Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Badan Pengelola Migas Aceh Setor Pendapatan ke Negara USD2,74 Juta

Admin1 by Admin1
09/06/2022
in Ekonomi
0

JAKARTA – Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) melaporkan angka pendapatan negara dari minyak dan gas bumi pada kuartal pertama 2022 sebesar USD2,74 juta atau 137 persen dari target USD2 juta.

Kepala BPMA Teuku Mohamad Faisal mengatakan pencapaian itu disebabkan oleh rata-rata harga minyak mentah Indonesia atau ICP yang lebih tinggi ketimbang proyeksi work, program, and budget (WP&B) pada 2022.

“Penerimaan negara dari minyak dan gas bumi pada kuartal I-2022 adalah sebesar USD2,74 juta,” kata Faisal dalam keterangan resminya, Kamis, 9 Juni 2022.

Faktor lain yang mendorong pendapatan negara adalah lifting gas bumi BPMA yang lebih tinggi dan cost recovery di wilayah kerja B masih lebih rendah dari proyeksi kuartal pertama pada asumsi WP&B 2022.

Sepanjang Januari hingga Maret 2022, BPMA mencatatkan angka produksi migas sebesar 22.106 barel minyak ekuivalen per hari (BOEPD) atau lebih tinggi 105 persen dari target sebesar 21.017,81 BOEPD. Keberhasilan tersebut didorong oleh aktivitas sumur-sumur gas bumi di Blok A Aceh.

Sementara itu, lifting cost produksi minyak dan gas bumi tercatat sebesar USD17,68 per barel atau lebih rendah dari target senilai USD17,7 per barel. Ketua Komisi VII DPR RI Sugeng Suparwoto mengapresiasi capaian kinerja Badan Pengelola Migas Aceh dalam tiga bulan pertama pada 2022.

Ia mengatakan parlemen akan mendorong BPMA bisa terus meningkat performa bisnis serta membantu persoalan lembaga baik dari sisi anggaran dan sebagainya. “Kami berharap BPMA menjadi jembatan terhadap investasi-investasi khususnya di Aceh,” kata Sugeng.

BPMA merupakan badan pemerintah di bawah Menteri ESDM dan bertanggung jawab kepada Menteri ESDM dan Gubernur Aceh.

BPMA dibentuk untuk melakukan pelaksanaan, pengendalian, dan pengawasan terhadap kontrak kerja sama kegiatan usaha hulu agar pengelolaan sumber daya alam minyak dan gas bumi yang berada di Aceh dapat memberikan manfaat dan penerimaan yang maksimal bagi negara untuk sebesar-besar bagi kemakmuran rakyat.

Sumber: Medcom.id

Previous Post

DPR RI Sentil Menteri Soal Penutupan Penerbangan Internasional di Bandara SIM

Next Post

Abdya Hanya Dapat 23 Kuota CJH Tahun Ini

Next Post
Abdya Hanya Dapat 23 Kuota CJH Tahun Ini

Abdya Hanya Dapat 23 Kuota CJH Tahun Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

02/10/2026
Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

02/10/2026
Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

02/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

02/10/2026
Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

02/10/2026

Terpopuler

Badan Pengelola Migas Aceh Setor Pendapatan ke Negara USD2,74 Juta

09/06/2022

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com