SINGKIL – Puluhan Kader Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Gunung Meriah Kabupaten Aceh Singkil, mengikuti Baitul Arqam Muhammadiyah (BAM). Acara yang berlangsung selama empat hari dari tanggal 26 s/d 29 Mei 2022 itu dilaksanakan di kompleks Perguruan Tinggi Muhammadiyah Rimo.
Ketua PCM Gunung Meriah, Drs. H. Mu’adz Vohry, MM didampingi Ketua Panitia Pelaksanaan, Ahmadi, S. Ag menyampaikan, Perkaderan Baitul Arqam yang dibuka oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Aceh Ustad Dr. H. Muharrir Asy’ari, Lc. M. Ag juga hadir pemateri dan Instruktur dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Aceh diantaranya ialah Taufik Riswan Aluebilie, sebagai Master of Training (MOT).
Lanjutnya, Ustad Hermansyah Adnan sebagai Pemeteri Al-Islam dan KeMuhammadiyah. Muhammad Yamin Abdul mengisi materi Manajemen Organisasi dan Admistrasi dalam Muhammadiyah. Sementara itu Wildan Sani Rasyid sebagai Imam Training. Sukrim Karim sebagai Instruktur Outbound serta diikuti 38 orang peserta dari Utusan Pimpinan Ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kecamatan Gunung Meriah.
Mu’adz Vohry, juga menceritakan riwayat dan sejarah Muhammadiyah di Gunung Meriah, hingga perkembangan Muhammadiyah sampai saat ini yang memiliki 13 Ranting, 6 Sekolah serta 13 Taman Kanak-kanak (TK).
“Di sini juga aktif semua Organisasi Ortom Muhammadiyah seperti Ikatan Pelajar Muhammadiyah, IMM, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, Tapak Suci, Hizbul Wathan, Aisyiyah,” papar Mu’adz Vohry, Sabtu (28/05/2022).
Ketua PWM Muharir Asy’ari, dalam sambutannya saat pembukaan perkaderan tersebut, mengharapkan kepada peserta agar dapat mengikutinya dengan serius, disiplin dan memenuhi nilai standar sebagai kader Muhammadiyah.
“Semoga terus melangsungkan serta merawat serta menjaga pergerakan dan perjuangan Muhammadiyah saat ini dan untuk masa yang akan datang,” tegasnya.
Sementara itu, Taufik Riswan Alubilie selaku Master of Training (MOT), juga menuturkan bahwa, semoga perkaderan BAM itu dapat melahirkan kader militan dan memiliki kompetensi yang baik dalam mengurus Muhammadiyah mulai dari Tingkat Ranting, Cabang, serta mengelola Amal Usaha Muhammadiyah yang dimiliki oleh Muhammadiyah atau Aisyiyah.
“Kita ketahui, saat ini Muhammadiyah semakin berkembang sejalan dengan budaya serta prinsip-prinsip hidup serta cita-cita hidup Muhammadiyah, baik dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa, ummat serta gerak organisasi yang lebih baik ke depan. Tentunya dengan konsep yang modern serta memiliki keunggulan dan mencerahkan ummat,” imbuhnya.
Reporter: Rusman










