Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Milad ke-13 STKIP Muhammadiyah Abdya, Akmal Ibrahim: Pemimpin Tidak Boleh Berada di Zona Nyaman

Atjeh Watch by Atjeh Watch
02/06/2022
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Seoarang pemimpin tidak boleh berada di zona nyaman, apalagi pemimpin suatu negeri atau daerah. Untuk menjadi seorang pemimpin maka harus bisa keluar dari zona nyaman. Karena zona nyaman membuat orang akan sulit untuk maju dan berkembang.

Hal itu disampaikan oleh Bupati Aceh Barat Daya, Akmal Ibrahim, SH dihadapan ratusan mahasiswa dalam rangkaian kegiatan memperingati Milad Kampus Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Muhammadiyah Abdya, di Aula STKIP kompleks pendidikan Padang Meurante Susoh, (02/06/2022).

Dalam Kuliah Umum dengan judul materi Kepemimpinan, Akmal Ibrahim juga mengungkapkan bahwa, ciri-ciri orang yang berada pada zona nyaman ialah orang yang hanya percaya akan pengalaman diri sendiri. Tidak berani berinvestasi, melakukan rutinitas tanpa evaluasi dan suka menyerang atau menyalahkan orang lain.

“Tanpa disadari, zona nyaman tersebut sudah membuat kita sulit untuk maju dan berkembang. Sebab, yang kita kerjakan hanya itu-itu saja tanpa adanya inovasi atau pelajaran baru yang diterima,” ungkap Bupati Akmal.

Didampingi Ketua STKIP Muhammadiyah Abdya Afdhal Jihad, S. Ag M. Pd, Akmal Ibrahim juga mengungkapkan, bahwa seorang pemimpin harus berani melakukan perbedaan dan memastikan perubahan positif terhadap lingkungan. Untuk itu kualitas pemimpin harus didukung kemampuan untuk menjadi role model dalam melakukan perubahan mindset (mental switching), dari kondisi zona nyaman menjadi zona yang kompetitif dan inovasi.

“Secara umum ada 7 resiko kepemimpinan, salahsatu diantaranya ialah dibenci banyak orang. Rugi secara finansial, Kerepotan banyak hal, Emosi tidak stabil, kebingungan dalam management, terjadinya kesalahpahaman dan yang berat itu didominasi oleh anggota. Sebagai pemimpin, kita harus siap menghadapi semua resiko,” tegas Akmal.

Pemimpin harus berani keluar dari zona nyaman, lanjut bupati Akmal. Dengan keluar dari zona nyaman akan membuat kita menjadi pribadi yang lebih open-minded. Sebab, memiliki pemikiran yang terbuka akan mengeksplorasi pikiran kita untuk menjadi lebih kreatif, tampil beda, menerima pada pengalaman dan cara pandang yang baru.

“Jangan pernah berhenti untuk bergerak. Karena disaat kita bergerak maka Tuhan akan memberikan kita pilihan. Setelah itu kita pilih ingin seperti apa. Apa yang kita pilih itulah yang akan kita peroleh nantinya,” demikian papar Bupati Akmal saat mengakhiri penyampaian materi pada kuliah umum di Kampus STKIP Muhammadiyah Aceh Barat Daya.

Reporter: Rusman

Previous Post

Aminullah: Banda Aceh Zona Hijau

Next Post

Coffe Black Kupi Peringati Hari Kelahiran Pancasila di Dusun Nanga

Next Post

Coffe Black Kupi Peringati Hari Kelahiran Pancasila di Dusun Nanga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

Kabid SMK Disdik Aceh Jadi Observer WorldSkills di Shanghai

26/09/2026
Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

Cut Fera Gantikan Aditya Pimpin RSUD Pidie Jaya

26/09/2026
Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

Dari Anak Rantau hingga 50 Ribu Pembaca, Kisah Nikmat Harahap Membangun Mimpi Lewat Tulisan

26/09/2026
Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

26/09/2026
Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

Sepekan, Polres Pidie Jaya Ungkap 4 Kasus Narkotika, 2,1 Kg Ganja Disita

26/09/2026

Terpopuler

Milad ke-13 STKIP Muhammadiyah Abdya, Akmal Ibrahim: Pemimpin Tidak Boleh Berada di Zona Nyaman

02/06/2022

Kunci Dipinjam untuk Cek Aset, Kantor Dekopinwil Aceh Malah Berubah Jadi Kantor REDD

Ohku, Wabup Ngaku Tak Diajak, Siapa Kuasai APBK Pidie Jaya?

Sibral Balik Hantam Tudingan Hasan: Tak Hadir Bukan Tak Dilibatkan

Melati yang Mekar dari Sigli

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com