanpa membedakan agama,ras dan suku,karna berbuat baik merupakan jalan untuk membakar atau menghapus dosa kita sebagaimana Allah jelaskan dalam Al l-Quran (Hud 11:114)

“Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”.

Ayat ini berisi perintah dan peringatan kepada manusia untuk menunaikan shalat, karena salat termasuk amal dan perbuatan baik. Sehingga dosa-dosa manusia dapat dihapus dengan cara melakukan perbuatan baik tersebut. Pada dasarnya, semua itu adalah pitawat agar manusia selalu tetap dalam kondisi ingat kepada Allah di segala kondisi, kapanpun dan di manapun mereka berada.

Dari penjelasan di atas jelas bahwa puasa menjadikan kita orang-orang yang selalu memohon ampun kepada Allah swt,selalu bersedekah,selalu memaafkan kesalahan orang lain dan selalu berbuat baik kepada sesama.

Berarti puasa yang kita lakukan menjadikan kita orang bertakwa kepada Allah dan dosa kita akan di ampuni dikarkan tujuan puasa kita mencapai predikat yang paling tinggi yaitu ketakwaan kita kepada Allah swt.

Sebagaimana dalam firman Allah (Al-Anfal 8:29)“Hai orang-orang beriman, jika kamu bertakwa kepada Allah, Kami akan memberikan kepadamu Furqaan. Dan kami akan jauhkan dirimu dari kesalahan-kesalahanmu, dan mengampuni (dosa-dosa)mu. Dan Allah mempunyai karunia yang besar.

Jadi jelas bahwa puasa adalah alat untuk membakar dosa agar kita dapat mencapai tujuan yaitu bertakwa kepada Allah swt,sehingga kita mendapatkan Furqan dijauhkan dari kesalahan dan di ampuni dari dosa dan mampu mendapatkan karunia yang besar dari Allah swt.

Pada akhirnya semoga puasa tahun ini menjadikan kita orang yang senantiasa bertakwa kepada Allah dan dengan puasa itu akan membakar dosa-dosa kita atau kita meramadhankan diri kita sendiri.

Bila kita temui masih banyak diantara kita yang belum memahami perbedaan puasa dan Ramdhan sehingga kita masih saja berpuasa akan tetapi kita tidak Ramadan.

Shiyam artinya menahan diri atau dalam bahasa sengsekerta di sebut juga puasa,sedangkan kata Ramadan berasal dari bahasa Arab yang artinya membakar atau menghapus dosa,jadi bulan Ramadan adalah bulan dimana kita diberikan kesempatan oleh Allah swt untuk menghapus dosa kita dengan cara berpuasa sebagaimana yang digambarkan dalam Al-Quran.(Al-Baqarah 2:185)

“Beberapa hari yang ditentukan itu ialah bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur”.

Dari penjelasan diatas dapat kita simpulkan bahwa puasa di bulan Ramadan ini merupakan sarana yang tempat untuk membakar semua dosa-dosa kita,kemudian juga kesempatan berlian untuk kita dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan melalui puasa dibukan makfirah ini,dengan demikian kita mampu menjadi insan yang bergelar takwa dari Allah swt.selamat mencoba.

Previous Post

Pria di Aceh Selatan Ditangkap Usai Beli Solar dengan Tanki Modifikasi

Next Post

Mahasiswa KPM DRI-5 UIN Ar-Raniry Adakan Lomba Semarak Ramadhan

Next Post
Mahasiswa KPM DRI-5 UIN Ar-Raniry Adakan Lomba Semarak Ramadhan

Mahasiswa KPM DRI-5 UIN Ar-Raniry Adakan Lomba Semarak Ramadhan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Krak, Prabowo Pastikan Pemulihan Pascabencana 100 Persen

Krak, Prabowo Pastikan Pemulihan Pascabencana 100 Persen

22/03/2026
Seorang Warga Binaan Rutan Banda Aceh Bebas Usai dapat Remisi

Seorang Warga Binaan Rutan Banda Aceh Bebas Usai dapat Remisi

22/03/2026
Bupati Al-Farlaky dan Forkompimda Lepas Pawai Takbir

Bupati Al-Farlaky dan Forkompimda Lepas Pawai Takbir

22/03/2026
Iran Klaim Tak Ada Radioaktif Bocor Usai Israel Serbu Fasilitas Nuklir

Iran Klaim Tak Ada Radioaktif Bocor Usai Israel Serbu Fasilitas Nuklir

22/03/2026
Pesan Putin untuk Mojtaba Khamenei: Rusia Teman Setia Iran

Pesan Putin untuk Mojtaba Khamenei: Rusia Teman Setia Iran

22/03/2026

Terpopuler

[Opini] Meramadankan Dosa dengan Berpuasa

[Opini] Meramadankan Dosa dengan Berpuasa

15/04/2022

Akses Jalan Bener Meriah–Aceh Utara Mulai Normal, Pengendara Diminta Tetap Waspada

Isu Mosi Tak Percaya 67 Anggota DPRA Dinilai Operasi Politik Adu Domba, Soliditas di Bawah Zulfadhli Ditegaskan Tetap Kokoh

Inggris Kutuk Iran usai Rudal Sasar Pangkalan AS di Samudera Hindia

Iran Klaim Tak Ada Radioaktif Bocor Usai Israel Serbu Fasilitas Nuklir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com