Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Group Rapai Debus Geulumpang Sakti Tampil Memukau di Khitanan Anak Anggota DPRK Asel

Atjeh Watch by Atjeh Watch
15/06/2022
in Lintas Barat Selatan
0
Group Rapai Debus Geulumpang Sakti Tampil Memukau di Khitanan Anak Anggota DPRK Asel

TAPAKTUAN – Rapa’i Debus merupakan kesenian tradisional Negara Indonesia, khususnya Aceh. Kesenian ini hampir dimiliki oleh setiap Kabupaten di Aceh, tak terkecuali Barat Selatan Aceh. Rapa’i Debus merupakan gabungan antara seni, agama dan ilmu metafisik (ilmu kebal).

Kononnya, menurut kaum Sufi Abad ke 7 H, Rapa’i Dabus itu berasal dari nyanyian-nyanyian (puisi yang berbentuk doa) yang dibacakan oleh seorang mursyid (pemimpin tarikat) dalam ajaran tasawuf_nya.

Mursyid (Khalifah) membacakan doa dan zikir dengan suara yang merdu dan lemah lembut dalam waktu lama, sampai dirinya dan pengikutnya tak sadarkan diri (fana billah) yang jadi tujuan untuk mencapai kepuasan batin dan kelezatan jiwa.

Tak jarang jika di Bumoe Serambi Mekah kita dapatkan, ketika ada hajatan seperti pesta perkawinan dan sunat rasul atau khitanan, ada pertunjukan seni Rapa’i Debus.

Seperti halnya di Kuta Fajar Aceh Selatan (Asel), Rapa’i Debus dipertunjukkan pada hajatan khitanan Teuku Muhammad Azizir Kaqqi, Teuku Muhammad Abyzhar dan Putroe Nauli Mufarijja anak dari Amir Muliadi dan Rika Novita, Selasa (14/06/2022).

Pada hajatan atau pesta khitanan anak-anak Amir Muliadi, yang merupakan salah seorang Anggota DPRK Aceh Selatan itu digelar petunjukan Rapa’i antara Group Debus Geulumpang Sakti berkalaborasi dengan Group Debus Mutiara Sakti yang berasal dari daerah setempat.

Pertunjukan seni budaya Aceh itu berlangsung sejak dari pukul 22:30 Wib hingga pukul 03:40 Wib dini hari. Meski pada perjalanan pertunjukan tersebut cuaca kurang mendukung atau sedang hujan deras, namun tidak menyulutkan semangat penonton untuk menyaksikan atraksi maut nan memukau yang dipertunjukkan oleh anggota Group Debus Geulumpang Sakti Asal Gampong Padang Geulumpang, Kecamatan Jeumpa Kabupaten Abdya.

Disela-sela pertunjukan yang dipimpin para Khalifah itu, Anggota DPRK Aceh Selatan, Amir Muliadi dari Partai Amanat Nasional menyampaikan rasa kegembiraannya karena telah dapat menghadirkan dan melihat langsung seni budaya yang harus tetap di lestarikan tersebut.

“Kesenian Rapa’i Debus adalah budaya asli daerah kita, ini diadakan untuk hajatan sunatan anak kami sekaligus memperkenalkan kepada generasi penerus, agar bisa selalu dijaga dan dilestarikan, sehingga seni budaya milik kita akan selalu ada sampai ke generasi berikutnya,” kata Amir Muliadi.
Pada kesempatan tersebut, politikus partai berlambang matahari itu mengungkapkan, Seni budaya Rapa’i Debus hendaklah selalu dijaga oleh semua elemen masyarakat dengan caranya masing-masing, agar tetap maju dan berkembang.

“Kita juga mengaharapkan kepada pemerintah Aceh dan pemerintah Kabupaten/kota untuk dapat mendukung melestarikan seni budaya dengan melakukan pengajuan anggaran di APBA atau APBK, yang diperuntukkan untuk usaha mengembalikan kejayaan seni budaya kita,” pungkas Amir Muliadi.

Previous Post

8.857 Peserta UM-PTKIN Pilih UIN Ar-Raniry

Next Post

Satu Jamaah Calon Haji Asal Aceh Meninggal Dunia Saat Menuju Madinah

Next Post
Pandemi Covid-19, Umat Islam Singapura Tidak Naik Haji Tahun Ini

Satu Jamaah Calon Haji Asal Aceh Meninggal Dunia Saat Menuju Madinah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Aceh Tamiang dari Jakarta

Lagi, Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Aceh Tamiang dari Jakarta

05/04/2026
Tarif Resmi Ditegaskan, Dishub Aceh Barat Tindak Parkir Tak Sesuai Aturan

Tarif Resmi Ditegaskan, Dishub Aceh Barat Tindak Parkir Tak Sesuai Aturan

05/04/2026
Satgas PRR Aceh Terus Lakukan Pemutakhiran Data Korban Bencana

Satgas PRR Aceh Terus Lakukan Pemutakhiran Data Korban Bencana

05/04/2026
Tito Pastikan Percepatan Penanganan Pengungsi di Aceh

Tito Pastikan Percepatan Penanganan Pengungsi di Aceh

05/04/2026
Iran Buka Diplomasi Bilateral dengan Negara Tetangga, Ini Syaratnya

Iran Buka Diplomasi Bilateral dengan Negara Tetangga, Ini Syaratnya

05/04/2026

Terpopuler

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

03/04/2026

Group Rapai Debus Geulumpang Sakti Tampil Memukau di Khitanan Anak Anggota DPRK Asel

Saat Hasan Tiro ‘Menampar’ Abang Samalanga dan Mualem

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com